Senin, 28 September 2015

Dampak sosial pasar bebas keluarga rusak


Keluarga dan Generasi Tangguh di Era Perdagangan Bebas. Potret Buram Keluarga dan Generasi, Buah Liberalisasi. Dampak sosial dari pasar bebas membuat perempuan, keluarga, dan generasi menjadi rusak. Perempuan dimobilisasi ke dunia kerja. Yang imbasnya adalah lepasnya hadlonah (pengasuhan) anak. Lantas bagaimana dengan laki-laki? Pengangguran terbuka bagi laki-laki. Yang akhirnya terjadi pengalihan tanggung jawab nafkah. Alhasil fungsi Qowwam tereduksi. Adapun dampak untuk generasi adalah terjadi krisis identitas, dekadensi moral, dan penelantaran anak. Dan ujung dari semua dampak sosial ini adalah kehancuran keluarga.

Meniti Keluarga SAMARA Menuju Berkah. Terciptanya baiti jannati pada keluarga Samara (Sakinah mawaddah wa rahmah). Namun untuk menggapainya dalam situasi saat ini ternyata sangat berat. Akhirnya banyak keluarga kaum Muslim yang dihadapkan pada permasalahan rumah tangga. Mulai dari semakin meningkatnya angka perceraian, disharmonisasi keluarga sampai terjadinya permasalahan pada anak. Inilah fakta yang harus diselesaikan, yaitu dengan mengembalikan fungsi keluarga berlandas Syari’at Islam. Menjadikan keluarga yang ber-ammar makruf nahi munkar di lingkungan masyarakat dan negara.

Khilafah tidak menggunakan pasar bebas, karena pasar bebas bertentangan dengan Islam. Khilafah akan menjadi pelindung dan pelayan rakyat dan Khilafahlah satu-satunya sistem yang akan menyelamatkan keluarga dan generasi. Membina Umat dan menjaga kejernihan pemikiran Umat dari berbagai pemikiran dan perilaku yang bertentangan dengan Islam, termasuk LIBERALISASI PERDAGANGAN (PASAR BEBAS).

Penyucian diri dalam keluarga yaitu menjadikan ketaatan dan ketaqwaan sebagai modal utama untuk melakukan amar makruf nahi munkar. Dan adapun Negara yaitu Sistem pemerintahan yang harus ditegakkan adalah sistem Islam yakni Khilafah Islamiyyah bukan Demokrasi, Negara mengatur dan menyelesaikan problem Umat berdasarkan Al Qur’an dan Hadist, menjamin pelayanan kepada masyarakat (listrik, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan sebagainya) berdasarkan aturan Allah, negara tidak diatur dan tunduk pada asing.

Kapan Khilafah itu akan tegak? Ada 3 tahapan dalam dakwah Hizbut Tahrir, tasqif (pembinaan), interaksi dengan Umat, dan penyerahan kekuasaan. Dan jika semua tahapan tersebut sudah dilakukan, maka tinggal satu langkah lagi untuk tegaknya Khilafah Islamiyah. InsyAllah.

Wujudkan Ketahanan Keluarga dari Serangan Demokrasi. Al Qur’an sebagai Al-Furqan pembeda antara yang haq dengan yang bathil. Kaum Muslimin justru dibenturkan dengan berbagai persoalan kehidupan, seperti memasuki tahun ajaran baru sekolah menuntut para ortu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak sementara harga-harga semakin mencekik, kenaikan TDL, ajang pemilihan presiden yang justru mempertahankan sistem Sekuleris-Kapitalis hingga keluarga yang semakin terancam keutuhannya. Upaya untuk meyelesaikan beragam persoalan keluarga yang kompleks tidak cukup hanya melalui Tazqiyyah an Nafs (penyucian diri) dengan ibadah mahdhah saja. Namun, yang harus dilakukan adalah dengan cara merubah individu, keluarga (masyarakat) dan Negara dari yang Kufur menjadi Islam. Di mana individu menjadikan Allah sebagai satu-satunya pencipta dan pengatur yang harus diagungkan dan ditaati, menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, menjadikan Al Qur’an sebagai sumber hukum, serta memperjuangkan agar hukum-hukum Allah tegak.

Dampak positif dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Tak ada buah yang baik jika akarnya sudah busuk. Artinya, tidak ada hal positif dari sistem yang rusak. Bermunajat kepada Allah agar perjuangan untuk menerapkan Syari’at Allah ini segera dimenangkan oleh Allah SWT, dan Umat manusia segera hidup dalam naungan keagungan Islam. Aamiin.

Khilafah memiliki strategi untuk meningkatkan produk dalam negeri: 1. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mempermudah aktivitas perekonomian di dalam negeri. 2. Memberlakukan undang-undang anti hak paten dan royalti atas penggunaan penemuan-penemuan baru di bidang sains dan teknologi. 3. Memberlakukan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk-produk manufaktur yang membahayakan manusia dan merusak lingkungan.
4. Menyediakan modal dan pinjaman tanpa bunga bagi kegiatan-kegiatan perekonomian dalam negeri. 5. Menjaga mekanisme pasar di dalam negeri dengan cara menjaga pasar dari penimbunan, penipuan, riba, pungli dan lain sebagainya yang bisa mengguncang stabilitas pasar. 6. Menciptakan stabilitas politik dan keamanan dalam negeri Khilafah Islamiyah. 7. Khilafah Islamiyah berusaha keras untuk tidak melakukan hutang dan penarikan investasi luar negeri. 8. Mengelola dan mengatur sepenuhnya aset-aset milik umum.

Pasar Bebas Menghancurkan Keluarga dan Generasi, Selamatkan dengan Khilafah. Dampak sosial pasar bebas akan menimbukan krisis identitas bagi seorang remaja dan para ibu. Remaja semakin tergerus arus yang berakibat pada pergaulan bebas, rentan terjadi LGBT (lesbian, gay, biseksual, transeksual). Para kaum perempuan terutama ibu akan semakin kehilangan kewajibannya, mereka sibuk bekerja akhirnya anak dititipkan di day care, rusaknya keluarga dengan kasus KDRT karena tiada kehangatan keluarga bahkan perceraian semakin jadi pilihan ketika pondasi keluarga mulai goyah. Jauh sebelum Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini disahkan investasi asing telah menjamur di negeri kita, dan SDA kita pun sudah banyak dikuasai oleh asing. Maka bisa dibayangkan jika Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini akan disahkan maka SDA kita akan semakin digerogoti oleh kebijakan-kebijakan asing dan keluarga Muslim pun di ambang kehancuran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda