Selasa, 26 Juni 2012

Persaudaraan Islam Kita


Persaudaraan kita



“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; …” [Terjemah Makna Qur'an Surat (66) at-Tahrim 6]

Dalam rangka menjaga Keislaman kita, berbagai institusi dibangun atas dasar Islam.

Di Inggris, seorang Mantan Sekretaris Komunitas Muslim, Hazel Blears, mengatakan keinginan bahwa tidak ada area dalam komunitas Muslim yang tidak diatur oleh negara.

Saat ini, penguasa bersasaran (di balik topeng proyek anti-terorisme) untuk mengamankan kendali mereka atas berbagai masjid, madrasah, sekolah dan organisasi.

Di Inggris, itu semua telah dikonfirmasi dalam dokumen strategi 2009 yang disebut 'Contest 2'. Kebijakan-kebijakan itu adalah keyakinan keliru, dangkal, dan berbahaya yang menyatakan bahwa semakin Islami sebuah komunitas, maka semakin berbahaya, dan semakin sekular, semakin aman. Oleh karena itu mereka memiliki kebijakan jelas yang bersasaran mengendalikan berbagai institusi umat Islam dan mensekularisasinya.

Rencana mereka - di balik topeng pemerintah 'Pencegahan Ekstrimisme Berkekerasan' adalah menawarkan dana untuk berbagai kelompok dan institusi umat Islam. Sekalinya budaya ketergantungan finansial pada pemerintah telah terbangun, mereka akan mulai menyodorkan syarat-syarat yang mengatur jalannya institusi umat Islam. Kegagalan memenuhi persyaratan itu berarti hilangnya pendanaan. Mereka ingin menciptakan kepemimpinan semu di antara kaum Muslim - dan telah secara khusus mentarget para wanita, pemuda dan para imam masjid bentukan negara.

Mereka berharap menjalankan kurikulum pemerintah dan program-program - melalui institusi-institusi Muslim lokal dan nasional.

Pencapaian hingga hari ini

Meski berbagai halangan, komunitas Muslim di Inggris telah mencapai banyak kebaikan sejak datangnya generasi pertama kaum Muslim dalam jumlah besar di 1960-an. Generasi pertama melandaskan akar kuat Islam tanpa bergantung pada negara. Ribuan masjid telah muncul; puluhan ribu anak telah belajar baca Qur'an, dan banyak dari mereka hafal Qur'an.

Banyak area telah diramaikan dengan outlet makanan halal. Meningkatkan jumlah orang yang menghadiri masjid dan berusaha mentaati Syariah di semua area kehidupan mereka. Meski lebih dari 40 tahun hidup di Inggris dan berkontribusi pada komunitas Muslim mereka, mereka tidak kehilangan perhatian dan kepedulian bagi Umat Islam yang tertindas di seantero dunia, sebagaimana ditunjukkan oleh jumlah suara penolakan atas penjajahan barat di tanah-tanah Muslim, dan jutaan pounds dikirim sebagai sedekah untuk membantu yang kesusahan.

Komunitas ini telah melakukan semua itu tanpa asistensi pemerintah Inggris dan mereka masih punya banyak lagi untuk dilakukan.

Jalan kita untuk maju:

1. Kita perlu membela nilai dan sistem Islam dan kewajiban Islam sebagai prioritas terbesar umat Islam, tidak mereduksi tujuan kita sekedar menuntut kesejahteraan. Adalah penting bahwa kita tidak membiarkan adanya pandangan menyimpang bahwa ide-ide Islam menyebabkan terorisme. Ide salah ini akan digunakan untuk menyesatkan kita oleh pemerintah yang menganggap ide-ide Islam berbahaya. Kita harus menjaga pemahaman Islam yang benar dan otentik sebagai jalan hidup yang komprehensif, yang superior atas sistem lain. Ide-ide seperti 'Umat', 'Syariah', 'Khilafah', 'Iman dan Kufur' tidak bisa dihapus dari pedoman kita al-Qur'an dan Sunnah dan juga tidak bisa di’reinterpretasi' untuk agenda sesat.

2. Kita harus mengusahakan berbagai institusi Umat menjadi mandiri. Pendanaan dari negara atau asing datang dengan syarat-syarat dan menciptakan ketergantungan yang memungkinkan penguasaan kekufuran atas kita. Agenda kolonial ini telah digunakan berkali-kali di tempat-tempat lain. Terdapat kebutuhan besar untuk memiliki lebih banyak sekolah (juga homeschool), madrasah, atau masjid independen untuk umat Islam.

Kita harus tetap bersatu, tidak terpecah atas dasar partai politik di parlemen, ras, atau garis geografis dan waspada terhadap usaha-usaha pecah belah - baik atas madzhab, atau parpol demokratis, atau menurut definisi negara tentang moderat atau ekstrimis. Jika berpecah belah maka kita tidak hanya menyimpang dari Islam tapi juga semakin lemah dan semakin mudah diobok-obok. Umat yang bersatu adalah yang mengikuti kewajiban persatuan dan persaudaraan Islam, serta berjuang mewujudkan persatuan Islam hakiki dalam naungan Khilafah. Persatuan dalam satu akidah, satu umat, satu kekuatan, satu persaudaraan, satu hukum, satu keadilan, satu negara, rahmat bagi semesta yang terwujud dalam Khilafah.

4. Kita harus menginvestasikan waktu kita berusaha mempromosikan nilai dan sistem Islam. Kita perlu memobilisasi Umat dan menyebarkan kesadaran ketika dibutuhkan.

5. Kita harus berusaha menghindari dieksploitasi. Banyak kali di masa lalu penguasa menggunakan para wakil kaum Muslim untuk menyampaikan pesan kepada Umat Islam (bukan sebaliknya); atau telah menggunakan mereka demi kekuasaan mereka. Di Inggris, para dewan dan polisi lokal telah berusaha keras supaya kaum Muslim menyetujui proyek-proyek yang berlawanan dengan kepentingan Islam, dan sebagai bagian dari yang disebut agenda 'Prevent' (Mencegah). Kita harus paham bahwa uangnya tidaklah ditujukan mencegah kekerasan; itu untuk mencegah nilai-nilai dan sistem Islam dan mewabahkan nilai-nilai liberal barat (moderat).

Apa yang telah dilakukan Hizbut Tahrir di Barat?

Selama beberapa tahun terakhir, para anggota Hizbut Tahrir telah memberikan nasihat mereka pada berbagai institusi, sekolah muslim dan masjid - seringkali di saat banyaknya tekanan.

Mereka telah menyatukan komunitas Muslim ketika Muslimin diserang di media. Mereka telah membantu dengan tulisan surat dan nasihat media ketika masjid-masjid diserang di media.

Mereka telah menunjukkan bagaimana beberapa proyek dari polisi dan otoritas lokal berusaha mengendalikan komunitas Muslim.

Di Inggris, para anggota Hizbut Tahrir telah juga meningkatkan kesadaran di seantero negara mengenai rencana pemerintah untuk mempromosikan keharusan Pendidikan Seks dan Hubungan pada anak-anak usia 5 tahun ke atas, dan mendorong para orangtua untuk mempertanyakan penerapan kebijakan ini di sekolah-sekolah anak mereka.

“Umat Muslim itu seperti satu orang. Jika matanya mengadu (karena sakit), maka seluruh badannya mengadu; dan jika kepalanya mengadu (karena sakit), maka seluruh badannya mengadu”. [Hadits Sahih Muslim]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda