Kamis, 04 Agustus 2011

Perjuangan Saat Puasa - Perjuangan Bulan Puasa

 Perjuangan Saat Puasa - Perjuangan Bulan Puasa


Kondisi umat saat ini masih saja dilingkupi dengan berbagai problematika dan permasalahan kehidupan. Peristiwa meletusnya Gunung Merapi, harga-harga sembako yang mulai meranjak naik, pendidikan yang mahal dan sudah terjangkau bagi masyarakat kecil sedangkan potensi beasiswa yang ada tak sesuai dengan harapan, lowongan kerja yang terbatas dan berbagai masalah yang begitu mennyekik kehidupan.

Selain itu kepemimpinan dan sistem yang bukan dari Islam telah melahirkan pemimpin-pemimpin korup, pejabat yang tidak amanah, suap dari tingkat kecil hingga tinggi hingga kisruh politik yang tidak berkesudahan. Selain itu juga masalah moral juga menumpuk, dari tingkat perkosaan yang naik, seks bebas yang merajalela, kasus narkoba sampai permasalahan pornografi dan pornoaksi yang demikian mudah ditemui.

Inilah kenapa, di sebutkan bahwa di bulan puasa ini kita tetap harus berjuang untuk mengembalikan kehidupan ini dengan Islam. Kita sudah jengah dengan masalah kehidupan yang ada. Solusi-solusi yang ada tak mampu menuntaskan yang ada justru membuat masalah baru yang semakin membuat rumit permasalahan kehidupan.

Puasa Bulan Perjuangan
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" (QS. Al Baqarah: 183)

Harus difahami, bahwa untuk mencapai ketaqwaan maka puasa menjadi salah satu syaratnya. Hakikat orang-orang bertakwa adalah ia bersungguh-sungguh mengamalkan apa pun yang dapat menghantarkan ia ke surga dan menjauhi apapun yang mendekatkannya ke neraka. Dalam proses ini, aktivitas amar ma'ruf dan nahi mungkar adalah salah satu jalan penting untuk mengejawantahkan nilai-nilai ketaqwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas dakwah saat ini, hendaklah tidak saja berproses pada perbaikan individu tetapi kehidupan secara meluas. Semenjak kekuasaan Khilafah Utsmani berakhir tahun 1924 M maka tidak ada perangkat kekuasaan yang menjadikan kehidupan diatur dengan Islam. Dengan kehidupan Islam, tentu Ramadhan yang kita jalani terasa sempurna. Khilafah menerapkan syariah mengatur aktivitas masyarakat sesuai Alquran dan Hadits. Permasalahannya, kekuasaan ini perlu diperjuangkan.

Menurut Syaikh Mahmud bin Abdul Lathif Uwaidhah di dalam Al Jamil li Ahkom Ash Shiyam menyatakan bahwa "shaum adalah junnah (perisai), yaitu penjagaan dan pelindung dari neraka. Puasa itu pembungkam syahwat bagi orang yang belum mampu menikah, menjadi penebus dosa-dosa dalam fitnah dan menjadi pemberi syafaat pada saat hari kiamat. Demikian pula dengan Khilafah. Ia ibarat junnah bagi umat Islam, karena menjaga ummat dari fitnah dan kehinaan, menjadi pelindung bagi umat dari serangan dan penjajahan bangsa-bangsa lainnya.

Oleh karena itu, selayaknya kita menjadikan Ramadhan 1432 H ini menjadi shaum terakhir tanpa khilafah. Karena sungguh, puasa akan menjadi lebih terasa jika kehidupan kita telah diatur dengan Islam di bawah panutan syariah dan khilafah. Wallahu’alam
 Perjuangan Saat Puasa - Perjuangan Bulan Puasa
 

Mencetak Generasi Tangguh

...dan pada saat mencapai sekitar 18 tahun perkembangan telah mencapai 100%.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa informasi awal yang diterima anak akan cenderung permanen dan menentukan perilaku anak pada masa berikutnya. Oleh karenanya anak perlu rangsangan psikososial dan pendidikan. Bagi anak, pendidikan yang tepat pada usia dini akan menjadi...

Khilafah: Solusi, Bukan Ancaman

...dimengerti bahwa perjuangan untuk menegakkan kembali Khilafah Islam adalah upaya untuk memperbaiki keadaan manusia yang serba terpuruk akibat penerapan sistem Kapitalisme-sekular. Khilafah Islam bukanlah ancaman bagi manusia, tetapi solusi atas problematika manusia di seluruh dunia. Potret Negara Khilafah Khilafah Islam adalah sistem pemerinta...

Tabligh Akbar “Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafa” Pleihari Kalsel

...dalam orasinya saat Tabligh Akbar yang dilaksanakan ahad 22 Mei 2011 di Masjid Al Manar, masjid terbesar nomor dua di Kota Pelaihari ini. Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Tanah Laut menyerukan agar kaum muslimin menjaga ukhuwah Islamiyyah dimanapun ia berada. Sementara itu Drs. Sukamta, M.AP selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah menekankan penti...

Perubahan Revolusioner Perspektif Islam

...saat telah membangkitkan kembali optimisme umat akan adanya perubahan menuju keadaan yang lebih baik. Gelombang perubahan tersebut juga mampu mengembalikan kegembiraan yang telah lama dirampas oleh penguasa-penguasa lalim dan fasik. Namun, di tengah rasa optimis dan kegembiraan itu, mereka melupakan perkara penting yang justru di kemudian hari a...

Monsterisasi “Teror NII” Kuatkan Islamophobia

...phobia dengan perjuangan syariat di negeri ini. Maka perlu kiranya umat membangun kesadaran politik dan pemahaman seputar isu NII ini. NII KW IX Banyak Penyimpangan Menurut banyak pihak termasuk mantan-mantan anggota dan pejabatnya, saat ini NII KW IX dipimpin oleh Abu Toto alias Abdul Salam alias Abu Marik alias Abu Marif alias Nur Alamsyah ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda