Jumat, 01 Juni 2012

Identitas Hizbut Tahrir


Tentang Hizbut Tahrir

 


Hizbut Tahrir adalah partai politik Islam global yang didirikan pada 1953 di bawah kepemimpinan seorang ulama, ahli politik, dan hakim di Mahkamah banding di al-Quds (Yerusalem), Taqiyuddin an-Nabhani. Kepemimpinan Global Hizbut Tahrir sekarang dikepalai oleh Ata' Abu Rushta.

Di dunia Muslim, Hizbut Tahrir bekerja di semua level masyarakat untuk mengembalikan kehidupan Islam kepada kaum Muslimin di bawah naungan Negara Khilafah dengan metode Rasulullah Saw. semata.

Hizbut Tahrir mengadopsi metodologi yang dijalankan oleh Nabi Muhammad Saw. ketika Beliau mendirikan Negara Islam di Madinah. Nabi Muhammad memperjuangkan pendirian Negara Islam dengan jalan intelektual dan politik semata. Beliau mendirikan negara Islam tanpa masuk sistem kufur dan tanpa menggunakan kekerasan. Beliau bekerja memobilisasi opini publik sejalan dengan Islam dan berjuang menghadapi para elit politik dan intelektual masa itu. Meski penganiayaan dan boikot terhadap Nabi Muhammad dan umat Islam awal, mereka tidak pernah menggunakan kekerasan. Hizbut Tahrir ini oleh karenanya proaktif dalam menyebarkan pemikiran intelektual dan politik Islam secara luas dalam masyarakat Muslim untuk menantang status quo yang ada. Hizbut Tahrir menunjukkan Islam sebagai jalan hidup komprehensif yang mampu mengatur urusan-urusan negara dan masyarakat. Partai ini juga mengekspresikan pandangannya terhadap peristiwa-peristiwa politik dan menganalisis dari perspektif Islam.

Hizbut Tahrir menyebarkan pemikiran-pemikiran Islamnya melalui diskusi publik, kajian Islam, kelompok studi, seminar, selebaran, penerbitan buku dan majalah dan melalui internet. Kami mendorong masyarakat untuk hadir dalam aksi damai kami.

Di Barat, Hizbut Tahrir bekerja untuk membangun komunitas Muslim yang hidup dengan Islam dalam pikiran dan perbuatan, menaati hukum Islam dan menjaga identitas kuat Islam. Hizbut Tahrir tidak bekerja di Barat untuk mengubah sistem pemerintahan. Hizbut Tahrir juga bekerja untuk memproyeksikan citra Islam sebenarnya ke masyarakat Barat melalui diskusi dengan para pemikir, pembuat kebijakan dan akademisi Barat. Para pemerintah Barat, di bawah bendera Perang terhadap Teror, sedang berusaha menampilkan Islam sebagai 'ideologi jahat'. Sesungguhnya tujuan di balik kampanye ini adalah untuk memfitnah ideologi Islam yang merupakan pengganti bagi kapitalisme liberal Barat. Dalam melawan musuh-musuh Islam, Hizbut Tahrir bekerja mengembangkan opini tentang Islam sebagai keyakinan, ideologi dan alternatif pengganti di negara-negara Barat.

Download Buku Agenda Positif untuk Umat Islam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda