Kamis, 27 September 2007

History of Soap

Tahu nggak ternyata sabun yang setiap hari kita pakai untuk mandi ternyata memiliki sejarah yang amat panjang. Ceritanya dimulai dari jaman prasejarah.
Ketika itu manusia purba hidup di daerah sumber air, dan mereka mulai membersihkan badannya dari lumpur.

Sabun pertama kali ternyata dibuat dari lemak yang dipanaskan dengan abu. Kok bisa tau ? Ya tau lah, karena para ahli menemukan bejana dari tanah liat yang dalamnya ada sabun mula-mula itu, ketika mereka menggali kota Babylon kuno. Diperkirakan benda tersebut merupakan peninggalan tahun 2800 SM.

Orang Mesir kuno juga sudah mandi secara teratur. Ini diketahui dari Ebers Papyrus, yaitu dokumennya orang Mesir dari tahun 1500 SM. Sabun yang mereka pakai itu berasal dari campuran minyak hewan dan minyak tumbuhan dengan garam. Mereka menggunakan sabun itu selain untuk mandi juga untuk perawatan kulit.

Bagaimana dengan orang Yunani ? eh mereka gak pakai sabun, tapi mereka membersihkan tubuh dengan tanah liat, pasir, batu apung, dan abu. Wuek……apa nggak tambah kotor, tunggu dulu, abis itu mereka menyiram dengan minyak, dan menghilangkan minyak yang melekat dan kotoran mengan alat dari metal yang disebut strigil.

Kalo orang Roma lain lagi. Prajurit Roma membuat saluran air pada tahun 312 SM untuk mandi. Tapi mereka mandi kayak raja-raja, sangat lux dan mandi menjadi sesuatu yang popular. Mungkin kayak popularitasnya AFI.
Orang Romawi membuat sabun dari batu kapus yang dipanaskan. Kapur tersebut kemudian ditaburkan ke atas abu kayu yang masih panas dan diaduk rata. Selanjutnya dimasukkan dalam air panas dan mendidihkannya dengan tambahan beberapa potong domba selama beberapa jam. Ketika lapisan buih berwarna cokelat kotor yang tebal terbentuk di permukaannya, dan menjadi keras setelah mendingin, mereka memotong-motong lapisan keras tadi. Jadi deh sabun. Namun, setelah kejatuhan dari kekaisaran Roma pada tahun 467 masehi, kebiasaan mandi menjadi luntur. So, pembuatan sabun juga mulai tidak populer. Terutama lagi pada masa kegelapan di abad ke-14. So, orang-orang pada jaman ini kotor-kotor ya !

Namun pada abad ke-17, mandi mulai menjadi suatu mode di Eropa. Di Jepang pada jaman pertengahan, mandi sudah menjadi suatu tradisi. Dan di Iceland, kolam air hangat dari sumber air panas menjadi sangat popular, terutama saat weekend.

Pabrik sabun pertama kali itu ada di Eropa (Italia, Spanyol, dan Prancis) pada abad ke-7. Dalam proses pembuatannya mereka dijaga oleh tentara, karena formulanya dianggap rahasia. Inggris mulai membuat sabun pada abad ke-12. Amerika baru membuat sabun pada tahun 1608. Sabun pertama kali di-patent-kan oleh Nicholas Leblanc, seorang kimiawan dari Prancis, pada tahun 1791. Leblanc, membuat sabun soda abu (atau nama kerennya natrium karbonat) dari garam. So, ini menyebabkan biaya produksi menjadi rendah. Michel Eugene Chevreul, temennya juga dari Prancis, tidak mau kalah. 20 tahun kemudian, dia membuat sabun dari lemak, gliresin, dan asam lemak. Pembuatan sabun secara modern dengan proses ammonia dilakukan oleh ahli kimia Belgia, namanya Ernest Solvay.

Hingga memasuki abad ke-19, sabun menjadi barang yang mahal, karena dikenakan pajak yang tinggi. Namun setelah itu, sabun menjadi hal yang umum setelah pajak untuk sabun dicabut dan biaya produksi untuk membuat sabun semakin murah.

Kemudian sabun berkembang pesat. Tahun 1916, detergen sintetis pertama kali dikembangkan di Jerman. Kemudian di awal tahun 1930an, Amerika memproduksinya secara masal untuk rumah tangga. Pada tahun 1946, surfaktan mulai dikenalkan. Surfaktan itu adalah bahan campuran sabun, yang membantu membersihkan kotoran secara lebih efektif.
Sekitar tahun 1970an, sabun cair ditemukan.
Itu tadi sejarah tentang sabun.
http://sma.ubaya.ac.id/index.php?cakup=artikel&kategori=9

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda