Selasa, 17 Juli 2012

Umat Islam - Umat Kita


Umat Kita



“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. ...” [Terjemah Makna Qur'an Surat (49) al-Hujurat 10]

Kita hidup di suatu wilayah tertentu. Namun tidak diragukan bahwa kita merasakan problem-problem yang dihadapi saudara-saudari kita. Penderitaan penduduk Palestina, penjajahan Kashmir, penghancuran Irak dan penjajahan brutal Afghanistan dan Pakistan menjadi pengingat adanya problem berkelanjutan yang menimpa Umat Muslim.

Tugas Kita

Menjadi suara bagi Umat tak bersuara yang hidup di bawah penjajahan dan penindasan di manapun mereka.

Khilafah - Perkara Vital

Penjajahan dan penindasan ini telah semakin parah sejak penghancuran kepemimpinan dan negara yang mewakili Umat Muslim, Khilafah. Ini terjadi selama periode yang panjang yang akhirnya berujung pada penghapusan Khilafah di 3 Maret 1924 - sebuah kebijakan yang dicanangkan oleh Inggris. Hingga saat terakhir itu dunia Muslim memiliki seorang pemimpin; perisainya dan kehormatannya. Bahkan pada periode terlemahnya, Umat masih lebih kuat dan lebih disegani daripada setelah penghapusan Khilafah. Setelah penghancuran Khilafah Umat Muslim dikuasai oleh para raja dan diktator dan para demokrat yang jelas korup. Mereka menenggelamkan penduduk ke dalam penindasan dan ketidakadilan dan melakukan setiap hal yang memfasilitasi agenda kolonial barat di dunia Muslim.

Masa Depan Politik Dunia Muslim

Perang terhadap teror sekarang ini adalah tentang pencegahan pendirian kembali Khilafah dan penyebaran sistem sekular barat di dunia Islam. George W. Bush, Tony Blair dan yang lain telah membuat hal ini gamblang dalam berbagai pidato. Namun, salah satu pengakuan yang paling gamblang adalah oleh mantan Sekretaris Negara Charles Clarke ketika dia membahas suatu badan pemikir AS sayap kanan, the Heritage Foundation, mengatakan: "...tidak boleh ada negosiasi tentang penciptaan kembali Khilafah; tidak boleh ada negosiasi tentang penerapan hukum Syariah"

Terdapat berbagai rencana dan kebijakan yang terus diperdebatkan, didiskusikan dan digodok di London dan Washington untuk tujuan itu. Kolonialisme berusaha melestarikan pemecahbelahan, dan penundukkan dunia Muslim untuk berbagai kepentingan kolonialnya. Ini dilarang karena Allah Swt. berfirman:

“…dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.“ [Terjemah Makna Qur'an Surat (4) an-Nisa 141]

Kondisi menyedihkan dalam berbagai urusan selama puluhan tahun disebabkan bangsa-bangsa kolonial berhasil mendapat 'jalan' untuk menguasai Umat melalui dominasi politik dan ekonomi; para penguasa antek yang memerintah demi berbagai kepentingan para kolonialis; dan penjajahan langsung.

Setiap Muslim menginginkan Umat ini bersatu. Khilafah adalah manifestasi dan cara untuk persatuan ini. Allah memerintahkan bahwa Umat Islam ini harus menjadi Umat terbaik, Ummatun Wasat untuk menjadi saksi atas semua manusia; bahwa Umat Islam harus tegak demi keadilan Islam melawan ketidakadilan.

Jalan kita untuk maju:

Hizbut Tahrir berada di garis depan untuk mengubah situasi Umat Muslim dengan bekerja untuk penegakkan kembali Islam melalui sistem pemerintahan Islam sehingga keadilan Syariah kembali ditegakkan di dunia Muslim. Beberapa Hadits Nabi Saw. memperingatkan kita akan pentingnya memiliki seorang Imam atau Khalifah bagi Umat Muslim:

“Dan siapa saja yang mati sedangkan di pundaknya tidak ada bai'at, maka matinya adalah seperti mati jahiliyah.” [Hadits Riwayat Muslim]

Dan di Sabda yang lain:

“Dan siapa saja yang mati sedangkan di pundaknya tidak ada (ketaatan) kepada Imam jama'ah, maka matinya adalah seperti mati jahiliyah.” [Hadits Riwayat Al-Hakim]

Seruan Khilafah sekarang telah menyebar di lebih dari 40 negara. Umat Islam berbagai warna kulit, bahasa, dan suku telah menyambut luar biasa pada seruan Khilafah dan sedang terus membangun gerakan politik kuat untuk mengganti rezim dan sistem korup yang menguasai kita.

Kerja Hizbut Tahrir mendirikan kembali Khilafah

Untuk mendukung kerja penegakkan kembali Khilafah di dunia Muslim, sangatlah penting bahwa di manapun kita hidup kita terus mendukung dan memperkuat gerakan untuk Khilafah di dunia Muslim. Kita bisa melakukan ini dalam beberapa cara:

Mendakwahkan ide-ide Islam pada para keluarga dan teman kita; dengan berinteraksi dengan mereka melalui telepon, SMS, email dan internet, dan mendiskusikan perkara-perkara vital yang akan memungkinkan kita memperkuat gerakan global untuk Khilafah.

Menyatukan suara kita dengan saudara-saudari kita di seluruh dunia Muslim - menentang kedzaliman yang dilakukan di tanah-tanah kita dan menyerukan Khilafah.

Hizbut Tahrir terus berada di garis depan mengorganisasi banyak aksi damai, seminar dan aktivitas media lainnya untuk menunjukkan ketertindasan dan kerusakan di dunia Muslim - untuk melawan dan membantu menciptakan perlawanan yang lebih luas terhadap berbagai kebijakan kolonial yang mendukung antek-anteknya dalam menjaga penjajahan dan menindas dunia Muslim.

Hizbut Tahrir berinteraksi dan terus berdakwah kepada para intelektual, politisi, angkatan bersenjata, tokoh masyarakat, dan media massa untuk menjelaskan penegakkan Khilafah dan bagaimana Islam menangani banyak problem global yang dihadapi umat manusia hari ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda