Sabtu, 29 Desember 2007

III.10.3 Peluang Ekspor Batubara


Batubara Indonesia mempunyai peluang yang baik dipasaran ekspor, karena batubara Indonesia selain mempunyai nilai kalori yang tinggi 6.000-7000 kcal/kg, juga kandungan abu dan belerang rendah. Peluang tersebut semakin besar, karena didukung oleh besarnya cadangan batubara yang ada di Indonesia disamping dukungan pemerintah yang sedang menggalakkan ekspor komoditi non migas. Sejalan dengan kebijakan Pemerintah China yang membatasi ekspor batubaranya dan memprioritaskan memenuhi kebutuhan domestik, peluang Indonesia melakukan penetrasi pasar ekspor sangat terbuka. Jepang sendiri, saat ini mengaku khawatir atas suplai batubara negerinya, sehingga menjajaki kemungkinan impor dari Indonesia. Negara tujuan ekspor batubara Indonesia di antaranya Filipina, Korsel, Taiwan, Thailand, India, Hongkong, Malaysia, Amerika Serikat, Eropa (Spanyol, Belanda, Jerman, Denmark, Inggris, Italia dan Irlandia) dan pasar batubara yang baru yakni Jepang.


Pada 2003, ekspor batubara Indonesia meningkat 15,51% menjadi 85,7 juta ton dari 74,2 juta ton. Hingga Juni 2004 ekspor batubara mencapai 52,9 juta ton. Selama periode 1997-2003 ekspor batubara Indonesia rata-rata meningkat 12,7% per tahun. Perkembangan dan proyeksi batubara Indonesia yang meliputi produksi, konsumsi domestik dan ekspornya secara lengkap terlihat pada Gambar 3.

Peningkatan ekspor ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan Jepang, Taiwan, Thailand dan Filipina. Disamping itu, produk batubara Indonesia juga lebih disukai karena mempunyai kualitas super dengan kandungan air yang rendah apabila dibandingkan dengan produk batubara Australia. Ekspor batubara Indonesia dari tambang swasta, terutama berasal dari kontraktor besar baik swasta maupun asing (PKP2B). Hampir seluruh batubara yang diproduksi kontraktor PKP2B di lempar ke pasar ekspor, karena jenis batubara yang diproduksi perusahaan-perusahaan tersebut umumnya berkualitas baik (sub-bituminous danbituminous).


Untuk pasar ekspor, permintaan terhadap batubara Indonesia menunjukkan tren meningkat sejalan dengan kebijakan Cina yang membatasi ekspor batubaranya dengan tujuan untuk lebih konsentrasi terhadap pemenuhan domestiknya. Di sisi lain, permintaan dari Jepang, Korea Selatan, India ataupun Eropa juga meningkat sehingga prospek pemasaran batubara Indonesia ke mancanegara sangat menjanjikan.


III.10.4 Pasar Internasional

Dalam rangka pengembangan pemanfaatan batubara baik untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor, Pemerintah mendorong dipercepatnya pemanfaatan batubara kalori rendah yang memiliki sumber daya yang cukup berlimpah di Indonesia. Harga batubara berkisar US$23-US$32 per ton di pasar internasional. Sementara harga jual terbaik saat ini (2005) masih didominasi produksi KPC yang mencapai antara US$50-US$60 per ton karena kualitasnya.

Tingginya harga batubara dunia saat ini telah menyebabkan produsen batubara lebih memilih mengekspornya daripada memenuhi kebutuhan nasional. Akibatnya stok batubara dalam negeri berkurang. Kondisi tersebut semakin memburuk karena adanya faktor alam yang menghambat pengiriman batubara ke pembangkit listrik PLN.


Harga batubara 2005 di pasar Asia dan Australia berkisar US$38,89 per ton untuk batubara berkalori 6.300. Hingga akhir tahun 2004 diperkirakan harga masih relatif baik di kisaran US$30-32 per ton. Harga tahun 2002-2003 hanya berkisar US$24 per ton, sehingga banyak perusahaan pertambangan mengurangi kerugian ongkos dari kegiatan sleeping ratio. Kegiatan itu menyebabkan banyak tambang yang seharusnya bisa melakukan penambangan namun tidak bisa melakukan penambangan sehingga produksi menurun.





III.10.1 Cadangan Batubara

Direktorat Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengidentifikasi cadangan batubara tertunjuk sebanyak 38.768 juta MT (metrik ton). Dari jumlah tersebut, sekitar 11.484 juta MT merupakan cadangan terukur dan 27.284 juta MT cadangan terindikasi, dengan sekitar 5.362 juta MT yang diklasifikasikan sebagai cadangan yang tereksploitasi.


Sumber daya ini sebagian besar berada di Kalimantan yang menyimpan deposit sebesar 61% (21.088 juta MT), di Sumatera 38% (17.464 juta MT) dan sisanya tersebar di wilayah lain. Kalimantan juga memiliki cadangan deposit thermal coal dengan nilai bakar (calorific values) tertinggi dibandingkan dengan wilayah lainnya di Indonesia. Berdasarkan kualitas, batubara dapat dikategorikan sebagai batubara kualitas tinggi dengan kadar zat terbang (volatile matter) tinggi, sehingga mampu menghasilkan nilai bakar mencapai 7,000 kcal/kg atau lebih. Sementara itu, batubara dengan kualitas rendah disebut batubara muda (brown coal lignite) ditandai dengan kadar air yang tinggi sehingga memiliki nilai bakar hanya sekitar 5,000 kcal/kg atau kurang.


Cadangan batubara Indonesia mayoritas berupa lignite yang mencapai 59%, diikuti sub-bituminous (27%), dan bituminous (14%). Anthracite, batubara terbaik, hanya berjumlah kurang dari 0.5% dari total cadangan. Lignite merupakan batubara yang kurang ekonomis untuk diekspor karena memiliki kadar air yang sangat tinggi (di atas 30%) dan nilai bakar di bawah 5.000 kcal/kg.


Pertambangan batubara Indonesia pada umumnya memproduksi batubara dengan calorific values bervariasi antara 5.000 – 7.000 kcal/kg, dengan kadar abu dan belerang yang rendah. Kadar belerang dalam batubara yang dihasilkan di Indonesia umumnya di bawah 1,0%, menghasilkan emisi gas SO2 yang rendah sehingga dapat digolongkan sebagai batubara ramah lingkungan.


Menurut Agus Sugiyono, seorang peneliti BPPT, Indonesia memiliki cadangan batubara yang besar, jauh melebihi cadangan sumber energi lainnya. Cadangan batubara setidaknya mencapai 36,3 milyar ton, atau setara dengan 137,2 milyar SBM (Setara Barel Minyak). Sementara itu cadangan gas alam Indonesia adalah 137,79 TSCF (Tera Standard Cubic Feet), setara dengan 23,9 milyar SBM dan minyak bumi sebesar 9,1 milyar SBM.


Walaupun batubara mempunyai cadangan yang melimpah, penggunaannya masih sangat sedikit. Dilihat dari rasio cadangan dibagi produksi (R/P Ratio) batubara masih mampu digunakan selama lebih dari 500 tahun. Sedangkan gas alam dan minyak bumi masing-masing 43 tahun dan 16 tahun. Melihat volume cadangan ini, batubara diperkirakan akan mempunyai peran yang lebih besar sebagai penyedia energi nasional.

Produksi Batubara. Produksi batubara Indonesia pada tahun 2004 yang lalu mencapai 127 juta MT, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 120 juta MT. Pada tahun 2005 diperkirakan produksi batu bara Indonesia akan meningkat lagi mencapai 150 juta ton. Perkembangan produksi batubara Indonesia adalah sebagaimana dalam Gambar 2 sebagai berikut:

Dari jumlah produksi tersebut, sekitar 86% berasal dari kontraktor PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) generasi I-III, sementara PTBA (PT Tambang Batubara Bukit Asam Persero) memproduksi kurang dari 10% dari total produksi tersebut dan sisanya diproduksi oleh perusahaan pemegang Kuasa Penambangan (KP) dan KUD.


III.10.2 Konsumsi Batu Bara Indonesia

Sebagaian besar produksi (67,5%) digunakan untuk memenuhi pasar ekspor ke berbagai negara terutama di kawasan Asia Pasifik, seperti Jepang, Taiwan, Korea dan negara-negara ASEAN. Sisanya sebesar 32,5% digunakan untuk keperluan di dalam negeri antara lain untuk pembangkit listrik, pabrik semen, industri pulp dan lainnya. Pemakaian batubara terbesar adalah untuk industri listrik (PLTU) yang mencapai 20 juta ton, diikuti oleh industri semen sebesar 4,2 juta ton, dan sisanya untuk industri lain.


Penggunaan batu bara diperkirakan meningkat menyusul rencana pemerintah mengembangkan sejumlah proyek PLTU batubara dalam waktu dekat. Tender pembangkit listrik diutamakan untuk batubara dan gas. Jadi akan ada peningkatan kapasitas [konsumsi domestik] dalam waktu tiga hingga lima tahun ke depan. Pengusahaan batubara di Indonesia umumnya dikelola oleh perusahaan milik negara (BUMN), perusahaan dalam rangka kontrak kerjasama dengan Perum batubara (KKS), perusahaan swasta nasional dan koperasi. Jumlah kuasa pertambangan yang dikelola swasta nasional (KP Swasta) dan Koperasi/KUD (KP-Koperasi) tahun 2004 mencapai 251 perusahaan, terdiri dari 216 perusahaan swasta nasional sedangkan sisanya perusahaan asing.


Konsumsi batubara domestik tahun 2005 diproyeksikan mencapai 45,5 juta ton atau meningkat sekitar 11,8% dibandingkan realisasi penjualan pada 2004. Sementara, 48% kontraktor pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) di Indonesia akan meningkatkan penjualannya di pasar dalam negeri. Kebutuhan pasar domestik tersebut akan dipasok dari produksi kontraktor kuasa pertambangan (KP) sebesar 5,6 juta ton dan 39,9 juta ton dari kontraktor PKP2B.


Menurut data Direktorat Pengusahaan Mineral dan Batubara, penjualan batubara di pasar dalam negeri pada 2003 sekitar 30,1 juta ton, meningkat 11,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, volume pada 2004 terealisasi 40,7 juta ton yang dipasok dari kontraktor KP, termasuk BUMN tambang sebanyak 7,3 juta ton dan suplai kontraktor PKP2B sebesar 33,4 juta ton.


Konsumsi batubara Indonesia rata-rata meningkat sebesar 9% per tahun. Diharapkan konsumsi ini akan semakin meningkat dengan naiknya kontribusi batubara di dalam energy mix untuk mengurangi ketergantungan akan BBM yang saat ini cadangannya semakin menipis serta untuk optimalisasi pendapatan negara dari migas bagi kelangsungan pembangunan. Namun, pengembangan pemanfaatan batubara dalam negeri masih terkendala dengan keterbatasan infrastruktur pendukung terutama dalam hal transportasi dan distribusi. Disamping itu, harga jual batubara dalam negeri yang lebih rendah dibandingkan harga di pasar internasional menyebabkan produsen batubara lebih menyukai pasar luar negeri dibandingkan pasar dalam negeri.


Oleh karena itu, guna menjamin ketersediaan batubara untuk keperluan domestik, maka Pemerintah perlu mengatur keamanan suplai karena dapat berdampak kepada terganggunya kegiatan sektor lainnya terutama pasokan batubara untuk pembangkit listrik. Pada awal 2005, harga batubara di pasar internasional meningkat cukup tajam. Tingginya harga tersebut terkait dengan naiknya konsumsi batubara pada hampir semua negara konsumen terutama Cina dan dampak dari tingginya harga minyak di pasar internasional (sejak terjadinya perang di Irak) sehingga banyak industri yang beralih dari minyak kepada gas dan batubara. Indonesia tidak dapat memanfaatkan momentum ini walaupun dari sisi cadangan hal ini sangat dimungkinkan. Hal ini disebabkan karena sejak lima tahun terakhir tidak ada investasi untuk pembangunan tambang baru akibat berbagai permasalahan internal seperti keamanan, sistim perpajakan, tumpang tindih penggunaan lahan, dan isu-isu lainnya.


III.6 Produksi Batu Bara

Saat ini dunia memproduksi batu bara kurang lebih 4030 Jt atau naik sebesar 38% selama 20 tahun terakhir. Pertumbuhan produksi batu bara yang tercepat terjadi di Asia, sementara produksi batu bara di Eropa menunjukkan penurunan. Negara penghasil batu bara terbesar tidak hanya terbatas pada satu daerah – lima negara penghasil batu bara terbesar adalah Cina, AS, India, Australia dan Afrika Selatan. Sebagian besar dari produksi batu bara dunia digunakan di negara tempat batu bara tersebut di produksi, hanya sekitar 18% dari produksi antrasit yang ditujukan untuk pasar batu bara internasional. Produksi batu bara dunia diharapkan mencapai 7 milyar ton pada tahun 2030 – dengan Cina memproduksi sekitar setengah dari kenaikan itu selama jangka waktu tersebut. Untuk mengetahui perkembangan dari produksi batu bara dapat dilihat grafik di bawah ini:

III.7 Konsumsi Batu Bara

Batu bara paling banyak penggunaannya untuk membangkitkan tenaga listrik, Saat ini batu bara menjadi bahan bakar pembangkit listrik dunia sekitar 39% dan proporsi ini diharapkan untuk tetap berada pada tingkat demikian selama 30 tahun ke depan. Konsumsi batu bara ketel uap diproyeksikan untuk tumbuh sebesar 1,5% per tahun hingga tahun 2030. Batubara muda, yang juga dipakai untuk membangkitkan tenaga listrik, akan tumbuh sebesar 1% per tahun.


Kebutuhan batu bara kokas dalam industri besi dan baja diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 0,9% per tahun selama jangka waktu tersebut. Pasar batu bara yang terbesar adalah Asia, yang saat ini mengkonsumsi 54% dari konsumsi batu bara dunia.. Banyak negara yang tidak memiliki sumber daya energi alami yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi mereka dan oleh karena itu mereka harus mengimpor energi untuk memenuhi kebutuhan mereka sebagaimana Jepang, Cina Taipei dan Korea, mengimpor batu bara ketel uap untuk membangkitkan listrik dan batu bara kokas untuk produksi baja dalam jumlah yang besar.


Bukan hanya kekurangan pasokan batu bara setempat yang membuat negara-negara mengimpor batu bara, tapi demi untuk memperoleh batu bara dengan jenis tertentu. Contohnya penghasil batu bara terbesar seperti Cina, AS dan India, juga mengimpor batu bara karena alasan mutu dan logistik. Untuk melihat konsumsi batu bara dunia dapat dilihat gambar sebagai berikut:

III.8 Perdagangan Batu Bara

Batu bara diperdagangkan di seluruh dunia, dimana batu bara diangkut dengan menggunakan kapal untuk pasar-pasar dengan jarak yang jauh. Selama lebih dari 20 tahun, perdagangan batu bara ketel uap melalui jalur laut mengalami kenaikan rata-rata sebesar 8% setiap tahunnya, sementara perdagangan batu bara kokas melalui jalur laut mengalami kenaikan sebesar 2% per tahun. Di tahun 2003, keseluruhan perdagangan batu bara internasional mencapai 718 Jt; sementara hal ini merupakan jumlah batu bara yang besar namun jumlah tersebut hanyalah 18% dari jumlah keseluruhan dari batu bara yang dikonsumsi.


Biaya pengangkutan memberikan bagian yang besar dari harga penyerahan batu bara keseluruhan, oleh karena itu perdagangan internasional batu bara ketel uap secara efektif dibagi menjadi dua pasar regional yaitu Atlantik dan Pasifik. Pasar Atlantik ditujukan untuk negara-negara pengekspor batu bara di Eropa Barat, terutama Inggris, Jerman dan Spanyol. Pasar Pasifik terdiri dari negara-negara berkembang dan pengimpor di Asia dan negara-negara di ASIA yang tergabung dalam OECD, terutama Jepang, Korea dan Cina Taipei.


Pasar Pasifik saat ini mencakup sekitar 60% perdagangan batu bara ketel uap dunia. Pasar batu bara cenderung untuk tumpang tindih pada saat harga batu bara tinggi sementara pasokan menumpuk. Australia adalah pengekspor batu bara terbesar di dunia; mengekspor lebih dari 207 Jt antrasit di tahun 2003, dari jumlah total produksinya sebesar 274 Jt. Batu bara adalah salah satu dari komiditas ekspor Australia yang paling bernilai. Walaupun hampir tiga perempat ekspor batu bara Australia di lempar ke pasar Asia, batu bara Australia digunakan di seluruh dunia, termasuk Eropa, Amerika dan Afrika.


Perdagangan internasional batu bara kokas terbatas. Australia juga merupakan pemasok batu bara kokas terbesar, dengan jumlah ekspor dunia sebesar 51%. AS dan Kanada merupakan pengekspor yang penting dan Cina mulai menjadi pemasok penting. Harga batu bara kokas lebih tinggi daripada batu bara ketel uap, yang berarti Australia mampu untuk memperoleh tarif franco yang tinggi dalam mengekpor batu bara kokas ke seluruh dunia. Perdagangan yang dilakukan oleh australia dapat digambarkan sebagai berikut:



III.9 Jaminan Energi

Resiko yang dihadapi dalam pasokan energi dapat disebabkan oleh kecelakaan, campur tangan politik, terorisme atau perselisihan kerja. Pasar global batu bara sangat besar dan beragam, dengan berbagai produsen dan konsumen di setiap benua. Pasokan batu bara tidak berasal dari satu daerah tertentu, yang dapat membuat konsumen bergantung pada keamanan pasokan dan stabilitas satu daerah saja. Batu bara tersebar di seluruh dunia dan diperdagangkan secara internasional.


Banyak negara yang mengandalkan pasokan batu bara domestik untuk kebutuhan energi mereka – seperti Cina, AS, India, Australia dan Afrika Selatan. Negara lain mengimpor batu bara dari berbagai negara: di tahun 2003 Inggris, misalnya, mengimpor batu bara dari Australia, Kolombia, Polandia, Rusia, Afrika Selatan, dan AS, serta sebagian kecil dari sejumlah negara lain dan dari pasokan dalam negerinya. Oleh karena itu batu bara memiliki peran yang penting dalam memelihara keselamatan kombinasi energi dunia.


Ada beberapa alasan mengenai jaminan adanya batu bara antara lain :Cadangan batu bara sangat banyak dan akan tersedia untuk masa depan yang sudah dapat diperkirakan tanpa menimbulkan masalah geopolitk atau keamanan, tersedia dari berbagai sumber yang banyak pada pasar dunia yang terpasok dengan baik, Batu bara dapat dengan mudah disimpan di pembangkit-pembangkit listrik dan persediaannya dapat digunakan dalam keadaan darurat, Pembangkit listrik tenaga uap tidak tergantung pada cuaca dan dapat digunakan sebagai pendukung pembangkit listrik tenaga angin dan tenaga air, Batu bara tidak memerlukan jaringan pipa dengan tekanan tinggi atau jalur pasokan khusus serta jalur pasokan batu bara tidak perlu penjagaan yang membutuhkan biaya yang tinggi.


Alasan-alasan tersebut membantu memfasilitasi pasar energi yang efisien dan bersaing serta membantu menstabilkan harga energi melalui persaingan antar bahan bakar.


III.10 Keberadaannya di Indonesia :

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang banyak menggunakan energi dari batu bara terutama sebagai pembangkit tenaga listrik, disamping sebagai konsumen batu bara Indonesia ternyata memiliki kekayaan yang melimpah dalam batu bara yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Jumat, 28 Desember 2007

PENGGUNAAN BATU BARA

BAB III


III.1 Riwayat Penggunaan Batu Bara

Batu bara memiliki sejarah penggunaan yang sangat panjang dan beragam. Beberapa ahli sejarah yakin bahwa batu bara pertama kali digunakan secara komersial di Cina. BAhkan ahli sejarah mengtakan bahwa terdapat suatu tambang di timur laut Cina yang menyedikan batu bara untuk mencairkan tembaga yang kemudian digunakan untuk mencetak uang logam sekitar tahun 1000 SM. Kemudian seorang filsuf yunani,yaitu Aristoteles dalam salah satu tulisanya menyebutkan arang yang berbentuk seperti batu. Abu batu bara yang ditemukan di reruntuhan bangsa Romawi di Ingris menunjukkan bahwa bangsa Romamwi telah menggunakan batu barea sebagai sumebr energi sejak 400 tahun SM.

Sebuah catatan sejara dari bad pertengahan menyebutkan bukti pertama penambanga batu bara di Eropa. Bahkan catatab tersebut juga menyebutkan terdapat suatu perdagangan internasional batu bara laut dari lapisan batu bara yang terpapar di pantai Inggris yang kemudian dikumpulkan dan di ekkspor ke Belgia. Kemudian setelah revolusi industri pada abad 18 dan 19 bergulir, pengguanaan batu bara pun senantiasa makin berkembang pesat.



III.2 Batu Bara dan Keberadan Listrik

Kehidupan moderen tidak bisa dibayangkan tanpa adanya listrik. Listrik menerangi rumah, gedung,jalanan, memanaskan rumah dan industri, serta menghidupkan sebagian besar peralatan yang digunakan di rumah, kantor dan mesin-mesin di pabrik. Meningkatkan akses ke listrik di seluruh dunia merupakan faktor kunci dalam mengentaskan kemiskinan


Karena pentingnya energi yang disebut sebagai listri ini maka pengupayaan penciptaan energi ini dilakukan dengan banyak hal. Salah satu cara untuk mendapatkan energi listri ini adala dengan mengubah energi yang terdapat pada batu bara ini menjadi energi listrik. Pembangkit listrik pertama kali dibangun mengguanakan batu bara bongkahan yang dibakar diatas rangka bakar dalam ketel untuk menghasilkan uap. Kini, batu bara digiling dahulu menjadi bubuk halus, yang meningkatkan area permukaan dan memungkinkan untuk terbakar secara lebih cepat.1


Gambar 1 Proses pengubahan Batu Bara menjadi Listrik


Meningkatkan akses untuk menggunakan listrik dan menghentikan pembakaran bahan bakar dalam rumah dapat menyebabkan dampak kesehatan yang penting. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa asap yang ditimbulkan oleh pembakaran bahan bakar padat di dalam ruangan menyebabkan kematian 1,6 juta orang setiap tahun di negara miskin di dunia.2

Meningkatkan akses ke energi juga mendukung perkembangan ekonomi, yang antara lain:

  • Pekerja yang sebelumnya harus mengumpulkan bahan bakar dapat bebas melakukan kegiatan yang lebih produktif seperti dalam industri pertanian dan pabrik. Kegiatan tersebut meningkatkan pendapatan rumah tangga, pasokan tenaga kerja dan kapasitas produksi dari perkembangan ekonomi.

  • Pengumpulan bio massa yang intensif untuk bahan bakar konsumsi rumah tangga dalam banyak hal menurunkan produktivitas lahan pertanian – melalui penggundulan (dengan memotong pohonpohon) atau melalui penghilangan lahan subur (dengan mengumpulkan kotoran hewan).

  • Pembakaran yang tidak efisien dari bahan bakar non konvensional, terutama dari dalam rumah yang tidak memiliki cerobong asap, dapat menimbulkan komplikasi kesehatan. Membuat rumah tangga menggunakan sumber daya energi moderen akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas.

  • Pengadaan listrik untuk rumah tangga berguna untuk penggunaan alat-alat modern – seperti mesin cuci – dan penerangan yang akan meningkatkan produktivitas industri kecil dan waktu senggang.


III.3 Batu Bara dalam Produksi Besi dan Baja

Baja penting untuk kehidupan sehari-hari contohnya mobil, kereta api, bangunan, kapal, jembatan, lemari pendingin, peralatan medis dimana semuanya dibuat dengan menggunakan baja. Baja merupakan unsur vital untuk mesin-mesin yang membuat hampir setiap produk yang saat ini kita gunakan.


Batu bara penting bagi produksi besi dan baja; sekitar 64% dari produksi baja di seluruh dunia berasal dari besi yang dibuat di tanur tiup yang menggunakan batu bara. Produksi baja mentah dunia berjumlah 965 juta ton pada tahun 2003, menggunakan batu bara sekitar 543 juta ton. Prose pembuatan baja membutuhkan bahan baku bijih besi, kokas (yaitu batu bara berjenis kokas yang dibuat secara khusus), dan sedikit batu gamping. Kemudian melalui proses kimia dalam tanur uap, bahan-bahan mentah tersebut pun melebur dan pada proses terakhir menghasilkan baja yang dapat dipergunakan menjadi alat-alat yang kita gunakan saat ini. Dalam perkembangannya industri baja ini mampu menjadi sektor industri yang cukup di gemari banyak negara.


Dalam gambar dibawah ini dapat kita lihat bahwa Cina, Jepang, dan AS menjadi negara penghasil baja terbesar di dunia. Sementara itu Indonesia masih berada jauh dari sepuluh besar dalam percaturan produksi baja di dunia.

Sumber: WCI

Gambar 2 Sepuluh negara teratas penghasil batu bara


III.4 Pencairan Batu Bara

Di sejumlah negara, batu bara dikonversikan menjadi bahan bakar cair – suatu proses yang disebut pelarutan. Bahan bakar cair dapat disuling untuk menghasilkan bahan bahar pengangkut dan produkproduk minyak lainnya seperti plastik dan bahan pelarut. Ada dua metode pelarutan utama:

  • Pencairan batu bara langsung – dimana batu bara dikonversikan menjadi bahan bakar cair dalam suatu proses tunggal;

  • Pencairan batu bara tidak langsung – dimana batu bara dijadikan gas kemudian dikonversikan menjadi zat cair.

Salah satu negara yang melakukan proses ini adalah Cina dan Afrika Selatan. Dari hasil proses ini, batu bara cair dapat dipergunakan sebagai pengganti minyak mentah. Sehingga jika harga minya dunia tinggi, maka peran batu bara cair ini akan makin kompertitif.


III.5 Batu Bara dan Produksi Semen

Semen mempunyai peranan yang sangat penting dalam industri konstruksi. Lebih dari 1350 juta ton semen digunakan di dunia setiap tahunya. Dan dengan perkembangan industri perumahan yang semakin cepat, diperkirakan konsumsi semen pun juga akan makin besar.


Semen terbuat dari campuran kalsium karbonat (umumnya dalam bentuk batu gamping), silika, oksida besi dan alumina. Sementara itu, batu bara dipergunakan sebagai sumber energi dalam produksi semen. Energi yang dibutuhkan untuk memproduksi semen sangat besar. Oleh karena itulah, kebutuhan batu bara dalam proses produksi ini juga berkuantitas besar. Untuk memproduksi semen sebanyak 900 gr misalnya, akan membuttuhkan energi batu bara sebesar 450 gr. Dan banyak ahli memprediksi pada masa-masa mendatang peran batu bara sebagai input penting dalam industri semen akan tetap eksis.


Selain berperan dalam berbagai industri di atas, batu bara juga banyak berperan dalam pusat pengelolaan alumina, pabrik kertas, industri kimia serta farmasi. Batu bara juga merupakan suatu bahan penting dalam pembuatan produk-produk seperti:

  • Karbon teraktivasi, yaitu bahan yang digunakan pada saringan air dan pembersih udara serta mesin pencucidarah,

  • Serta karbon, yaitu bahan pengeras yang sangat kuat tetapi ringan, biasa digunakan pada konstruksi sepeda gunung maupun raket tenis,

  • Metal sislikon- digunakan untuk memproduksi silikon dan silan, yang pada giliranya akan digunakan untuk membuat pelumas, bahan kedap air, resin, kosmetik, shampo, dan pasta gigi.


1 World Coal Institute.Brief.2006. halaman 20

2 Dikutip dari berbagai sumber

GAMBARAN UMUM BATU BARA

BAB II


II.1 Proses Pembentukan Batu Bara

Pada awalnya, batu bara merupakan tumbuh-tumbuhan pada zaman prasejarah, yang berakumulasi di rawa dan lahan gambut. Kemudian, karena adanya pergeseran pada kerak bumi (tektonik), rawa dan lahan gambut tersebut lalu terkubur hingga mencapai kedalaman ratusan meter. Selanjutnya, material tumbuh-tumbuhan yang terkubur tersebut mengalami proses fisika dan kimiawi, sebagai akibat adanya tekanan dan suhu yang tinggi. Proses perubahan tersebut, kemudian menghasilkan batu bara yang kita kenal sekarang ini.


Setiap batu bara yang dihasilkan, memiliki mutu (dilihat dari tingkat kelembaban, kandungan karbon, dan energi yang dihasilkan) yang berbeda-beda. Pengaruh suhu, tekanan, dan lama waktu pembentukan (disebut maturitas organik), menjadi faktor penting bagi mutu batu bara yang dihasilkan.

II.2 Jenis-Jenis Batu Bara

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, mutu setiap batu bara akan ditentukan oleh faktor suhu, tekanan, serta lama waktu pembentukan. Kesemua faktor tersebut, kemudian dikenal dengan istilah maturitas organik. Semakin tinggi maturitas organiknya, maka semakin bagus mutu batu bara yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan hal tersebut, maka kita dapat mengidentifikasikan batu bara menjadi 2 golongan, yaitu :

  1. Batu bara dengan mutu rendah.

Batu bara pada golongan ini memiliki tingkat kelembaban yang tinggi, serta kandungan karbon dan energi yang rendah. Biasanya batu bara pada golongan ini memiliki tekstur yang lembut, mudah rapuh, serta berwarna suram seperti tanah. Jenis batu bara pada golongan ini diantaranya lignite (batu bara muda) dan sub-bitumen




  1. Batu bara dengan mutu tinggi.

Batu bara pada golongan ini memiliki tingkat kelembaban yang rendah, serta kandungan karbon dan energi yang tinggi. Biasanya batu bara pada golongan ini memiliki tekstur yang keras, materi kuat, serta berwarna hitam cemerlang. Jenis batu bara pada golongan ini diantaranya bitumen dan antrasit.



II.3 Letak Batu Bara

Beberapa penelitian mengatakan, ada lebih dari 984 ton cadangan batu bara yang tersebar di seluruh dunia. Batu bara sendiri dapat ditemukan di lebih dari 70 negara, dengan cadangan terbesar di AS, Rusia, Cina, dan India.

Batu bara dapat ditemukan dengan melalui beberapa kegiatan. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya membuat peta geologi, survei geokimia dan geofisika, yang pada akhirnya dilanjutkan dengan pengeboran ekplorasi. Akan tetapi, proses-proses tersebut tidak langsung menjadikan suatu daerah sebagai tempat penambangan batu bara. Faktor ketersediaan batu bara serta mutu yang didapat, menjadi penentu dalam membuat daerah penambangan.


II.4 Penambangan Batu Bara

Proses penambangan batu bara sangat ditentukan oleh unsur geologi endapan batu bara. pada umumnya, terdapat 2 proses penambangan batu bara, yaitu :

  1. Tambang bawah tanah/dalam

Ada 2 metode penambangan bawah tanah, yaitu metode room-and-pillar dan tambang longwall.

Pada tambang room-and-pillar, endapan batu bara ditambang dengan memotong jaringan ‘ruang’ ke dalam lapisan batu bara dan membiarkan ‘pilar’ batu bara untuk menyangga atap tambang. Pada metode ini, penambangan batu bara juga dapat dilakukan dengan cara yang disebut retreat mining (penambangan mundur), dimana batu bara diambil dari pilar-pilar tersebut pada saat para penambang kembali ke atas. Atap tambang kemudian dibiarkan ambruk dan tambang tersebut ditinggalkan.


Tambang longwall mencakup penambangan batu bara secara penuh dari suatu bagian lapisan atau ‘muka’ dengan menggunakan gunting-gunting mekanis. Penambangan dengan metode ini, membutuhkan penelitian geologi yang mendukung serta perencanaan yang hati-hati, sebelum memulai penambangan. Setelah batu bara diambil dari daerah tersebut, atap tambang kemudian dibiarkan ambruk.


Keuntungan utama dari tambang room–and-pillar daripada tambang longwall adalah, tambang room-and-pillar dapat mulai memproduksi batu bara jauh lebih cepat, dengan menggunakan biaya penyediaan peralatan bergerak kurang dari 5 juta dolar (peralatan tambang longwall dapat mencapai 50 juta dolar).


Tambang terbuka/permukaan

Tambang terbuka—juga disebut tambang permukaan—hanya memiliki nilai ekonomis apabila lapisan batu bara berada dekat dengan permukaan tanah. Metode tambang terbuka juga memberikan keuntungan yang lebih besar dari tambang bawah tanah, karena seluruh lapisan batu bara dapat dieksploitasi (90% atau lebih dari batu bara dapat diambil). Tambang terbuka yang besar dapat meliputi daerah berkilo-kilo meter persegi dan menggunakan banyak alat yang besar, termasuk dragline (katrol penarik), yang memindahkan batuan permukaan, power shovel (sekop hidrolik), truk-truk besar yang mengangkut batuan permukaan dan batu bara, bucket wheel excavator (mobil penggali serok),dan ban berjalan.


Batuan permukaan yang terdiri dari tanah dan batuan dipisahkan pertama kali dengan bahan peledak. Batuan permukaan tersebut kemudian diangkut dengan menggunakan katrol penarik atau dengan sekop dan truk. Setelah lapisan batu bara terlihat, lapisan batu bara tersebut digali dan dipecahkan kemudian ditambang secara sistematis dalam bentuk jalur-jalur. Kemudian batu bara dimuat ke dalam truk besar atau ban berjalan untuk diangkut ke pabrik pengolahan batu bara atau langsung ke tempat dimana batu bara tersebut akan digunakan.


II.5 Pengolahan Batu Bara

Setelah dilakukan penambangan, batu bara kemudian diolah untuk memisahkannya dari kandungan yang tidak diinginkan, sehingga mendapatkan mutu yang baik dan konsisten. Biasanya pengolahan ini (disebut coal washing atau coal benefication) ditujukan pada batu bara yang diambil dari bawah tanah (ROM coal). Proses pengolahannya sendiri bisa berbagai macam, tergantung dari tingkat campuran dan tujuan penggunaan batu bara.


Untuk menghilangkan kandungan campuran, batu bara tertambang mentah dipecahkan dan kemudian dipisahkan ke dalam pecahan dalam berbagai ukuran. Pecahan-pecahan yang lebih besar biasanya diolah dengan menggunakan metode ‘pemisahan media padatan’. Dalam proses tersebut, batu bara dipisahkan dari kandungan campuran lainnya dengan diapungkan dalam suatu tangki berisi cairan dengan gravitasi tertentu, biasanya suatu bahan berbentuk mangnetit tanah halus. Setelah batu bara menjadi ringan, batu bara tersebut akan mengapung dan dapat dipisahkan, sementara batuan dan kandungan campuran lainnya yang lebih berat akan tenggelam dan dibuang sebagai limbah.


Pecahan yang lebih kecil diolah dengan melalui berbagai cara. Pertama adalah penggunaan mesin sentrifugal. Mesin sentrifugal adalah mesin yang memutar suatu wadah dengan sangat cepat, sehingga memisahkan benda padat dan benda cair yang berada di dalam wadah tersebut. Kedua, dengan menggunakan metode ‘pengapungan berbuih’. Dalam metode ini, partikel-partikel batu bara dipisahkan dalam buih yang dihasilkan oleh udara yang ditiupkan ke dalam rendaman air yang mengandung reagen kimia. Buih-buih tersebut akan menarik batu bara tapi tidak menarik limbah dan kemudian buih-buih tersebut dibuang untuk mendapatkan batu bara halus. Perkembangan teknolologi belakangan ini telah membantu meningkatkan perolehan materi batu bara yang sangat baik.



II.6 Pengangkutan Batu Bara

Metode pengangkutan batu bara dari tambang menuju tempat penggunaannya, ditentukan dari jarak yang harus ditempuh dalam penngangkutan tersebut. Untuk jarak dekat, batu bara umumnya diangkut dengan menggunakan ban berjalan atau truk. Untuk jarak yang lebih jauh di dalam pasar dalam negeri, batu bara diangkut dengan menggunakan kereta api atau tongkang. Pada beberapa kasus, batu bara tersebut diangkut melalui jaringan pipa (sebelumnya dicampur dengan air untuk membentuk bubur batu).


Kapal laut umumnya digunakan untuk pengakutan internasional dalam ukuran berkisar dari Handymax (40-60,000 DWT), Panamax (about 60-80,000 DWT) sampai kapal berukuran Capesize (sekitar lebih dari 80,000 DWT). Sekitar 700 juta ton batu bara diperdagangkan secara internasional pada tahun 2003 dan sekitar 90% dari jumlah tersebut diangkut melalui laut.


MAKALAH kasus tambang batubara

TAMBANG BATU BARA

KONSEP DAN STUDI KASUS

Sumber Daya Alam dan Lingkungan

makalah

DAFTAR ISI


Halaman Judul i

Kata Pengantar ii

Daftar Isi iii

BAB I PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang 1

I.2.Rumusan Masalah

I.3. Tujuan Penulisan

I.4. Manfaat Penulisan

BAB II GAMBARAN UMUM BATU BARA

II.1. Proses Pembentukan Batu Bara

II.2. Jenis-jenis Batu Bara

II.3. Letak Batu Bara

II.4. Penambangan Batu Bara

II.5. Pengolahan Batu Bara

II.6. Pengangkutan Batu Bara

BAB III BATU BARA DAN LINGKUNGAN HIDUP

III.1. Tambang Batu Bara dan Lingkungan Hidup

III.2. Penggunaan Batu Bara dan Lingkungan Hidup

III.3. Mencegah Terjadinya Hujan Asam

III.4. Mengurangi Emisi Karbon Dioksida

III.5. Tangkapan dan Penyimpanan Karbon

III.6. Batu Bara dan Energi Pengganti

BAB IV BATU BARA SEBAGAI SUMBER ENERGI MASA DEPAN

IV.1. Prediksi Kondisi Masa Depan

IV.2. Peran Batu Bara di Masa Depan

BAB V STUDI KASUS

BAB VI PENUTUP

Daftar Pustaka


BAB I

PENDAHULUAN


I.1 Latar Belakang


Batubara merupakan salah satu sumberdaya energi yang banyak terdapat di dunia, selain minyak bumi dan gas alam. Batubara sudah sejak lama digunakan, terutama untuk kegiatan produksi pada industri semen dan pembangkit listrik. Batubara sebagai energi alternatif mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga dapat menggantikan peran bahan bakar minyak (BBM) dalam kegiatan produksi untuk industri tersebut. Apalagi beberapa tahun terakhir ini harga BBM terus mengalami kenaikan dan hal ini sangat dirasakan dampaknya terutama dalam hal kebutuhanya sebagai sumber nergi bagi berbagai aktivitas perekonomian dunia.


Sebagai salah satu suber alternatif energi dunia, batu bara akan maikn berperan dalam waktu-waktu mnendatang. Sampai saat ini saja, batu bara telah berperan sebesar 40% dari penyediaan kebutuhan listrik di seluruh dunia sebagai sumber energi. Bahkan di Negara nilai tersebut jauh lebih tinggi. Di Polandia misalnya, menggunakan batu bara lebih dari 94% untuk pembangkit listrik; Afrika Selatan 92%; Cina 77%; dan Australia 76%. Batu bara merupakan sumber energi yang mengalami pertumbuhan yang paling cepat di dunia di tahun-tahun belakangan ini – lebih cepat daripada gas, minyak, nuklir, air dan sumber daya pengganti.


Oleh karena itu, dalam tulisan ini akan dibahas lebih lanjut terkait sumber energi alternative yang bernama batu bara ini.


I.2. Rumusan Masalah

Sejalan dengan perkembangan aktivitas dunia, kebutuhan akan energi juga akan makin meningkat. Sementara minya bumi sebagai sumber energi utama saat ini telah memberikan sinyal-sinyal makin berkurangya cadangan di perut bumi kita ini. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan dibahas mengenai:

  1. Apa dan bagaimana batu bara dapat muncul sebagai salah satu sumber energi dunia?

  2. Bagaimana pemasaran batu bara dan apa saja pengguanaannya?

  3. Bagaimana keterkaitan konsumsi batu bara dengan kualitas lingkungan hidup dunia?


I.3 Tujuan Penulisan

Beberapa tujuan penulisan yang berusaha dicapai dalam tulisan ini antara lain:

  1. Mengetahui seluk beluk penambangan batu bara.

  2. Menganalisis peranan batu bara sebagai sumber energi dunia pada masa mendatang.

  3. Memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan.


I.4. Manfaat Penulisan

  1. Makalah ini dapat menjadi referensi terkait pengetahuan mengenai batu bara sebagi salah satu sumber nergi dunia.

  2. Diharapkan mampu menggugah hati nurani untuk senantiasa melakukan segala upaya penghematan pengguanaan energi.


Rabu, 26 Desember 2007

Doa keluarga berduka


Sesudah shalat fardhu membaca Robifirli wali wali daya dst………

Ayat kursi

  1. ya ALLAH SWT bapak kami diampuni semua kesalahan dan dosa-dosanya

  2. mohon diterima semua amal kebaikannya

  3. mohon dijauhkan dari siksa kubur, fitnah kubur, dan api neraka

  4. mohon dimasukkan ke dalam surga


Ibu kami dan kami anak-anaknya yang ditinggalkan

  1. mohon diberi tetap iman, sabar, tabah, tawakal, dan selalu dalam perlindungan ALLAH SWT

  2. mohon diberikan kemudahan-kemudahan menyelesaikan semua masalah dan kebahagiaan dunia akhirat

  3. mohon diberikan keluarga yang sakinah mawadah warahmah

  4. mohon diberikan rejeki agung yang barokah

  5. mohon diberikan kesehatan, dijauhkan dari penyakit


Kami sebagai anak mohon

  1. diberikan kesuksesan dalam cita-cita

  2. diberikan bimbingan agr menjadi anak sholeh

amien ya Robbal Alamin

pendekatan menyelesaikan perselisihan

CRITICAL REVIEW

NEGOTIATION FUNDAMENTAL

DASAR-DASAR NEGOSIASI

TELAAH KRITIS

Tiga Pendekatan Menyelesaikan Perselisihan: Kepentingan, Hak, dan Kekuatan”


Artikel ini diawali dengan cerita bahwa ada pekerja tambang yang kehilangan sepatu dan dia tidak dapat bekerja tanpa sepatu kemudian marah pada atasannya. Dia menyalahkan pihak perusahaan yang tidak bias menjaga barang miliknya. Atasannya merespon juga dengan keras menyatakan bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas barang pribadi pekerja, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pekerja tentu mengomel dan mengajak rekan kerja yang lain untuk mogok sebagai bentuk solidaritas. Superintenden turun tangan menyelesaikan masalah dengan mengganti sepatu pekerja agar tidak meimbulkan perselisihan.


Artikel ini membicarakan 3 cara dalam mengatasi perselisihan :

  1. Mendamaikan kepentingan yang bertikai

Kepentingan adalah kebutuhan, hasrat, keprihatinan, kekhawatiran – tentang suatu perhatian dan keinginan. Mendamaikan kepentingan tidak lah mudah, hal ini melibatkan penyelidikan yang mendalam, penemuan solusi kreatif, dan membuat trade-off dan konsesi dimana terjadi pertentangan kepentingan

  1. Menentukan siapa yang lebih berhak

Melihat beberapa standar yang independent yang dirasa mempunyai legitimasi atau keadilan untuk menentukan siapa yang mempunyai hak. Hak adalah formal hokum / kontrak atau hak dalam pengertian lain sesuatu yang diterima secara social tentang standar perilaku. Hak cenderung memiliki penafsiran yang tidak jelas, kebanyakan memiliki standar yang berbeda dan kontradiktif.

  1. Menentukan siapa yang memiliki kekuatan

Power diartikan sempit sebagai kemampuan untuk memaksa seorang melakukan sesuatu. Menentukan siapa yang memiliki kekuatan cukup sulit karena kekuatan tergantung persepsi seseorang, meskipun ada beberapa indicator kekuatan seperti financial, tetapi tatap saja persepsi yang berpengaruh.


Ketiga cara tersebut diatas saling terkait satu sama lain, tidak semua perselisihan diakhiri dengan resolusi. Ada dua hal yang biasa dilakukan yaitu penyatuan yang diartikan sebagai pemberian klaim kepada yang lain karena percaya bahwa perselisihan tidak berdasar pada kepentingan, dan yang kedua penghindaran dicontoh kan seperti keluar dari organisasi, bercerai, dll.


Ada empat criteria dalam membandingkan untung rugi nya :

  • Transaction cost

Terdapatnya biaya jika terjadi perselisihan misalnya jika ada pemogokan biasnya bagi perusahaan akan menderita kerugian dan bagi pekerja tidak mendapatkan upah. Termasuk transaction cost waktu, uang, energi emosional, konsumsi sumber daya, perusakan, dan hilang kesempatan.

  • Satisfaction with outcome

Adanya hasil yang saling menguntungkan. Kepuasan tidak hanya bergantung pada rasa keadilan terhadap resolusi tetapi juga pada rasa keadilan atas prosedur pembentukan resolusi

  • Effect relationship

Efek jangka panjang terhadap hubungan kedua belah pihak, bagaimana mereka nanti dapat berkerja secara bersama-sama.

  • Recurrence disputes

Kemungkinan terjadinya kegagalan atas resolusi sehingga terjadi perselisihan lagi.


Keempat factor saling terkait satu sama lain. Ketidakpuasan akan hasil yang berlaku mungkin akan menghasilkan ketegangan pada hubungan, yang mana nerkontribusi pada kambuhnya lagi perselisihan yang akan meningkatkan transaction cost.

Fokus pada interest lebih efektif daripada hak dan kekuatan tetapi bias saja tidak berfokus pada interest jika ternyata penentuan hak dan power lebih membutuhkan. Hal ini dapat terjadi ketika berkaitan dengan dampak social atau kepentingan public.


Telaah kritis rahasia negosiasi kekuatan

  • SECRETS OF POWER NEGOTIATING

Dalam negosiasi, kamu harus berusaha untuk menang sekaligus menjaga hubungan baik dengan pihak partner (membuat mereka merasa menang juga). Efektivitas dalam negosiasi tergantung pada overstating demands.


Menawarlah lebih tinggi dari yang diharapkan, karena dalam proses negosiasi nanti pasti akan turun untuk menyesuaikan dengan kepentingan partner hingga pada akhirnya semua pihak akan merasa puas dengan hasil negosiasi (memenuhi beberapa kepentingan dari semua pihak tersebut).


Jangan langsung setuju pada tawaran pertama dari pihak partner, karena pihak partner bisa meninggalkan rasa telah dicurangi atau rasa seharusnya bisa melakukan tawaran yang lebih baik lagi. Ada beberapa cara untuk menghindari mistrust :

    • Terkejut dan shock ketika mendengar tawaran pertama dari pihak partner.

    • Menghindari konfrontasi karena akan semakin memanaskan keadaan.


Harga pertama yang kamu berikan (the wish number) mungkin bukanlah harga paling dasar (bottom line). Ketika kamu menjadi The Reluctant Buyer (Pembeli yang Enggan), kamu akan mendapat pemberian kedua : Partner mungkin akan memberi setengah dari range negosiasinya, yaitu antara “wish number” dan kemungkinan harga yang paling rendah yang ia beri (The “walk away price”).


Ketika seseorang berlaku sebagai Reluctant Buyer padamu, respon kamu yang benar yaitu :

    • Membuat pihak partner menetapkan tawaran terlebih dahulu.

    • Menggunakan Wewenang Lebih Tinggi (Higher Authority) sebagai penggagalan usaha.

    • Men-seting untuk bermain sebagai “orang baik” atau “orang jahat”.


The Vise Technique merupakan suatu ekspresi kecil dan sederhana seperti : “Kamu pasti akan melakukan tindakan yang lebih bagus dari itu”. Teknik ini secara mengejutkan bisa menurunkan tawaran dari pihak partner. Harga bukanlah hal utama yang harus diperhatikan. Kamu harus menjaga lebih dari satu persoalan yang dibahas sehingga bisa diadakan pertukaran sumber daya antar pihak, jaditidak ada yang merasa kalah.


Ketika kamu membuat konsesi, kamu harus menanyakan ulang konsesi itu segera karena beberapa saat kemudian, apa yang kamu lakukan hampir tidak ada nilainya. Biarkan pihak lawan memberikan nasehat/ajuran terlebih dahulu. Jika kamu mengakhiri pembagian perbedaan (split the difference) seperti yang pertama ia tawarkan, ia akan merasa menang.


Jika terdapat ketidaksetujuan dalam satu persoalan, tunda dulu dan bicarakan persoalan-persoalan lainnya. Dalam negosiasi berdasarkan harga, jangan membuat konsesi yang sama. Semakin lama negosiasi, lawan akan semakin terpengaruh oleh pandanganmu dan semakin besar kesempatan untuk membuat konsesi. Jangan terlena ketika negosiasi selesai dan semua kepentingan terpuaskan, tunjukkan harga yang jelas dan tegas. Kamu harus siap meninggalkan negosiasi jika kesepakatan tidak juga terjadi.


  • DEFUSING THE EXPLODING OFFER : THE FARPOINT GAMBIT

Exploding Offer merupakan situasi dimana penawaran dibuat dengan batas waktu kadaluwarsa (expiration date), misal harga lebih murah hanya di akhir bulan. Taktik untuk mengatasinya disebut “The Farpoint Gambit”.


  • NEGOTIATING WITH PROBLEM PEOPLE

Ada tipe-tipe orang bermasalah seperti Bullies (suka menyerang), Avoiders (suka menghindar), Withdrawers (suka bingung), High Rollers (suka intimidasi), Wad Shooters (to the point). Respon yang efektif antara lain : Menarik perhatiannya; Katakan masalah pribadinya; Tenangkan ketakutannya; Tetap mengacu pada aturan; Minta ia menjelaskan alasan dibalik tawarannya; Gunakan sikap diam dan tenang; Acuhkan serangannya; Hadapi dengan defensif; Menolak dituduh; Tanyakan tentang tindakannya; Tegaskan konsekuensinya.


  • CRITICAL REVIEW

  1. Secrets of Power Negotiating

Dalam artikel ini dibicarakan tentang beberapa teknik yang dilakukan dalam melakukan negosiasi. Menurut saya, ada beberapa teknik yang manjur, dan ada beberapa teknik yang kurang ampuh dalam negosiasi. Beberapa teknik yang manjur antara lain :

    • Menawarlah lebih tinggi dari yang diharapkan

=> Saya setuju. Ketika dalam negosiasi, orang cenderung puas jika tawaran pihak partner bisa turun drastis. Oleh karena itu tawaran pertama kita harus lebih tinggi dari yang diharapkan agar jika turun drastic, kita tidak terlalu rugi dan partner pun terpuaskan.

    • Jangan langsung setuju pada tawaran pertama.

=> Saya setuju. Jika langsung sepakat pada tawaran pertama, partner akan merasa menyesal pada tawarannya, sehingga hasil akhir akan kurang memuaskan pihak partner. Disamping itu kita juga memiliki kesempatan untuk mendapat harga lebih rendah lagi.

    • Jika terdapat ketidaksetujuan dalam satu persoalan, tunda dulu dan bicarakan persoalan-persoalan lainnya.


    • Harga bukanlah hal utama yang harus diperhatikan.

    • Kamu harus siap meninggalkan negosiasi jika kesepakatan tidak juga terjadi

  1. Defusing The Exploding Offer : The Farpoint Gambit

  2. Negotiating With Proble People

  • Gykl.;.l

Selasa, 25 Desember 2007

KASUS DISNEY, ENRON, SHELL, NIKE

Bisnis Internasional

Chapter 3

Differences in Culture

PERBEDAAN BUDAYA INTERNASIONAL


Bisnis internasional berbeda antar negara disebabkan oleh perbedaan politik, ekonomi, budaya dan sistem legal yang berlaku disuatu negara. Hal tersebut akan mempengaruhi keuntungan, biaya dan resiko dalam melakukan bisnis di negara yang berbeda. Beberapa negara mungkin mengikuti pola budaya barat dengan segala modernisasinya. Namun disisi lain ada juga negara yang hanya menggunakan produk buatan barat tetapi nilai budaya barat tidak berlaku di negara tersebut bahkan cenderung untuk anti budaya barat seperti yang dilkukan oleh Iran setelah adanya revolusi dan Afganistan dibawah pemerintahan Taliban.


Budaya

Budaya adalah sistem nilai dan norma yang berlaku atau digunakan diantara warga masyarakat dan ditaati sebagai aturan bersama dalam kehidupan mereka. Nilai itu sendiri adalah sesuatu yang abstrak yang diyakini masyarakat sebagai yang baik, benar dan diinginkan. Sedangkan norma berarti aturan sosial yang menentukan perilaku yang seharusnya dilakukan pada situasi tertentu.


Norma itu sendiri dapat dibagi lagi menjadi dua kategari yaitu folkways dan mores. Folkways adalah kebiasaan rutin dari keseharian hidup, sebagai contohnya kebiasaan orang Amerika untuk datang lebih awal dalam perjanjian bisnis atau sedikit boleh telat untuk datang menghadiri undangan makan malam, namun hal itu berbeda dengan kebiasaan warga Argentina yang berarti tidak sopan apabila anda datang tepat waktu untuk menghadiri undangan makan malam. Mores adalah norma yang dilihat sebagai fungsi utama dari masyarakat dan kehidupan sosialnya. Sebagai contoh di Amerika minum alkohol dibolehkan dan merupakan hal yang biasa, akan tetapi berbahaya apabila dilakukan di Arab Saudi karena hal itu dianggap sebagai perlawanan terhadap mores.


Hal – hal tersebut diatas sangat penting untuk diperhatikan oleh para pelaku bisnis internasional untuk dapat memahami nilai – nilai budaya yang berlaku disuatu negara. Karena sudah banyak kejadian kegagalan bisnis internasional yang hanya disebabkan oleh ketidakpahaman para pelaku bisnis terhadap niali budaya yang berlaku di negara yang menjadi tujuan bisnis internasionalnya.


Struktur Sosial

Struktur sosial di masyarakat adalah dasar dari organisasi sosial. Struktur sosial terdiri dari beberapa aspek yang berbeda, dua dimensi yang dianggap penting dalam menjelaskan perbedaan budaya natar negara adalah kepentingan individu dan grup atau kelompok, serta stratifikasi sosial atau pembagian kelas di masyarakat.


Dalam hal individu dan kelompok, masyarakat barat cenderung untuk mengutamakan kepentingan individunya daripada kepentingan kelompok atau grup, dimana pencapaian dan keberhasilan individu dipandang lebih penting daripada kebersamaan. Hal ini berkebalikan dengan beberapa negara di Asia dan Afrika yang lebih mengutamakan kepentingan kelompok diatas kepentingan individu. Sedangkan di India bebarapa kelompok masyarakat dikelompokkan kedalam kelompok struktur sosial yang lebih tinggi dari yang lain dan rendahnya mobilitas antar strata sosial disana, hal tersebut berkebalikan dengan Amerika yang mempunyai tingkat strata sosial masyarakat yang rendah, serta kemudahan mobilitas antar strata sosial.


Sistem keagamaan dan etik

Agama didefinisikan sebagai kepercayaan dan ritual yang berhubungaan dengan sakral. Sedangkan etik menunjuk pada sistem moral, atau nilai yang digunakan mengatur perilaku. Sebagian besar sistem etik di dunia merupakan produk dari agama. Sebagai contoh, spirit capitalism di eropa barat dipengaruhi oleh etik protestan, juga etik confusianisme yang mempengaruhi perilaku dan budaya di Asia timur.


Budaya dan tempat kerja

Untuk bisnis internasional yang beroperasi di berbagai negara, perlu diperhatikan hal yang penting yaitu bagaimana budaya masyarakat berdampak pada nilai yang berlaku ditempat kerja. Proses dan praktek manajemen diperlukan untuk berbagai budaya menentukan keterkaitan nilai kerja. Sebagai contoh, jika budaya di Amerika Serikat dan Perancis menghasilkan keterkaitan nilai kerja yang berbeda, bisnis internasional yang beroperasi di kedua negara berbeda pula dalam proses manajemen dan prakteknya.


Perubahan budaya

Budaya tidak konstan senantiasa berubah, melewati arus waktu. Perubahan sistem nilai dapat melambat dan merugikan masyarakat, namun juga dapat menguntngkan masyarakat. Sebagai contoh perubahan sistem nilai di Rusia dimana sebelumnya mengembangkan nilai kolektivisme sekarang berubah mengarah pada pengembangan nilai individualisme.




Closing Case

Disney in France


Disney sebagai perusahaan yang mengembangkan konsep taman hiburan dalam bisnisnya telah berhasil meraih keuntungan di Amerika Serikat dan Jepang. Langkah selanjutnya yang dilakukan Disney adalah mencoba memasuki pasar Eropa, dalam hal ini Paris sebagai target utamanya. Mengapa Paris yang dijadikan kota yang akan dibangun taman hiburan berikutnya? Mengapa tidak memilih kota yang lain?


Disney berargumen bahwa Paris dipilih karena beberapa alasan, pertama sekitar 17 juta orang eropa tinggal kurang dari dua jam perjalanan menuju Paris, dan sekitar 310 juta dapat terbang ke Paris pada waktu yang sama. Kedua, besarnya perhatian pemerintah kota paris yang menawarkan lebih dari satu milyar dollar dalam berbagai insentif, dan ekspektasi bahwa proyek ini akan menciptakan 30000 lapangan pekerjaan.


Namun apa yang terjadi? Dalam pelaksanaanya Disney mengahadapi beberapa masalah antara lain berupa boikot acara pembukaan oleh menteri kebudayaan Perancis, dan kegagalan Disney untuk memperoleh target pengunjung yang datang dan pendapatan yang diharapakan. Mengapa bisa? Hal ini disebabkan karena Disney kesalahan asumsi terhadap selera dan pilihan dari konsumen di Perancis. Ini disebabkan karena perbedaan budaya, Disney menganggap pola budaya perusahaan yang telah berhasil dijalankan di Amerika Serikat dan Jepang akan berhasil pula di Perancis, ternyata tidak. Sebagai contoh, pertama, kebijakan disney untuk tidak menyediakan minuman alkohol di taman hiburan, berakibat buruk karena di Paris sudah menjadi kebiasaan untuk makan siang dengan segelas wine. Kedua asumsi bahwa hari jumat akan lebih ramai dari hari minggu, ternyata berkebalikan. Ketiga, Disney tidak menyediakan sarapan pagi berupa bacon dan telur seperti yang dinginkan oleh konsumen, tapi malah menyediakan kopi dan Croissant.


Begitu juga dengan model kerja tim yang diterapkan, disney mencoba menerapakan model kerja tim yang serupa dilakukan di USA dan Jepang, yang tidak dapat diterima oleh karyawan Disney di Paris. Juga kesalahan perkiraan Disney bahwa orang Eropa akan menghabiskan waktu lam di taman mereka, ternyata keliru.


Kegagalan dan kesalahan pola budaya perusahaan yang dilakukan Disney di Paris, disebabkan oleh adanya kesalahan penafsiran budaya. Disney beranggapan bahwa apa yang diterapakan dan sukses di USA dan jepang akan sukses pula di Perancis. Disney seharusnya mengadakan riset dahulu tentang bagaimana budaya orang Perancis agar pola budaya perusahaan dapat disesuaikan dengan kultur setempat dan diterapkan di Perancis. Dan setelah Disney merubah strateginya yaitu dengan merubah nama perusahaannya menjadi Disney land Paris, merubah makanan dan pakaian yang ditawarkan sesuai pola budaya setempat, harga tiket dipotong sepertiganya, terbukti jumlah pengunjung Disney di Paris mengalami kenaikan.





Cases Part 2


Enron Internasional in India


Enron sebuah perusahaan dibidang energi yang berasal dari USA pada 1990 mencoba untuk menggarap pasar india yaitu dengan membangun instalasi energi yang diperlukan oleh industri di India. Namun dalam pelaksanaanya, Enron mengalami beberapa hambatan sebelum tujuanya untuk dapat menjadi penyedia energi tunggal di India dapat tercapai.

Hambatan itu berupa halangan dan sulitnya negoisai yang dilakukan Enron terhadap pemerintahan lokal Maharashtra yaitu daerah yang akan menjadi lokasi pemabngunan proyek energi yang didanai oleh Enron. Hal ini disebakan oleh adanya pergantian kekuasaan dimana partai penguasa yang baru di Maharashtra koalisi BJP dan Shiv Sena. BJP dan Shiv Sena mengangkat isu korupsi dan ajaran swadesi dari Gandhi dalam kampanye sebelum kemenanganya. Sehingga setelah BJP berkuasa di Mahrashtra proyek Enron tertunda beberapa lama, BJP menuduh pemerintahan sebelumnya telah melakukan korupsi dan kolusi dengan Enron untuk menggoalkan pembangunan proyek Enron. Walaupun tuduhan itu tidak terbukti, tapi sempat memunculkan ketegangan antara pihak Enron dan pemerintah lokal Maharashtra.


Enron terus mengadakan perundingan baik melalui konsolidasi dengan pemerintah lokal Maharashtra, maupun dengan upaya penekanan Bill Clinton terhadap pemerintah India supaya proyek Enron dapat diteruskan. Mengapa Enron begitu bersemangat untuk menjalankan proyek energi tersebut walau banyak menghadapi resiko dan tantangan dari pemerintah lokal Maharashtra? Hal ini disebabkan Enron mempunyai tujuan jangka panjang yaitu sebagai penguasa tunggal penyedia proyek energi di India, selain itu enron juga bermaksud untuk memasok produk LNGnya di Qatar agar diserap untuk bahan bakar energi di India. Oleh karena itu Enron memilih lokasi pembangunan proyek energi yang dekat dengan Gulf States, Qatar, agar biaya pengiriman LNG ke proyak di India lebih murah.


Hambatan negoisasi dan terhambatnya pembangunan proyek enron di India disebabkan oleh adanya perubahan penguasa politik di Maharashtra, aturan dan sistem birokratik yang berbelit di India, dan ketidak samaan pola kebijakan antara pemerintah lokal dan pemerintah pusat dalam menanggani investror. Hal tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa dalam menjalankan bisnis Internasional dalam hal ini berinvestasi di negara lain, perlu memperhatikan sistem pemerintahan dan politik di negara yang dituju, juga dengan aturan birokratik yang berlku di negara yang dituju.




Royal Dutch/Shell: Human Rights in Nigeria


Dalam melakukan bisnis internasional kadang kita dihadapkan pada hukum dan adat lokal serta sistem politik dan suku adat yang berada di suatu negara, seperti kasus Royal Dutch di Nigeria. Royal dutch telah beroperasi di nigeria sejak tahun 1950-an, berperasi di Ogoni land, yaitu sebuah kawasan yang dihuni oleh suku tradisional Ogoni. Selama proses ekplorasi, Royal Dutch mendapat protes dan kritikan dari suku Ogoni. Suku Ogoni menganggap bahwa Royal dutch telah mengeksploitasi kekayaan tanah adat mereka tanpa memperhatikan kesejahteraan suku Ogoni dan melakukan pencemaran lingkungan.


Protes yang dilakukan oleh suku Ogoni dipimpin oleh Saro Wiwa, seorang pemimpin suku Ogoni. Pemerintah nigeria menangkap para demonstran dan mengeksekusi Saro Wiwa. Hal ini mendapat kecaman dari dunia internasional. Oleh karena itu dunia internasional sepakat untuk menjatuhkan embargo kepada Nigeria. Negara maju juga mendesak Royal Dutch untuk dapat memerankan pengaruhnya terhadap terhadap pemerintah nigeria terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia.


Dampak dari peristiwa tersebut mengubah pola bisnis yang dijalankan oleh Royal Dutch yaitu dengan lebih memperhatikan kepentingan suku adat lokal dan kesejahteraanya, berupaya untuk memelihara kelestarian lingkungan dengan meminimumkan pencemaran serta lebih peka terhadap isu pelanggaran HAM di Nigeria.



Nike: The Sweatshop Debate


Nike sebagai salah satu produsen sepatu terbesar di dunia mendapat protes dan kritikan dari dunia internasional. Hal tersebut berkaitan dengan kebijakan usaha Nike yaitu dengan sistem produksi di negara berkembang dengan menerapkan gaji dan kesejahteraan karyawan yang rendah.


Negara – negara seperti Indonesia, Vietnam, dan China dipilih sebagai tempat produksi sepatu oleh Nike karena biaya operasionalnya yang rendah khususnya upah karayawan yang rendah. Nike bukan saja menghadapai kritikan atas upah dan kesejahteraan yang rendah tetapi juga tuduhan mempekerjakan buruh dengan usia dibawah ketentuan minimumdan jam kerja lembur yang tidak berperikemanusiaan. Namun disisi lain kehadiran Nike di NSB juga meberikan lapangan pekerjaan bagi rakyat miskin, walaupun medapat kririkan tajam dari dunia Internasional.


Nike mencoba menghadapi serangan kritikan tersebut dengan mencoba menerbitkan laporan keuangan yang disusun oleh lembaga independen audit, namun tetap saja mendapat kritikan internasional.


LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI DIKIRIM KE EMAIL SAYA → Kirim ke alamat email saya:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda

film video Islami
3 keping DVD berisi file-file film-film / video-video Islami:
1. Film Perjuangan Dakwah Rasul SAW. (Disertai penjelasan Perjuangan Rasul Saw. dan Metodenya Dalam Menegakkan Islam) (durasi 63 menit)
2. Film Fakta Sebenarnya Tragedi WTC (9/11) (58 menit)
3. Film Rintihan Umat Islam – Nestapa Umat Islam Zaman Ini dan Perjuangan Umat (43 menit)
4. Film Perjuangan Menyelamatkan Umat – Menyelamatkan Umat Zaman Ini (79 menit)
5. Film Kejayaan Peradaban Islam Era Khilafah 632-1453M (60 menit)
6. Film Kejayaan Peradaban Islam Era Khilafah – Menguasai Tiga Benua 1453-1924M (64 menit)
7. Video Mencari Dalang Teror (100 menit)
8. Film Noda Berdarah Komunisme (54 menit)
9. Film Di Balik Asap Perang Dunia (50 menit)
10. Film Sejarah Adanya Ideologi Liberal (62 menit)
11. Film Sejarah Islam Di Nusantara 1 644-1652M (57 menit)
12. Film Sejarah Islam Di Nusantara 2 1652-2006M (58 menit)
13. Film The Message – Ar-Risalah – Subtitle / Teks bahasa indonesia (178 menit)
14. Video Indahnya Keluarga Bersyariah (50 menit)
15. Film Mencerdaskan Akal Sesuai al-Quran (52 menit)
16. SMPlayer Portable – Video Files Player (15MB)
17. BONUS : Film Seri UMAR bin Khattab (Omar Ibn Khattab) lengkap 30 episode – subtitle / teks bahasa indonesia – keping DVD file format MP4 (22 jam 43 menit)
18. BONUS : Video Penaklukan Konstantinopel (17 menit)
19. BONUS : Film Dokumenter Suriah (43 menit)
20. BONUS : Film Mengenal Allah Melalui Ciptaan-Nya (36 menit)
Total 19 film / video Files 10.1GB (untuk ditonton memakai komputer)
Tak perlu repot download
Harga : Rp75.000 (bebas ongkos kirim)
Pengiriman ke seluruh Indonesia (melalui Pos indonesia) kirim SMS ke 0852.1451.0995
Kirim SMS ke: 0852.1451.0995