Minggu, 05 Juli 2009

Negara Kafir Republik Indonesia


Negara Kafir Republik Indonesia



Bismillahirrohmanirrohim


1. Yang mana yang benar? Hukum buatan manusia atau hukum Allah SWT?

2. Umat Islam harus mengangkat khalifah (pemimpin yang menerapkan syariat Islam secara keseluruhan) atau mengangkat wakil rakyat dan presiden?

3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan?

4. Yang mana ideologi yang benar bagi manusia beriman bertakwa? Ideologi pancasila atau ideologi Islam?

5. Apakah riba itu halal? Bolehkah menghalalkan yang haram?

6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat?

7. Bolehkah orang beriman tidak pro-syariat? Bolehkah orang beriman anti-syariat?

8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik?

9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja?

10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat?

11. Apakah orang Islam hanya mengucapkan syahadat saja dan tidak perlu bekerja mengikuti dan menyuruh yang ma'ruf dan menjauhi dan mencegah yang munkar?

12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia?

13. Bolehkah manusia beriman mengikuti pemimpin yang mengikuti hawa nafsu dan menjerumuskan?

14. Apakah syariat Islam tidak perlu diterapkan?

15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya?

16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam?

17. Apakah orang-orang yang menyukai sistem pemerintahan dan hukum buatan manusia termasuk orang-orang yang berserah diri?

18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir?

19. Apakah benar atau salah sesuatu itu ditentukan oleh suara terbanyak?

20. Bolehkah umat Islam menentukan hukum berdasarkan suara terbanyak dan mengabaikan hukum Islam?

21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia?

22. Yang mana yang harus dijunjung? Aturan-aturan yang bertentangan dengan syariat Islam atau syariat Islam?

23. Yang mana yang benar untuk dilakukan? Membuat Islam dan syariatnya berkuasa atau membuat hawa nafsu orang-orang berkuasa?

24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya?

25. Apakah Allah SWT dan Rasulullah Saw. membebaskan manusia beriman dari aturan dan hukum Islam?

26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak?

27. Apakah agama Islam – satu-satunya agama yang diridhoi Allah – jalan hidup yang telah sempurna bagi manusia kalah dengan materialisme, konsumerisme, kristianisme, judaisme, atheisme, budhisme, hinduisme, kolonialisme, kapitalisme, sosialisme, demokrasi, imperialisme, liberalisme, sekulerisme, pluralisme, feminisme, nasionalisme, tribalisme, dan isme-isme yang lain sesat buatan manusia menuruti hawa nafsu?


_____________________________________________________

Dan mereka berkata;:"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). [QS Al Ahzab 67]

_____________________________________________________

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa." [QS Saba' 32]

_____________________________________________________

Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya." [QS Saba' 34]

_____________________________________________________

.... Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. .... [QS Faathir 28]

_____________________________________________________

Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. [QS Az Zumar 11]

Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri." [QS Az Zumar 12]

Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku." [QS Az Zumar 13]

Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku." [QS Az Zumar 14]

_____________________________________________________

yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya[1311]. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. [QS Az Zumar 18]

[1311] Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran-ajaran Al Quran dan ajaran-ajaran yang lain, tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran Al Quran karena ia adalah yang paling baik.

_____________________________________________________

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya, [QS Az Zumar 55]

_____________________________________________________

supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah ), [QS Az Zumar 56]

_____________________________________________________

Hai kaumku, bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka? [QS Al Mu'min 41]

_____________________________________________________

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?" [QS Al Mu'min 47]

_____________________________________________________

Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), [QS Al Mu'min 51]

_____________________________________________________

.... dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. [QS Al Mu'min 66]

_____________________________________________________

.... maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil. [QS Al Mu'min 78]

_____________________________________________________

Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka[1329] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu. [QS Al Mu'min 83]

[1329] mereka merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh rasul-rasul mereka.

_____________________________________________________

Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu). [QS Asy Syuura 47]

_____________________________________________________

Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. [QS Az Zukhruf 36]

_____________________________________________________

Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. [QS Az Zukhruf 43]

_____________________________________________________

Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. [QS Az Zukhruf 62]

_____________________________________________________

(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. [QS Az Zukhruf 69]

_____________________________________________________

Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu. [QS Az Zukhruf 78]

Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami menetapkan pula. [QS Az Zukhruf 79]

Apakah mereka mengira, bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka. [QS Az Zukhruf 80]

_____________________________________________________

dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka beri khabar gembiralah dia dengan azab yang pedih. [QS Al Jaatsiyah 8]

Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan. [QS Al Jaatsiyah 9]

_____________________________________________________

Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. [QS Al Jaatsiyah 18]

_____________________________________________________

Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. [QS Al Jaatsiyah 35]

_____________________________________________________

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? [QS Muhammad 14]

_____________________________________________________

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. [QS Muhammad 31]

_____________________________________________________

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu. [QS Muhammad 33]

_____________________________________________________

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. [QS Muhammad 35]

_____________________________________________________

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud[1406]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. [QS Al Fath 29]

[1406] Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.

_____________________________________________________

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya[1407] dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS Al Hujuraat 1]

[1407] Maksudnya orang-orang mukmin tidak boleh menetapkan sesuatu hukum, sebelum ada ketetapan dari Allah dan RasulNya.

_____________________________________________________

Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya) [QS Qaaf 32]

_____________________________________________________


Semoga Yang Maha Kuasa melindungi agama kami. Aamiin.

Go Belajar

republika edisi ahad 7 Juni 2009

Negara Kafir Republik Indonesia 3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan? 6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat? 8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik? Negara Kafir Republik Indonesia 9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja? Negara Kafir Republik Indonesia 10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat? 12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia? 15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya? 16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam? 18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir? 21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia? 24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya? Negara Kafir Republik Indonesia 26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak? Negara Kafir Republik Indonesia 3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan? 6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat? 8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik? Negara Kafir Republik Indonesia 9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja? Negara Kafir Republik Indonesia 10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat? 12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia? 15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya? 16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam? 18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir? 21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia? 24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya? Negara Kafir Republik Indonesia 26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak? Negara Kafir Republik Indonesia 3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan? 6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat? 8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik? Negara Kafir Republik Indonesia 9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja? Negara Kafir Republik Indonesia 10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat? 12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia? 15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya? 16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam? 18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir? 21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia? 24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya? Negara Kafir Republik Indonesia 26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak? Negara Kafir Republik Indonesia 3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan? 6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat? 8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik? Negara Kafir Republik Indonesia 9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja? Negara Kafir Republik Indonesia 10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat? 12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia? 15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya? 16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam? 18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir? 21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia? 24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya? Negara Kafir Republik Indonesia 26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak? Negara Kafir Republik Indonesia 3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan? 6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat? 8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik? Negara Kafir Republik Indonesia 9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja? Negara Kafir Republik Indonesia 10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat? 12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia? 15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya? 16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam? 18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir? 21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia? 24. Yang mana yang orang beriman lakkan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya? Negara Kafir Republik Indonesia 26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda