Rabu, 26 Desember 2007

Telaah kritis rahasia negosiasi kekuatan

  • SECRETS OF POWER NEGOTIATING

Dalam negosiasi, kamu harus berusaha untuk menang sekaligus menjaga hubungan baik dengan pihak partner (membuat mereka merasa menang juga). Efektivitas dalam negosiasi tergantung pada overstating demands.


Menawarlah lebih tinggi dari yang diharapkan, karena dalam proses negosiasi nanti pasti akan turun untuk menyesuaikan dengan kepentingan partner hingga pada akhirnya semua pihak akan merasa puas dengan hasil negosiasi (memenuhi beberapa kepentingan dari semua pihak tersebut).


Jangan langsung setuju pada tawaran pertama dari pihak partner, karena pihak partner bisa meninggalkan rasa telah dicurangi atau rasa seharusnya bisa melakukan tawaran yang lebih baik lagi. Ada beberapa cara untuk menghindari mistrust :

    • Terkejut dan shock ketika mendengar tawaran pertama dari pihak partner.

    • Menghindari konfrontasi karena akan semakin memanaskan keadaan.


Harga pertama yang kamu berikan (the wish number) mungkin bukanlah harga paling dasar (bottom line). Ketika kamu menjadi The Reluctant Buyer (Pembeli yang Enggan), kamu akan mendapat pemberian kedua : Partner mungkin akan memberi setengah dari range negosiasinya, yaitu antara “wish number” dan kemungkinan harga yang paling rendah yang ia beri (The “walk away price”).


Ketika seseorang berlaku sebagai Reluctant Buyer padamu, respon kamu yang benar yaitu :

    • Membuat pihak partner menetapkan tawaran terlebih dahulu.

    • Menggunakan Wewenang Lebih Tinggi (Higher Authority) sebagai penggagalan usaha.

    • Men-seting untuk bermain sebagai “orang baik” atau “orang jahat”.


The Vise Technique merupakan suatu ekspresi kecil dan sederhana seperti : “Kamu pasti akan melakukan tindakan yang lebih bagus dari itu”. Teknik ini secara mengejutkan bisa menurunkan tawaran dari pihak partner. Harga bukanlah hal utama yang harus diperhatikan. Kamu harus menjaga lebih dari satu persoalan yang dibahas sehingga bisa diadakan pertukaran sumber daya antar pihak, jaditidak ada yang merasa kalah.


Ketika kamu membuat konsesi, kamu harus menanyakan ulang konsesi itu segera karena beberapa saat kemudian, apa yang kamu lakukan hampir tidak ada nilainya. Biarkan pihak lawan memberikan nasehat/ajuran terlebih dahulu. Jika kamu mengakhiri pembagian perbedaan (split the difference) seperti yang pertama ia tawarkan, ia akan merasa menang.


Jika terdapat ketidaksetujuan dalam satu persoalan, tunda dulu dan bicarakan persoalan-persoalan lainnya. Dalam negosiasi berdasarkan harga, jangan membuat konsesi yang sama. Semakin lama negosiasi, lawan akan semakin terpengaruh oleh pandanganmu dan semakin besar kesempatan untuk membuat konsesi. Jangan terlena ketika negosiasi selesai dan semua kepentingan terpuaskan, tunjukkan harga yang jelas dan tegas. Kamu harus siap meninggalkan negosiasi jika kesepakatan tidak juga terjadi.


  • DEFUSING THE EXPLODING OFFER : THE FARPOINT GAMBIT

Exploding Offer merupakan situasi dimana penawaran dibuat dengan batas waktu kadaluwarsa (expiration date), misal harga lebih murah hanya di akhir bulan. Taktik untuk mengatasinya disebut “The Farpoint Gambit”.


  • NEGOTIATING WITH PROBLEM PEOPLE

Ada tipe-tipe orang bermasalah seperti Bullies (suka menyerang), Avoiders (suka menghindar), Withdrawers (suka bingung), High Rollers (suka intimidasi), Wad Shooters (to the point). Respon yang efektif antara lain : Menarik perhatiannya; Katakan masalah pribadinya; Tenangkan ketakutannya; Tetap mengacu pada aturan; Minta ia menjelaskan alasan dibalik tawarannya; Gunakan sikap diam dan tenang; Acuhkan serangannya; Hadapi dengan defensif; Menolak dituduh; Tanyakan tentang tindakannya; Tegaskan konsekuensinya.


  • CRITICAL REVIEW

  1. Secrets of Power Negotiating

Dalam artikel ini dibicarakan tentang beberapa teknik yang dilakukan dalam melakukan negosiasi. Menurut saya, ada beberapa teknik yang manjur, dan ada beberapa teknik yang kurang ampuh dalam negosiasi. Beberapa teknik yang manjur antara lain :

    • Menawarlah lebih tinggi dari yang diharapkan

=> Saya setuju. Ketika dalam negosiasi, orang cenderung puas jika tawaran pihak partner bisa turun drastis. Oleh karena itu tawaran pertama kita harus lebih tinggi dari yang diharapkan agar jika turun drastic, kita tidak terlalu rugi dan partner pun terpuaskan.

    • Jangan langsung setuju pada tawaran pertama.

=> Saya setuju. Jika langsung sepakat pada tawaran pertama, partner akan merasa menyesal pada tawarannya, sehingga hasil akhir akan kurang memuaskan pihak partner. Disamping itu kita juga memiliki kesempatan untuk mendapat harga lebih rendah lagi.

    • Jika terdapat ketidaksetujuan dalam satu persoalan, tunda dulu dan bicarakan persoalan-persoalan lainnya.


    • Harga bukanlah hal utama yang harus diperhatikan.

    • Kamu harus siap meninggalkan negosiasi jika kesepakatan tidak juga terjadi

  1. Defusing The Exploding Offer : The Farpoint Gambit

  2. Negotiating With Proble People

  • Gykl.;.l

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda