Sabtu, 04 Mei 2013

Cara Hagemoni Kapitalisme

Cara Hagemoni Kapitalisme




SARANA DAN CARA IMPERALISME BARAT DI BIDANG EKONOMI

     Segala puji bagi Allah yang telah memberi nikmat kepada kita dengan ideologi Islam dan menjadikan kita sebagai sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia. Kita telah mengemban risalah kebaikan untuk seluruh manusia itu sehingga kita dapat menempati puncak kemuliaan dan kejayaan selama berabad-abad. Negara Khilafah telah menempati posisi negara adidaya nomor satu di dunia selama hampir 14 abad. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Sayyidina Muhammad SAW, para shahabatnya, dan siapa saja yang mengikuti jejaknya serta meneladani jalan hidupnya sampai Hari Kiamat nanti.

     Saat ini kita tengah mendambakan kembalinya kehidupan Islam, dengan berdirinya negara Khilafah dan terlepasnya kita dari segala bentuk penjajahan, dominasi, dan keterbelakangan. Kita berharap agar kaum muslimin menempati posisi sumber kebijakan bagi berbagai umat.

     Supaya kita dapat mewujudkan semua tujuan ini, kita harus mempersenjatai diri dengan kesadaran terhadap ide-ide Islam, kesadaran politik terhadap konstelasi politik internasional, dan kesadaran tentang strategi negara-negara kapitalis yang selalu diperbaharui dan berubah-ubah bentuk. Semua kesadaran ini harus kita miliki agar kita dapat membeberkan strategi tersebut kepada umat dan memperingatkan umat akan bahayanya. Dengan demikian, kita akan dapat menjaga keselamatan pemikiran dan perasaan umat dengan penuh amanah, serta mengawasi mereka agar dapat terus melangkah kembali menuju puncak kejayaannya.

     Sesungguhnya, harta adalah urat nadi kehidupan dan ekonomi adalah salah satu faktor kekuatan negara. Kedudukan ekonomi setara dengan kekuatan ideologi dan militer. Kekuatan militer suatu negara tak ada artinya tanpa kekuatan ideologi. Sementara kekuatan militer negara tanpa kekuatan ekonomi juga tak ada artinya. Karena itulah, negara-negara adidaya selalu memberi perhatian besar pada ide-ide ekonomi dan merancang pelbagai strategi dan taktik untuk memperkuat perekonomiannya. Tujuannya adalah untuk menguasai bahan-bahan mentah utama, di samping membuka pasar-pasar bagi produk-produk mereka.

     Kita akan membahas sarana-sarana penjajahan ekonomi oleh Amerika dan Eropa dalam upaya mereka memperluas dominasi dan hegemoni terhadap ekonomi dunia, khususnya di negeri-negeri Islam, karena negeri-negeri Islam memang mempunyai kekayaan alam yang paling melimpah, seperti minyak bumi, bijih besi, fosfat, gas alam, uranium, dan sebagainya. Cukup kiranya diketahui bahwa negara-negara Teluk saja, ditambah dengan Libya dan Aljazair, menguasai 50 % produk minyak bumi dunia.

     Pembahasan ini terutama bertujuan untuk membongkar kedok sang penipu yang bernama "Peradaban Barat", yang terwujud dalam bentuk sistem kehidupan Kapitalisme; sebuah sistem yang telah dikesankan indah oleh mereka yang terkecoh dan termakan propagandanya. Merekalah yang selalu mempropagandakan sistem ini.

     Dengan pembahasan tersebut, kami akan membuktikan keliaran, kebuasan, kezhaliman, dan keserakahan eksploitasi dalam sistem kehidupan Kapitalisme tersebut, sehingga tak ada lagi alasan bagi siapapun untuk menyebarkan atau menganut ide-ide kapitalis di bidang politik dan ekonomi.

     Sebagai contohnya, Clinton pernah mengatakan, "Sesungguhnya blok-blok perdagangan itu lebih penting daripada blok-blok militer. Saat ini posisi ekonomi di dunia telah menggantikan posisi politik. Oleh karena itu, Amerika membentuk Dewan Ekonomi Nasional yang serupa dengan Dewan Keamanan Nasional."

     Penasihat Clinton untuk keamanan nasional dalam sebuah ceramahnya tanggal 21 September 1993 mengatakan, "Kita harus menyebarkan demokrasi dan ekonomi pasar bebas, karena hal ini akan dapat menjaga kepentingan-kepentingan kita, memelihara keamanan kita, dan sekaligus mendemonstrasikan nilai-nilai anutan kita; nilai- nilai Amerika yang luhur."

     Sesungguhnya sarana-sarana yang dimanfaatkan Amerika dan Eropa untuk melakukan dominasi dan hegemoni beraneka macam dan selalu terus-menerus diperbaharui. Terkadang sarana-sarana itu sangat halus dan tidak kentara, kecuali bagi mereka yang berkesadaran tinggi. Dan karena kebahagiaan dalam pandangan hidup Barat adalah mencari kenikmatan badani dan materi, maka adanya kompetisi, kebuasan, dan pertarungan pasti akan terjadi di antara negara-negara kapitalis dalam hal produksi dan perdagangan barang dan jasa serta dalam penguasaan bahan-bahan mentah.

     Sarana-sarana negara-negara kapitalis untuk melakukan imperialisme ekonomi antara lain:

1. Menyebarkan Ide Yang Berkaitan Dengan Politik dan Ekonomi

     Ini adalah sarana utama yang dimanfaatkan Amerika tatkala Amerika berupaya membentuk opini umum internasional untuk melawan penjajahan militer. Tujuannya adalah untuk menghalangi Inggris, Perancis, dan negara-negara lain yang bermaksud menguasai harta,  kekayaan alam, dan pasar di negara-negara jajahan mereka di Syam, negara-negara Teluk, Asia Timur, serta negara-negara Afrika. Rencana ini dijalankan Amerika dengan sukses.

     Di antara ide-ide ekonomi tersebut, adalah ide pembangunan ekonomi dan keadilan sosial, agar negara-negara yang baru saja lepas dari penjajahan militer dapat segera masuk ke perangkap penjajahan ekonomi Amerika. Sebab, pelaksanaan ide-ide itu jelas membutuhkan banyak dana. Maka dari itu, tertipulah negara-negara tersebut untuk segera mencari hutang luar negeri dan terjerumuslah mereka menjadi negara dengan hutang bertumpuk. Sebagai contoh, seluruh hutang negara-negara Amerika Latin, telah mencapai 380 milyar dolar AS. Sementara hutang negara-negara Afrika adalah 200 milyar dolar AS. Brazil, misalnya, mempunyai hutang pokok sebesar 39 milyar dolar AS, ditambah bunga yang besarnya 120 milyar dolar AS. Kalau hutang ini kita bagi dengan jumlah  penduduk Brazil yang besarnya 130 juta jiwa, berarti hutang setiap orang Brazil adalah 923 dolar AS. Keamiran Timur (?) misalnya, berhutang sebesar 1 milyar dolar AS, sementara jumlah penduduknya 220 ribu jiwa. Maka hutang setiap individunya sebesar 4545 dolar AS.

     Untuk memahami bahaya hutang ini dari segi pengaruhnya terhadap produk nasional, dapat ditunjuk fakta bahwa telah terdapat 33 negara Afrika yang pertumbuhannya paling rendah dengan jumlah orang miskin paling banyak di dunia. Hutang negara-negara ini adalah 127  milyar dolar AS, dan menghabiskan 76% produk nasionalnya setiap tahun. Sementara pendapatan per kapitanya -karena adanya hutang di 33 negara tersebut- besarnya hanya 218 dolar AS/tahun.

Cara Hagemoni Kapitalisme Dominasi Kapitalisme

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda