Unduh BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam

Selasa, 28 April 2009

Masuk Surga Atau Tidak



Orang-orang yang ketika matinya beranggapan dan meyakini bahwa Islam dan syariatnya adalah salah satu atau lebih dari pernyataan-pernyataan berikut ini masuk surga atau tidak?

  • Sudah kuno

  • Tidak sesuai dengan zaman modern

  • Kalah baik dari kapitalisme

  • Ketinggalan jaman

  • Kalah dari liberalisme, pluralisme, sekularisme

  • Menyebabkan keterbelakangan

  • Kalah dari paham kebebasan

  • Tidak relevan lagi

  • Merugikan manusia

  • kalah dengan demokrasi

  • Merugikan perempuan

  • Primitif

  • Harus diubah supaya sesuai perkembangan zaman

  • Kalah dari kesetaraan gender

  • Tidak berguna

  • Kejam dan sadis

  • Menghambat kemajuan

  • Hanya menimbulkan permusuhan

  • Berbahaya bagi manusia

  • Tidak ada gunanya

  • Tidak penting

Orang-orang yang ketika matinya beranggapan dan meyakini bahwa Islam dan syariatnya adalah salah satu atau lebih dari pernyataan-pernyataan di atas masuk surga atau tidak?


Perkara ideologi, keimanan, akidah Islam adalah sangat penting sekali


Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? [Qur'an Surat (5) Al Maa'idah : 50]


Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman. [Qur'an Surat (83) Al Muthaffifin : 29]


Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya)." Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. [Qur'an Surat (9) At Taubah : 64]


Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. [Qur'an Surat (4) An Nisaa' : 60]


Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. [Qur'an Surat (18) Al Kahfi : 106]


Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan. [Qur'an Surat (45) Al Jaatsiyah : 9]


Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "Kami telah beriman." Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok." [Qur'an Surat (2) Al Baqarah : 14]


Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. [Qur'an Surat (2) Al Baqarah : 15]


Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka. [Qur'an Surat (6) Al An'aam : 10]


Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" [Qur'an Surat (9) At Taubah : 65]


Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. [Qur'an Surat (18) Al Kahfi : 56]


Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. [Qur'an Surat (31) Luqman : 6]


Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. [Qur'an Surat (45) Al Jaatsiyah : 35]


Alhamdulillah

link sombong sudah kuno

Kamis, 23 April 2009

Tambah Dosis Demokrasi Haram

Tambah Dosis Demokrasi Haram


Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya[419]. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
[419]Pengikut pengikut Injil itu diharuskan memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalam Injil itu, sampai pada masa diturunkan Al Quran. [QS (5) Al Maa'idah : 47]

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. [QS (5) Al Maa'idah : 44]

Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. [QS (5) Al Maa'idah : 45]

memutuskan perkara = berhukum = mengambil hukum

Haram menegakkan demokrasi, menyerukan demokrasi, melakukan demokrasi. Orang-orang yang melakukan demikian disebut fasik, zalim, dan jika meyakini bolehnya menerapkan hukum yang menyalahi Islam maka dia disebut kafir. Demokrasi bukanlah hal remeh-temeh. Tidak juga hanya berdosa secara pribadi saja. Demokrasi adalah sesuatu yang mengerikan. Yang Maha Kuasa menentukan syariat Islam, menentukan khilafah bagi umat Islam yang merupakan bagian dari syariat. Tiba-tiba demokrasi dikumandangkan sedemikian rupa. Perilaku demikian sama saja memberontak kepada Yang Maha Kuasa dan Rasul-Nya secara berjamaah. Sungguh sangat mengerikan, bisa-bisa diazab.

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. [QS (33) Al Ahzab : 36]

Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. [QS (9) At Taubah : 24]

Ketika ayat pengharaman minuman keras turun, hukum itu berlaku saat itu juga / immediately / at once / instantly / right away. Tidak diperbolehkan jika diusahakan secara berangsur-angsur sedikit demi sedikit seperti misalnya biasanya sehari minum miras satu botol, lalu hari berikutnya diusahakan minum setengah botol saja, dan seterusnya.
Bisakah memperjuangkan syariat Islam melalui demokrasi? Demokrasi itu sendiri haram menurut syariat Islam. 
Selama pemilu legislatif (manusia-manusia pembuat hukum) dan menghadapi pemilu pasangan presiden dan wapres, partai-partai Islam berusaha meraih suara masyarakat yang banyak dalam rangka kepentingan umat dan meskipun sejak awal tidak berusaha mendirikan negara Islam, katanya berusaha memperjuangkan syariat melalui demokrasi.

Ini artinya diperlukan dosis demokrasi yang lebih besar lagi untuk menjadi pemenang pemilu. Misalkan tadinya posisi partai Islam menduduki peringkat 6, kemudian ditambah dosis demokrasi sehingga mencapai peringkat 3, kemudian ditambah satu botol lagi demokrasi hingga bisa mencapai peringkat 1. Penambahan dosis "barang" haram terus-menerus bisa-bisa ketika mencapai peringkat 1 jadi OD (over dosis), bisa-bisa resmi jadi sesat.
Meskipun sama-sama tidak boleh, tapi ini lebih parah daripada kasus pengurangan dosis miras.
Tampaknya memperjuangkan agama Islam dan syariatnya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dewasa. Umumnya anak-anak kecil tidak berani naik roller coaster beneran / yang benar.

kunci jawaban : tidak bisa memperjuangkan syariat Islam melalui demokrasi. Menggunakan demokrasi adalah seperti : jualan daging babi untuk bisa naik haji.
It just won't work!

Alhamdulillah.

Minggu, 19 April 2009

Manusia Saling Membunuh


ISLAM ADALAH AGAMA REALISTIS

Sedari dahulu bangsa-bangsa di muka bumi ini saling bunuh dengan berbagai alasan. Masyarakat barat yang merasa memiliki aturan HAM, merasa menjunjung tinggi HAM sama sekali idenya itu tidak terealisir. Pemerintah barat dengan bala tentaranya selalu saja membunuh, menjajah, memperbudak manusia lain atau di antara mereka sendiri.

Sedari zaman dahulu kala, bangsa-bangsa di dunia membunuh manusia. Khususnya bangsa-bangsa barat menjadi bangsa-bangsa penjajah yang terkenal hingga sekarang terus menjajah. Di dalam satu negeri juga sering terjadi perang juga pembunuhan dengan berbagai motif dan latar belakang.

Ada agama Islam atau tidak di muka bumi, manusia sudah saling bunuh. Islam membolehkan bahkan mengharuskan membunuh manusia dengan alasan yang benar dan dalam kondisi yang memenuhi persyaratan. Orang-orang barat yang naif merasa bahwa agama Islam kejam dengan berbagai alasan. Mereka menganggap kejam hukuman potong tangan bagi pencuri, rajam bagi suami / istri yang berzina, hukum bunuh bagi yang murtad, dll. Padahal mereka sendiri membunuhi manusia tanpa alasan dengan kejam di berbagai tempat di muka bumi. Demi ideologi setan imperialisme kapitalisme mereka. Bangsa-bangsa di afrika, bangsa arab telah merasakan sedikit maupun banyak penyiksaan, perbudakan, pembunuhan ugal-ugalan manusia di muka bumi.

Islam membolehkan bahkan mengharuskan umat Islam sebagai satu negara Islam / daulah Islam melakukan jihad ofensif dengan terpenuhinya kondisi-kondisi yang menjadi syarat. Melakukan penyerangan tanpa harus diserang terlebih dahulu. Melakukan penaklukan daerah lain. Membunuh tentara musuh dalam perang yang diinisiasi oleh Islam untuk kepentingan dakwah Islam. Islam adalah agama yang benar. Agama yang ditentukan oleh Yang Maha Kuasa untuk manusia di bumi. Segala perintah dan larangan Sang Pencipta adalah untuk kejayaan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Manusia-manusia yang kejam adalah manusia-manusia penjajah yang membunuh seenaknya. Israel yang memang berniat membunuh semua umat Islam di palestina. Baik tentara, sipil, dewasa, lansia, anak-anak, wanita semuanya menjadi sasaran. Demikian juga umat Islam di myanmar, thailand, india, uzbekistan, chechnya, dan lain-lain mengalami pembunuhan, penyiksaan, pembantaian yang oleh media kafir disebut pembantaian etnis.

Orang-orang yang menyatakan bahwa manusia tidak boleh membunuh manusia lain adalah tidak mengenal penduduk bumi. Mereka yang berpendapat demikian bisa saja hidup berlemah lembut kepada semua mahluk, tidak melawan siapapun, tidak menentang siapapun tetapi cepat atau lambat mereka bakal diperbudak, dianiaya, diusir, atau dibantai oleh tentara penjajah entah mungkin amerika, atau inggris, atau perancis, atau rusia, atau pemerintah opresif di negaranya sendiri.

Manusia menjadi berharga adalah karena terdapat potensi untuk menjadi muslim, atau juga karena dia seorang muslim, atau juga karena dia tunduk pada pemerintahan Islam. Mereka yang menghalangi dakwah dan jelas melawan Islam seperti militer bangsa kafir yang diperangi Rasulullah SAW harus dibunuh dengan baik. Mereka yang tidak mau tunduk pada pemerintahan Islam juga harus diperangi kecuali anak-anak, wanita, dan orang-orang lemah.

Jika Islam tidak membunuh orang-orang dengan haq, merekalah yang akan membunuh umat Islam. Terdapat banyak sekali fakta telah berlangsungnya pembantaian umat Islam. Silakan cari contoh sendiri peristiwa-peristiwa demikian. Islam adalah agama realistis. Islam adalah way of life yang haq bagi manusia. Islam bukan way of life khayalan. Islam adalah agama pemenang. Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Islam bukanlah way of life yang cocoknya untuk malaikat. Tetapi Islam adalah agama untuk manusia hidup di bumi dari Yang Maha Kuasa yang paling mengerti mengenai manusia sebagai mahluk ciptaan-Nya. Syariat Islam adalah solusi wajib bagi hidup manusia.


Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." [QS (2) Al Baqarah : 30]

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. [QS (2) Al Baqarah : 216]

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. [QS (9) At Taubah : 13]

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. [QS (47) Muhammad : 35]

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu." Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. [QS (40) Al Mu'min : 28]

Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah." Nabi mereka menjawab: "Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang." Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari anak-anak kami?"[155]. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
[155] Maksudnya: mereka diusir dan anak-anak mereka ditawan. [QS (2) Al Baqarah : 246]

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. [QS (60) Al Mumtahanah : 9]

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." [QS (3) Ali 'Imran : 195]


(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah." Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, [QS (22) Al Hajj : 40]

(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah[1466] yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan RasulNya. Mereka itulah orang-orang yang benar.
[1466] Maksudnya: kerabat Nabi, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil yang kesemuanya orang fakir dan berhijrah. [QS (59) Al Hasyr : 8]

Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka. [QS (4) An Nisaa : 91]

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. [QS (9) At Taubah : 5]

Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi Kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka." Dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka). [QS (40) Al Mu'min : 25]

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. [QS (2) Al Baqarah : 193]

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
[638] Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka. [QS (9) At Taubah : 29]

Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. [QS (9) At Taubah : 123]

Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. [QS (66) At Tahrim : 9]
Alhamdulillah.

Jumat, 10 April 2009

Indomaret Minuman Keras Haram

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” [TQS. Al-hajj 41]

HOMEWORK ASSIGNMENT
[pekerjaan rumah – PR] ENAM

Kerjakan satu-satunya:
  • Kirim E-mail berikut:
    Subject: Indomaret, Minuman keras haram!
    Isi:
    Mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya." Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,” [QS Al Baqarah 219] 
    [136] Segala minuman yang memabukkan.

    Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS Al Ahzab 36]

    Dengan niat meraih Surga Firdaus.

Jumat, 03 April 2009

Arti Pemilu 2009 bagi Umat Islam

Arti Pemilu 2009 bagi Umat Islam


Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Saat ini sebenarnya sungguh aneh jika umat Islam masih dapat berharap pada suatu sistem pemerintahan yang kafir sesat yang dinamakan demokrasi yang berasal dari orang-orang kafir. Sebenarnya kita dapat belajar dari negeri-negeri muslim yang lain jika mau.


Apa yang terjadi pada mereka selama menerapkan kekafiran kemunafikan demokrasi. Negeri-negeri itu mengalami apa yang juga dialami oleh indonesia. Apa yang dialami oleh suatu bangsa tidak lain adalah karena perbuatan tangannya sendiri. Kesengsaraan memang harus terjadi sedikit atau banyak. Tetapi kesengsaraan tidak akan ada artinya jika bukan dalam rangka menegakkan Islam sebagai satu-satunya agama dari sisi Allah SWT.


Generasi awal yang lahir setelah kemerdekaan negara kafir republik indonesia mengecap kenikmatan dunia yang belum pernah dinikmati bangsa ini sebelumnya. Sayang sekali kenikmatan yang hanya sedikit itu hampir seluruhnya adalah kenikmatan duniawi belaka. Hingga pada derajat: orang termasuk beruntung jika masih melaksanakan shalat wajib lima waktu.


Pada hari ini kita dapat mengetahui yang benar dan yang salah, Insya Allah. Pada hari ini kebusukan manusia menjadi semakin kentara. Di mana hal ini adalah suatu tren yang kita tidak ingin berada di dalamnya. Kita dapat mengambil pelajaran bahwa jika manusia dibiarkan tanpa syariat Islam, maka mereka semakin lama menjadi semakin seperti binatang, dari generasi ke generasi. Tidak peduli sehebat apapun berbagai materi yang dimiliki dan dimanfaatkan, bangsa amerika tetap saja busuk lebih rendah daripada binatang.


Sejak lama kalimat ini telah diucapkan : Kita selalu saja bisa belajar dari amerika, sebab mereka selalu saja melakukan kesalahan. Benar-benar masa depan yang menjijikkan jika kita mengikuti dan ingin mengalami apa yang sejak lama selalu menimpa bangsa barat. Jika sistem kita sama dengan mereka, jika kita sama sekuler seperti mereka, jika ideologi / akidah kita sama dengan mereka, dan menerapkan hukum kafir, jangan harap kita akan selamat dari api neraka meskipun banyak bersedekah. Sekuler = zalim, fasik, kafir.


Apa yang dihasilkan oleh demokrasi selama ini seharusnya cukup untuk membuat kita muak. Zaman ini adalah zaman di mana kita mengarah kepada arti dan tujuan hidup yang sebenarnya. Kesengsaraan model apapun telah dialami oleh kita umat Islam di seluruh dunia ini. Semakin membuka mata kita untuk dapat melihat apa dunia ini sebenarnya. Bertindak ke arah tujuan yang benar. Bahwa kehidupan ini nothing jika tidak membuat kita masuk surga.


Saudara-saudaraku kaum muslimin,

Masa sekarang ini seharusnya adalah masa umat Islam melakukan revolusi. Kita hidup di negara kafir. Sama dengan Rasul SAW dan pengikut beliau selama masih di mekkah sebelum hijrah sebelum berdirinya negara Islam. Sangat pantas jika kita mengikuti Rasulullah SAW menghadapi sistem kafir, menghadapi pemimpin-pemimpin kafir, menghadapi pemimpin-pemimpin yang menerapkan hukum kafir. Bukan masanya untuk bersantai menikmati kehidupan dunia, mengecap kenikmatan dunia sebanyak-banyaknya sebagaimana orang yang tetap tinggal di mekkah, diperintahkan untuk hijrah tetapi tidak mau padahal sanggup, dikarenakan menghindari perjuangan di jalan Allah dan mencintai orang-orang sesat dan mencintai perabotan rumah tangga. Saatnya umat Islam melakukan revolusi, meninggikan agama Allah dalam diri sendiri dan dalam umat muslim.



HOMEWORK ASSIGNMENT

[pekerjaan rumah – PR] LIMA



Kerjakan satu-satunya:

  • Di samping menuliskan : “Harus Tegakkan Syariat ISLAM” di kertas suara di bilik pemilu mendatang, tuliskan juga “Demokrasi HARAM” di bawahnya! Sebagai salah satu moment penolakan sistem kafir! Sebagai moment penghancuran berhala-berhala / thogut!

    Dengan niat meraih surga firdaus.



GO BELAJAR

Islam adalah agama pemenang




Rabu, 01 April 2009

Keberlangsungan – Daulah ISLAM

Keberlangsungan – Daulah ISLAM

KEBERLANGSUNGAN DAULAH ISLAM


Di dalam Daulah Islam telah terjadi sejumlah peristiwa internal pada berbagai periode yang berbeda. Kemunculan peristiwa-peristiwa tersebut bukan sebagai akibat dari faktor-faktor di luar Islam, melainkan muncul dari pemahaman Islam terhadap keadaan yang sedang berlangsung saat kejadiannya. Orang-orang yang memiliki pemahaman terhadap keadaan yang sedang berlangsung tersebut, bekerja menurut

pemahamannya untuk membuat pembenahan yang sesuai dengan pemahamannya itu sendiri. Mereka seluruhnya adalah mujtahid yang memahami jalan ke luar yang ditetapkan dengan metode yang berbeda dari metode yang ada. Masing-masing pemahaman tersebut merupakan pemahaman yang Islami dan ide yang Islami.


Karena itu, kita akan mendapati perbedaan tentang seseorang yang layak menjadi Khalifah, bukan berkenaan dengan Khilafah itu sendiri. Perbedaan tersebut juga berkenaan dengan siapa yang menjadi pejabat dalam pemerintahan, bukan tentang bentuk pemerintahan. Perbedaan tersebut terbatas dalam masalah-masalah cabang dan rincian-rincian, bukan berkenaan dengan pokok atau garis-garis besar. Tidak satu pun dari kalangan kaum Muslim yang menyalahi al-Quran dan as-Sunah.


Mereka hanya berbeda pendapat dalam memahami keduanya. Mereka tidak berbeda pendapat dalam hal pengangkatan seorang Khalifah, melainkan berbeda pendapat tentang siapa orangnya yang akan menjadi Khalifah. Mereka juga tidak berbeda

pendapat dalam kewajiban penerapan Islam secara menyeluruh dan mengembannya ke seluruh dunia.


Mereka semua berjalan di atas asas tersebut dalam melaksanakan hukum-hukum Allah dan mengajak manusia ke agama Allah. Memang benar, sebagian mereka buruk dalam penerapan sebagian hukum Islam karena berangkat dari pemahaman mereka yang buruk. Sebagian mereka juga buruk dalam penerapan Islam karena keburukan tujuan mereka. Akan tetapi, mereka semua menerapkan Islam, bukan yang lain. Mereka semua mengadakan hubungan dengan negara-negara, bangsa-bangsa, dan umat-umat lainnya berlandaskan Islam dan pengembanan dakwah Islam ke seluruh dunia.


Karena itu, perbedaan-perbedaan internal tersebut tidak pernah menghalangi aktivitas pembebasan dan penyebaran Islam. Daulah Islam terus melakukan pembebasan negeri-negeri demi penyebaran Islam sepanjang keberadaannya hingga abad kesebelas Hijriyah yang bertepatan dengan abad ketujuh belas Miladiyah.


Negara Khilafah membebaskan Persi, India, Kaukasus hingga batas teritorial Daulah Islam mencapai Cina dan Rusia, bahkan hingga ke seberang Laut Qazwin Timur. Daulah Islam membebaskan Syam bagian Utara, Mesir, Afrika Utara, dan Spanyol bagian Barat, sebagaimana juga membebaskan Anatolia, Balkan, Eropa Selatan dan Timur hingga menembus bagian Utara Laut Hitam yang meliputi wilayah Qarmus dan selatan Ukrania. Pasukan Daulah Islam bergerak terus hingga mencapai Aswar dan kota Wina di Austria. Juga tidak pernah berhenti melakukan pembebasan dan pengembanan dakwah kecuali ketika kelemahan menggerogotinya dan keburukan pemahaman Islam mulai tampak.


Kelemahan negara dalam pemahaman Islam telah mencapai batas yang amat kritis hingga mengantarkan kekacauan dalam penerapan Islam dan hingga menggunakan bagian dari sistem lain yang diyakininya tidak bertentangan dengan Islam, lalu menerapkannya.

…………………………………………………………………………..

An-Nabhani, Taqiyuddin

Daulah Islam/Taqiyuddin An-Nabhani; Penerjemah, Umar Faruq; Penyunting, Tim

HTI-Press. Jakarta: Hizbut Tahrir Indonesia, 2009

Judul Asli: Ad-Daulah Al-Islamiyah

Penerbit: Daar al-Ummah

Pengarang: Taqiyuddin An-Nabhani

Cetakan 7, Tahun 1423 H/2002 M

Download di sini

Perhitungan Amal. Amal

Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai, berpaling.” [QS. Al Anbiyaa' 1]



HOMEWORK ASSIGNMENT

[pekerjaan rumah – PR] DUA



Kerjakan dua-duanya:

  • Baca Mushaf Al Qur'an dan artinya minimal 4 halaman!

    Dengan niat meraih surga firdaus.

  • Tidak menonton televisi sehari penuh! Baca artikel ini!

Kehidupan Islam – Daulah ISLAM

Kehidupan Islam – Daulah ISLAM


KEHIDUPAN DI MADINAH


Islam memiliki metode kehidupan yang unik. Metode itu dihasilkan dari kumpulan pemahaman Islam tentang kehidupan. Metode tersebut tiada lain adalah peradaban (hadharah) Islam yang berbeda dengan peradaban dunia dan bertentangan dengan berbagai peradaban lainnya.


Metode Islam dalam kehidupan dibangun atas tiga prinsip. Pertama, asas yang mendasarinya adalah akidah Islam. Kedua, tolok ukur perbuatan dalam kehidupan adalah perintah-perintah dan larangan-larangan Allah. Dengan kata lain, gambaran kehidupan dalam pandangan Islam adalah halal dan haram. Ketiga, makna kebahagiaan dalam pandangan Islam adalah menggapai ridha Allah. Dengan kata lain, kebahagiaan adalah ketenangan yang abadi, yang tidak akan tercapai kecuali dengan menggapai ridha Allah. Inilah metode Islam dalam kehidupan. Ini adalah kehidupan yang dijalani kaum Muslim, di mana mereka berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraihnya serta berjalan dalam manhajnya.


Supaya kaum Muslim dapat mempertahankan kehidupan ini, maka mereka harus mempunyai negara yang akan menerapkan Islam dan melaksanakan hukum-hukumnya. Ketika kaum Muslim hijrah ke Madinah, mereka memulai hidupnya dalam pola kehidupan yang unik, yang berasaskan akidah Islam.


Ayat-ayat yang mulia mulai turun untuk menjelaskan hukum Allah dalam muamalah dan uqubat, juga tentang ibadah yang selama ini belum diturunkan. Zakat dan puasa diwajibkan pada tahun kedua Hijriyah termasuk disyari’atkannya adzan pada tahun yang sama. Sehingga seluruh penduduk Madinah setiap hari mendengar lima kali seruan untuk shalat yang dikumandangkan secara tartil dan bagus dengan suara serak basah nan indah yang disajikan oleh Bilal bin Rabbah seiring hembusan angin yang bertiup ke segala penjuru. Kaum muslimin selalu memenuhi seruan untuk menunaikan shalat tersebut. Belum genap 17 bulan Rasul tinggal di Madinah, maka terjadilah perubahan arah kiblat ke Ka’bah.


Turun pula ayat-ayat hukum secara berturut-turut mengenai ibadah, makanan, akhlak, muamalah dan uqubat. Maka turunlah ayat-ayat yang mengharamkan khamar dan daging babi, seperti halnya turun pula ayat-ayat tentang hudud, jinayat, jual-beli, pengharaman riba dan lainnya. Ayat-ayat hukum turun secara berturut-turut untuk memecahkan berbagai problematika kehidupan, sementara itu Rasul saw memberikan

rincian dan penjelasannya. Beliau pula yang memenuhi berbagai kemaslahatan manusia, memutuskan persengketaan-persengketaan di antara mereka, mengatur kepentingan-kepentingan mereka, mengelola urusan-urusan mereka dan menyelesaikan berbagai problematika mereka.


Semua itu dilakukan Nabi saw dengan ucapan-ucapannya dalam perbincangan bersama mereka, dengan perbuatan-perbuatan yang beliau lakukan sendiri dan dengan diamnya beliau terhadap perbuatanperbuatan yang terjadi di hadapannya. Ucapan, perbuatan, dan diamnya Rasul adalah syari’at, karena beliau tidak pernah berbicara dari hawa nafsu melainkan seluruhnya adalah wahyu yang disampaikan kepadanya.


Kehidupan di Madinah terus berjalan dalam metode tersebut dan sesuai dengan arah pandangan tertentu yaitu arah pandangan Islam. Terwujudlah masyarakat Islam yang khas dalam segala hal yang dikendalikan oleh pemikiran dan perasaan Islami yang diterapkan di dalamnya sistem Islam terhadap seluruh umat manusia dalam muamalah

dan seluruh interaksi mereka.


Hati Rasul saw menjadi tenang dengan segala keberhasilan yang telah dicapai oleh dakwah. Kaum Muslim juga menjadi tenang dalam agama mereka dan menjalankan kewajiban-kewajiban mereka, kadang secara bersama-sama dan kadang secara sendiri-sendiri. Mereka tidak khawatir terhadap penderitaan dan tidak takut fitnah. Merekamenyelesaikan berbagai urusan dengan hukum-hukum Allah dan mengembalikan apa-apa yang belum mereka ketahui kepada Rasulullah.


Mereka tidak melakukan perbuatan apapun, kecil maupun besar, kecuali disesuaikan dengan perintah-perintah Allah. Mereka menjauhkan diri dari segala hal yang dilarang Allah. Mereka merasakan kebahagiaan, sehingga jiwa mereka tentram. Kebanyakan mereka senantiasa menyertai Rasulullah saw agar dapat mempelajari hukum-hukum Allah, menghapalkan ayat-ayat Allah, memperoleh Al-Quran darinya dan membentuk tsaqafah di hadapan beliau secara langsung. Hal ini menjadikan Islam semakin tersebar luas dan kaum muslimin pun setiap hari semakin meningkat kekuatan dan daya tahannya.

…………………………………………………………………………..

An-Nabhani, Taqiyuddin

Daulah Islam/Taqiyuddin An-Nabhani; Penerjemah, Umar Faruq; Penyunting, Tim

HTI-Press. Jakarta: Hizbut Tahrir Indonesia, 2009

Judul Asli: Ad-Daulah Al-Islamiyah

Penerbit: Daar al-Ummah

Pengarang: Taqiyuddin An-Nabhani

Cetakan 7, Tahun 1423 H/2002 M

Download di sini

Download BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda