Unduh BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam

Minggu, 10 Mei 2009

Berhukum Kepada Thaghut Hukum Kafir


Berhukum Kepada Thaghut Hukum Kafir


Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Mari kita tanyakan pertanyaan-pertanyaan satu per satu dengan pelan.

It will do us good, asking questions from time to time, you know.

It's an honest question.

Apakah tidak perlu menasehati?

Apakah ayat-ayat Allah SWT tidak perlu disampaikan?

Apakah ayat-ayat Allah SWT pantas diabaikan?

Apakah orang-orang yang menyeru untuk ridho berhukum kepada thoghut, menggunakan hukum kafir bukan orang yang menentang Allah dan RasulNya secara terang-terangan?

Apakah orang-orang yang ridho berhukum kepada thoghut, menggunakan hukum kafir bukan orang yang mengikuti hawa nafsunya belaka?

Apakah tidak perlu menyampaikan ayat-ayat mengenai orang dzolim, orang fasik, orang kafir, orang munafik?

Apakah tidak sebaiknya takut pada Yang Maha Kuasa?

Apa bedanya, menulis kebenaran di blog, di stiker, di kaos, di buku, di pamflet, di selebaran, di surat kabar, di kertas, di kertas suara, di mading?

Apakah yang benar manusia lebih ditakuti?

Apakah ayat-ayat yang jelas merupakan sesuatu yang harus dihindari?

Apakah tidak sebaiknya setuju dengan Yang Maha Kuasa dan RasulNya?

Apanya yang salah, ketika ayat-ayat yang jelas disampaikan dan diberi sedikit tambahan penjelasan mengenai sesuatu?

Apakah orang-orang yang berhukum kepada thoghut, menggunakan hukum kafir adalah orang yang benar?

Apakah orang-orang yang berhukum kepada thoghut, menggunakan hukum kafir adalah orang yang benar-benar takut kepada Allah SWT dan hari yang sangat menyedihkan?

Apakah orang-orang yang berhukum kepada thoghut, menggunakan sistem hukum pemerintahan kafir adalah orang yang beriman pada ayat-ayat Allah SWT?

Apanya yang salah menyampaikan kebenaran yang jelas-jelas terbukti benar?

Apakah yang jumlahnya besar itu selalu berarti benar?

Apanya yang salah mengikuti nasihat yang jelas berakibat baik bagi yang mengikuti?

Apanya yang salah dengan mengajak menilai diri sendiri?

Apakah kezaliman sebaiknya dibiarkan?

Apanya yang salah menyampaikan kebenaran, peringatan, nasihat, ancaman dangan tegas di manapun kapan saja dengan disertai bukti-bukti karena konsekuensi keimanan dan ketakwaan?


Perkara ideologi, keimanan, akidah Islam adalah sangat penting sekali


Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki........ [QS Al Maa'idah 50]

_____________________________________________________

Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka ....... [QS At Taubah 64]

_____________________________________________________

....... Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu...... [QS An Nisaa' 60]

_____________________________________________________

...... tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak .....[QS Al Kahfi 56]

_____________________________________________________

..... Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ? [QS An Nisaa' 122]

_____________________________________________________

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, [QS Al Ahzab 70]

_____________________________________________________

Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). [QS Al Israa' 53]

_____________________________________________________

..... Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka. [QS Muhammad 21]

_____________________________________________________

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.....

[845] Hikmah: ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang bathil. [QS An Nahl 125]

_____________________________________________________

..... Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? ..... [QS Al An'aam 157]

_____________________________________________________

Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya. [QS Al Jin 24]

_____________________________________________________

Katakanlah: "Bagaimana pendapatmu jika (Al Quran) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. ..... [QS Fushshilat 52]

_____________________________________________________

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" [QS Fushshilat 33]

_____________________________________________________

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? ..... [QS Az Zumar 32]

_____________________________________________________

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya? ..... [QS As Sajdah 22]

_____________________________________________________

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? ..... [QS Al 'Ankabuut 68]

_____________________________________________________

Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [QS Al Qashash 50]

_____________________________________________________

Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi dari Allah..... [QS Huud 17]

_____________________________________________________

..... Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). ..... [QS Al Baqarah 157]

_____________________________________________________

..... Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, ..... [QS Al Baqarah 235]

_____________________________________________________

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling). [QS Yaasiin 45]

_____________________________________________________

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. [QS Al Hijr 94]

_____________________________________________________

..... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. [QS Al Maa'idah 47]

..... Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. [QS Al Maa'idah 44]

..... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. [QS Al Maa'idah 45]


Alhamdulillah

Link Tambah Dosis Demokrasi

Apa yang harus dilakukan?

Selasa, 28 April 2009

Masuk Surga Atau Tidak



Orang-orang yang ketika matinya beranggapan dan meyakini bahwa Islam dan syariatnya adalah salah satu atau lebih dari pernyataan-pernyataan berikut ini masuk surga atau tidak?

  • Sudah kuno

  • Tidak sesuai dengan zaman modern

  • Kalah baik dari kapitalisme

  • Ketinggalan jaman

  • Kalah dari liberalisme, pluralisme, sekularisme

  • Menyebabkan keterbelakangan

  • Kalah dari paham kebebasan

  • Tidak relevan lagi

  • Merugikan manusia

  • kalah dengan demokrasi

  • Merugikan perempuan

  • Primitif

  • Harus diubah supaya sesuai perkembangan zaman

  • Kalah dari kesetaraan gender

  • Tidak berguna

  • Kejam dan sadis

  • Menghambat kemajuan

  • Hanya menimbulkan permusuhan

  • Berbahaya bagi manusia

  • Tidak ada gunanya

  • Tidak penting

Orang-orang yang ketika matinya beranggapan dan meyakini bahwa Islam dan syariatnya adalah salah satu atau lebih dari pernyataan-pernyataan di atas masuk surga atau tidak?


Perkara ideologi, keimanan, akidah Islam adalah sangat penting sekali


Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? [Qur'an Surat (5) Al Maa'idah : 50]


Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman. [Qur'an Surat (83) Al Muthaffifin : 29]


Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya)." Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. [Qur'an Surat (9) At Taubah : 64]


Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. [Qur'an Surat (4) An Nisaa' : 60]


Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. [Qur'an Surat (18) Al Kahfi : 106]


Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan. [Qur'an Surat (45) Al Jaatsiyah : 9]


Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "Kami telah beriman." Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok." [Qur'an Surat (2) Al Baqarah : 14]


Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. [Qur'an Surat (2) Al Baqarah : 15]


Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka. [Qur'an Surat (6) Al An'aam : 10]


Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" [Qur'an Surat (9) At Taubah : 65]


Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. [Qur'an Surat (18) Al Kahfi : 56]


Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. [Qur'an Surat (31) Luqman : 6]


Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. [Qur'an Surat (45) Al Jaatsiyah : 35]


Alhamdulillah

link sombong sudah kuno

Kamis, 23 April 2009

Tambah Dosis Demokrasi Haram

Tambah Dosis Demokrasi Haram


Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya[419]. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
[419]Pengikut pengikut Injil itu diharuskan memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalam Injil itu, sampai pada masa diturunkan Al Quran. [QS (5) Al Maa'idah : 47]

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. [QS (5) Al Maa'idah : 44]

Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. [QS (5) Al Maa'idah : 45]

memutuskan perkara = berhukum = mengambil hukum

Haram menegakkan demokrasi, menyerukan demokrasi, melakukan demokrasi. Orang-orang yang melakukan demikian disebut fasik, zalim, dan jika meyakini bolehnya menerapkan hukum yang menyalahi Islam maka dia disebut kafir. Demokrasi bukanlah hal remeh-temeh. Tidak juga hanya berdosa secara pribadi saja. Demokrasi adalah sesuatu yang mengerikan. Yang Maha Kuasa menentukan syariat Islam, menentukan khilafah bagi umat Islam yang merupakan bagian dari syariat. Tiba-tiba demokrasi dikumandangkan sedemikian rupa. Perilaku demikian sama saja memberontak kepada Yang Maha Kuasa dan Rasul-Nya secara berjamaah. Sungguh sangat mengerikan, bisa-bisa diazab.

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. [QS (33) Al Ahzab : 36]

Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. [QS (9) At Taubah : 24]

Ketika ayat pengharaman minuman keras turun, hukum itu berlaku saat itu juga / immediately / at once / instantly / right away. Tidak diperbolehkan jika diusahakan secara berangsur-angsur sedikit demi sedikit seperti misalnya biasanya sehari minum miras satu botol, lalu hari berikutnya diusahakan minum setengah botol saja, dan seterusnya.
Bisakah memperjuangkan syariat Islam melalui demokrasi? Demokrasi itu sendiri haram menurut syariat Islam. 
Selama pemilu legislatif (manusia-manusia pembuat hukum) dan menghadapi pemilu pasangan presiden dan wapres, partai-partai Islam berusaha meraih suara masyarakat yang banyak dalam rangka kepentingan umat dan meskipun sejak awal tidak berusaha mendirikan negara Islam, katanya berusaha memperjuangkan syariat melalui demokrasi.

Ini artinya diperlukan dosis demokrasi yang lebih besar lagi untuk menjadi pemenang pemilu. Misalkan tadinya posisi partai Islam menduduki peringkat 6, kemudian ditambah dosis demokrasi sehingga mencapai peringkat 3, kemudian ditambah satu botol lagi demokrasi hingga bisa mencapai peringkat 1. Penambahan dosis "barang" haram terus-menerus bisa-bisa ketika mencapai peringkat 1 jadi OD (over dosis), bisa-bisa resmi jadi sesat.
Meskipun sama-sama tidak boleh, tapi ini lebih parah daripada kasus pengurangan dosis miras.
Tampaknya memperjuangkan agama Islam dan syariatnya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dewasa. Umumnya anak-anak kecil tidak berani naik roller coaster beneran / yang benar.

kunci jawaban : tidak bisa memperjuangkan syariat Islam melalui demokrasi. Menggunakan demokrasi adalah seperti : jualan daging babi untuk bisa naik haji.
It just won't work!

Alhamdulillah.

Minggu, 19 April 2009

Manusia Saling Membunuh


ISLAM ADALAH AGAMA REALISTIS

Sedari dahulu bangsa-bangsa di muka bumi ini saling bunuh dengan berbagai alasan. Masyarakat barat yang merasa memiliki aturan HAM, merasa menjunjung tinggi HAM sama sekali idenya itu tidak terealisir. Pemerintah barat dengan bala tentaranya selalu saja membunuh, menjajah, memperbudak manusia lain atau di antara mereka sendiri.

Sedari zaman dahulu kala, bangsa-bangsa di dunia membunuh manusia. Khususnya bangsa-bangsa barat menjadi bangsa-bangsa penjajah yang terkenal hingga sekarang terus menjajah. Di dalam satu negeri juga sering terjadi perang juga pembunuhan dengan berbagai motif dan latar belakang.

Ada agama Islam atau tidak di muka bumi, manusia sudah saling bunuh. Islam membolehkan bahkan mengharuskan membunuh manusia dengan alasan yang benar dan dalam kondisi yang memenuhi persyaratan. Orang-orang barat yang naif merasa bahwa agama Islam kejam dengan berbagai alasan. Mereka menganggap kejam hukuman potong tangan bagi pencuri, rajam bagi suami / istri yang berzina, hukum bunuh bagi yang murtad, dll. Padahal mereka sendiri membunuhi manusia tanpa alasan dengan kejam di berbagai tempat di muka bumi. Demi ideologi setan imperialisme kapitalisme mereka. Bangsa-bangsa di afrika, bangsa arab telah merasakan sedikit maupun banyak penyiksaan, perbudakan, pembunuhan ugal-ugalan manusia di muka bumi.

Islam membolehkan bahkan mengharuskan umat Islam sebagai satu negara Islam / daulah Islam melakukan jihad ofensif dengan terpenuhinya kondisi-kondisi yang menjadi syarat. Melakukan penyerangan tanpa harus diserang terlebih dahulu. Melakukan penaklukan daerah lain. Membunuh tentara musuh dalam perang yang diinisiasi oleh Islam untuk kepentingan dakwah Islam. Islam adalah agama yang benar. Agama yang ditentukan oleh Yang Maha Kuasa untuk manusia di bumi. Segala perintah dan larangan Sang Pencipta adalah untuk kejayaan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Manusia-manusia yang kejam adalah manusia-manusia penjajah yang membunuh seenaknya. Israel yang memang berniat membunuh semua umat Islam di palestina. Baik tentara, sipil, dewasa, lansia, anak-anak, wanita semuanya menjadi sasaran. Demikian juga umat Islam di myanmar, thailand, india, uzbekistan, chechnya, dan lain-lain mengalami pembunuhan, penyiksaan, pembantaian yang oleh media kafir disebut pembantaian etnis.

Orang-orang yang menyatakan bahwa manusia tidak boleh membunuh manusia lain adalah tidak mengenal penduduk bumi. Mereka yang berpendapat demikian bisa saja hidup berlemah lembut kepada semua mahluk, tidak melawan siapapun, tidak menentang siapapun tetapi cepat atau lambat mereka bakal diperbudak, dianiaya, diusir, atau dibantai oleh tentara penjajah entah mungkin amerika, atau inggris, atau perancis, atau rusia, atau pemerintah opresif di negaranya sendiri.

Manusia menjadi berharga adalah karena terdapat potensi untuk menjadi muslim, atau juga karena dia seorang muslim, atau juga karena dia tunduk pada pemerintahan Islam. Mereka yang menghalangi dakwah dan jelas melawan Islam seperti militer bangsa kafir yang diperangi Rasulullah SAW harus dibunuh dengan baik. Mereka yang tidak mau tunduk pada pemerintahan Islam juga harus diperangi kecuali anak-anak, wanita, dan orang-orang lemah.

Jika Islam tidak membunuh orang-orang dengan haq, merekalah yang akan membunuh umat Islam. Terdapat banyak sekali fakta telah berlangsungnya pembantaian umat Islam. Silakan cari contoh sendiri peristiwa-peristiwa demikian. Islam adalah agama realistis. Islam adalah way of life yang haq bagi manusia. Islam bukan way of life khayalan. Islam adalah agama pemenang. Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Islam bukanlah way of life yang cocoknya untuk malaikat. Tetapi Islam adalah agama untuk manusia hidup di bumi dari Yang Maha Kuasa yang paling mengerti mengenai manusia sebagai mahluk ciptaan-Nya. Syariat Islam adalah solusi wajib bagi hidup manusia.


Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." [QS (2) Al Baqarah : 30]

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. [QS (2) Al Baqarah : 216]

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. [QS (9) At Taubah : 13]

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. [QS (47) Muhammad : 35]

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu." Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. [QS (40) Al Mu'min : 28]

Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah." Nabi mereka menjawab: "Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang." Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari anak-anak kami?"[155]. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
[155] Maksudnya: mereka diusir dan anak-anak mereka ditawan. [QS (2) Al Baqarah : 246]

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. [QS (60) Al Mumtahanah : 9]

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." [QS (3) Ali 'Imran : 195]


(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah." Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, [QS (22) Al Hajj : 40]

(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah[1466] yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan RasulNya. Mereka itulah orang-orang yang benar.
[1466] Maksudnya: kerabat Nabi, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil yang kesemuanya orang fakir dan berhijrah. [QS (59) Al Hasyr : 8]

Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka. [QS (4) An Nisaa : 91]

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. [QS (9) At Taubah : 5]

Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi Kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka." Dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka). [QS (40) Al Mu'min : 25]

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. [QS (2) Al Baqarah : 193]

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
[638] Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka. [QS (9) At Taubah : 29]

Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. [QS (9) At Taubah : 123]

Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. [QS (66) At Tahrim : 9]
Alhamdulillah.

Jumat, 10 April 2009

Indomaret Minuman Keras Haram

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” [TQS. Al-hajj 41]

HOMEWORK ASSIGNMENT
[pekerjaan rumah – PR] ENAM

Kerjakan satu-satunya:
  • Kirim E-mail berikut:
    Subject: Indomaret, Minuman keras haram!
    Isi:
    Mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya." Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,” [QS Al Baqarah 219] 
    [136] Segala minuman yang memabukkan.

    Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS Al Ahzab 36]

    Dengan niat meraih Surga Firdaus.

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam