Sabtu, 01 Desember 2007

Jalur Sutra Afrika - Perkembangan peran Cina di Afrika

XL Newsletter - November 2007

XL Results Foundation/The Hunger Project
XL Results Foundation will contribute $5 million to implement a five-year strategy, to build the capacity of 50,000 elected women leaders who are directly responsible for improving access to health, education, nutrition and higher incomes for 15 million people in rural India. The project will also mobilize local populations to increase the effectiveness of local government, build federations of elected women leaders for advocacy and action and mobilize the power of the media to create public support for strengthening local democracy. Each million dollars raised enables The Hunger Project to provide training and ongoing support to 20,000 elected women representatives, who in turn will mobilize the energies of more than 6 million rural people for poverty eradication.

Kuharap kalian semua mengalami liburan musim panas yang indah dan sekarang mempersiapkan rencana di 2008. Seperti biasa, surat kabar ini bertujuan untuk membawa konteks ke banyak hal yang terjadi di dunianya XL, dan bagaimana hal ini dapat berhubungan dengan anda. Ketika saya di USA di Clinton Global Initiative, konteks mengenai menggali lagi saat berhadapan langsung dengan kemauan orang America untuk membantu penduduk Africa , konteks mengenai inipun tergali lagi. "Bagaimana dengan Asia ?" Tanya saya. Surat kabar bulan ini adalah mengenai jawaban untuk pertanyaan tersebut, dan apa yang terlihat ketika kita mengganti fokus tujuan kita.

Jalur Sutra Afrika

Anda ingat Bono "Membuat Sejarah Kemiskinan" pada tahun 2005? Di pertemuan G8 dua tahun lalu, Negara-negara terkaya dunia setuju untuk menuliskan cek 40 milyar USD untuk membantu Negara-negara Afrika. Namun hingga tahun ini laporan perkembangan PBB dalam Rencana Milenium PBB, perubahan tingkat kemiskinan di Africa hamper tidak ada. Sebaliknya Asia, telah memperbaiki tingkat kemiskinannya di berbagai area, menekan kebawah tingkat kemiskinan secara global. Sementara Afrika memiliki sedikit perkembangan, cerita sukses Asia hadir meskipun hanya menimbulkan sedikit kelegaan. Apa yang terjadi?

Jawabannya dapat ditemukan di Wuhan . Ditemukan di Chongqing, di Tianjin dan di Shenyang . Setiap kota-kota di Cina ini kini memiliki populasi mendekati lima juta. Stiap rumahnya memiliki populasi lebih dari populasi di Singapura, dan mereka berkembang cepat seperti banyaknya orang Cina meninggalkan sawahnya lalu ke kota . Dengan ketertarikan arus global, Cina telah mempermuda populasinya di tingkat yang fenomenal, dan peningkatan produktivitas dari lading ke pabrik telah mengambil lebih dari 300 juta dari kemiskinan.

Sementara 2005 Bono-dan-Geldof-menginspirasikan 40 milyar USD cek tertulis-menjadi berita utama seluruh dunia, Arus tahunan Cina telah menjamur 40 kali lipatnya dari jumlah tersebut tanpa adanya kehebohan. Pertukaran Global Cina telah dua kali lipat dari 2001 ke 2004, mendekati satu trilyun USD di 2004. Pada 2007 ditargetkan 2 trilyun USD. Melalui proses ini, populasinya telah bermigrasi dari ekonomi agrikultur ke industri. Produksi besi telah berkembang dari 140 juta ton di 2000 ke 419 juta ton di 2006. Tanpa disadari, Barat telah banyak membantu Cina daripada kemiskinan di Afrika. Dan hal tersebut hanya dengan membeli lebih banyak produk Cina.

"Berdirilah kokoh seperti gunung, dan mengalir deras seperti sungai besar."
- Lao Tsu

Kenapa Barat tidak melakukan yang sama untuk Afrika? 'Pemberian yang Effektif' ini mengenai mengikuti jalan yang lebih kecil rintangannya: Mengikuti arus. Seperti halnya negara barat telah berpindah dari ekonomi industri ke teknologi industri, mereka telah dengan alami mendapat import apa yang mereka migrasikan sebelumnya- dari ekonomi indsutri. Hal ini menjadi keuntungan untuk industri ekonomi Asia . Tentunya hal ini berarti Negara-negara industri berpindah dari ekonomi agrikultur ke industri ekonomi, mereka juga akan mengimport apa yang mereka migrasikan sebelumnya. Hal ini berarti dapat mengimport bahan pangan dari Afrika.

Jika kita mengikuti arus, makan akan menjadi Asia lah - dan bukan Barat- yang akan membawa Afrika keluar dari kemiskinan.

Arus tersebut telah dimulai. Apat yang menjadi rintik lima tahun lalu telah menjadi arus sungai yang deras. Transaksi antara Cina dan Afrika dari 2000 ke 2005 hampir mendekati 40 milyar USD. Wakil perdana mentri Cina- Huang Ju kini telah mengumumkan rencana Cina untuk mendekati 100 milyar USD di transaksi Cina-Afrika dalam jangka lima tahun. Tren ini tidak hanya untuk Cina. Ekspor-ekspor dari Afrika ke seluruh Asia telah berlipat tiga dalam lima tahun belakangan ini. Tahun ini, Asia mengambil alih Eropa dalam volume transaksi dengan Afrika dan akan melampaui USA tahun depan, menjadikannya partner transaksi utama Afrika.

Tahun lalu, Bank Dunia melaporkan "Jalan Sutra Afrika": Hambatan Ekonomi Baru Cina dan India". Laporan penulis, Penasihat ekonomi Bank Dunia Harry Broadman berkata "Jika anda memperhatikan hari ini , permintaan lebih dari eksport Afrika ke Asia adalah sumber daya alam. Tapi apa yang baru adalah lebih banyak dari minyak yang telah diinvestasikan - dan ini adalah kesempatan penting untuk perkembangan Afrika dan reduksi kemiskinan karena transaksi Afrika untuk bertahun-tahun telah berkonsentrasi pada komoditi utama dan sumber daya alam."

Negara-negara Asia telah meningkatkan investasi tidak hanya lewat transaksi di Afrika, dapat memproduksi bahan-bahan yang dibutuhkan di antara lingkaran produksi Asia. Seperti kata Broadman, "hal ini memperbolehkan Afrika untuk pertama kalinya untuk memasuki jaringan yang lebih pasti-negara global eksport." Hal ini telah memimpin ke ledakan di kerajaan budaya Afrika. Dalam hanya enam tahun, jumlah perusahaan dalam 14 pertukaran stok di Afrika telah berkembang 800% ke lebih dari 500.

Bulan lalu, seorang IMF melaporkan "Pengemudi Cina berkembang intervensi di Afrika" oleh pemuka ekonomi Jian-Ye Wang mengungkapkan langsung envestasi langsung oleh Cina ke Afrika menjadi target lagi untuk menkalilipatkannya di 2007, telah berkembang 60% dalam enam bulan pertama. Kasusnya dalam laporan adalah bahwa kekuatan komersial lebih efektif dari bantuan publik dalam kontribusi untuk kehidupan Afrika.

"Perkembangan peran Cina di Afrika tidak mudah dipindahkan. Hubungan bilateral ekonomi berkembang didominasi oleh persaingan komersial, lebih besar daripada sumbangan sukarela publik."
- Jian-Ye Wang

Kekuatan langsung arus global akan selalu menghapus blok yang menekan kelompok-kelompok yang biasanya tidak terjamah. Sementara banyak media barat terus menyinari topik utama ketidakberadaan di Afrika, Afrika akan mengembangkan transaksi untuk keluar dari kemiskinan dengan berbalik ke timur. Sementara para advokat yang berfokus pada membuka blok-blok yang ada diantara barat dan Afrika akan terus berlanjut di tembok, para entrepreneur yang berakselerasi pada arus melalui Asia akan menghapus ketidakberadaan Afrika dengan keberadaan.

Seperti membangun ombak, prosesnya tidak akan sampai ke berita utama, tapi seperti membangun ombak arus ini akan menguak seluruh kapal. Cek 40 milyar USD yang dihasilkan dari seluruh konser dan kelompok, memang mencengangkan seperti kelihatannya, hampir sama jika dicocokkan dengan volume transaksi Asia dengan Afrika dalam empat bulan belakangan, dan sebelumnya, dan sebelumnya.

Belakangan ini harga komoditi dan kekuatan transaksi Asia mungkin menyebabkan sakit kepala bagi barat, tapi memang faktor ini yang akan mengangkat dunia keluar dari kemiskinan. Konsumer Amerika dan Eropa dan bisnisnya mengobati Afrika lebih banyak dengan dolar yang mengalir tidak langsung ke Afrika, tapi melalui Asia- baru ke Afrika. Biasanya rute yang lebih panjang terbukti rintangannya lebih sedikit.

Jadi dimana seharusnya yang lebih diutamakan? Seharusnya dengan membangun kekayaan di Timur, memperkuat 500 juta orang miskin untuk mengangkat diri dari kemiskinan dan sebagai timbal balik, mengangkat ekonomi Afrika dan 300 juta orang miskin untuk secara alami terikuti. Seharusnya tidak mencari-cari paket pengobatan dari barat, tapi membangun sistem pipa berjangka komersial dari timur.

"Saya percaya, secara kuat dan dalam, bahwa kita dapat menciptakan bebas kemiskinan di dunia apabila kita mau. Saya berkesimpulan ini bukan sebagai produk dari impian belaka, tapi sebagai hasil konkrit dari pengalaman."
- Muhammad Yunus

Di dalam kehidupan kita akan melihat berakhirnya kemiskinan global. Kita semua memiliki kekuatan untuk mengakselerasi proses- tidak dengan berenang di permukaan arus tetapi dengan menggali di bawah arus. Kita tidak perlu menciptakan arus. Kita hanya perlu mengikuti arus, dan menjadi alurnya.

"Hidup mengalir dalam dirimu dan tanpa dirimu ."
- George Harrison

Visit www.xlndonesia.com

--

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda