Senin, 26 November 2012

Hanya Khilafah yang Bisa Membebaskan Negeri dari Kerusakan Sistem dan Para Penguasanya

Hanya Khilafah yang Bisa Membebaskan Negeri dari Kerusakan Sistem dan Para Penguasanya

Hati ini berlumur kesedihan ketika menyaksikan situasi Kaum Muslimin hari ini. Setiap hari membawa kesengsaraan baru melalui kenaikan harga BBM, listrik, dan sembako, maupun kurangnya listrik, atau tingginya kriminalitas.

Dalam hal akidah Umat Muslim: Islam terus saja disepelekan dan ditentang melalui kurikulum pendidikan maupun media massa, sehingga para orangtua terus khawatir terhadap anak-anak mereka.

Dalam hal tanah-tanah Muslim, Afghanistan masih dijajah para kolonialis dan negara Hindu menguatkan penindasan terhadap saudara kita di Kashmir. Dan darah ini bergolak penuh keberanian, ketika menyaksikan kaum Muslimin menderita sedangkan para penguasa antek terus sibuk mengamankan kedudukannya dan kepentingan para tuan kolonialis mereka.

Dalam hal pemerintahan: Mereka yang katanya pemimpin bepergian ke London, ke Amerika, dan ke para sekutunya untuk mengokohkan diri sebagai penjamin dan penjaga kaum kuffar. Mereka terus menelurkan isi otak mereka dalam bentuk bemacam undang-undang dan peraturan lain yang munkar.

Dalam hal ekonomi: Mereka menemui berbagai institusi keuangan kolonialis untuk mengambil peraturan kufur yang terus menggilas perekonomian negeri ini, terus mencekik perekonomian melalui pajak, dan memperkuat eksploitasi sumberdaya oleh para imperialis. Selain itu, mereka mengejek Umat dengan mengatakan jika harga-harga murah maka masyarakat akan menjadi malas!

Wahai Umat Islam!

Segera setelah setiap wajah penguasa berganti, terlihat jelas bagi kita bahwa semua penguasa di sistem kufur sekularisme tidaklah peduli pada Umat dan tidak juga jujur. Memang, para penguasa yang tidak sah menurut syariah itu sama saja dengan yang dikabarkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم,

أَعَاذَكَ اللَّهُ مِنْ إِمَارَةِ السُّفَهَاءِ قَالَ وَمَا إِمَارَةُ السُّفَهَاءِ قَالَ أُمَرَاءُ يَكُونُونَ بَعْدِي لَا يَقْتَدُونَ بِهَدْيِي وَلَا يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِي فَمَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُولَئِكَ لَيْسُوا مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُمْ وَلَا يَرِدُوا عَلَيَّ حَوْضِي وَمَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُولَئِكَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ وَسَيَرِدُوا
 عَلَيَّ حَوْضِي

"Allah menyelamatkanmu dari kepemimpinan kebodohan." Para shahabat bertanya pada Nabi, "Siapa itu dari kepemimpinan kebodohan?" Nabi menjawab, "Mereka para penguasa yang akan datang setelahku dan mereka tidak menaati petunjukku dan tidak pula sunnahku, maka siapa saja yang menyetujui kebohongan mereka dan membantu mereka dalam pengkhianatannya, dia bukan dariku dan aku bukan darinya dan mereka tidak akan (dibolehkan mendekati) Telagaku (al-Kauthar), dan siapa saja yang tidak menyetujui kekeliruan mereka dan tidak membantu mereka dalam pengkhianatannya, mereka dariku dan aku darinya dan mereka akan menemuiku di Telaga." [Hadits Riwayat Ahmad]

Wahai Kaum Muslimin!

Kamu harus tahu bahwa siapapun pemimpin yang siap menerima kekuasaan dalam sistem kufur demokrasi itu tidak akan berusaha menerapkan syariat Islam keseluruhan demi Umat dan ridho Allah. Sebaliknya, pemimpin semacam itu hanya akan menyepelekan kepentingan ideologi Islam dan Umat ini demi kepentingan pribadi mereka, karena sistem rusak itu tidak dibuat atas dasar akidah Islam dan syariatnya, tapi justru demi menerapkan hukum kufur hawa nafsu penguasa dan dibentuk untuk melayani kepentingan kafir kapitalis.

Wahai Umat Islam!

Para penguasa demokratismu tidak memberi apapun selain pengokohan sistem kufur, pelecehan terhadap syariat Islam, dan pelestarian kesengsaraan Umat, sebagaimana yang dilakukan kekuasaan diktator. Tapi, jika kamu mencermati, kamu akan merasakan adanya kepemimpinan tulus yang mulai bangkit dari antaramu. Kepemimpinan inilah yang segera mengingatkanmu akan makar kaum kufar, membeberkan wajah sebenarnya para penguasa pengkhianat, dan mengarahkanmu pada metode untuk menangani bermacam masalahmu sesuai As-Sunnah, sistem Islam Khilafah. Dan sementara itu, kepemimpinan ini tidak mengurangi perjuangan dan tidak pula takut pada penindasan brutal oleh para tiran di negeri-negeri Muslim.

Maka, Hizbut Tahrir terus menyerumu untuk bersama-sama berjuang teguh bagi Islam yang mulia ini. Hizbut Tahrir menyerumu untuk bersama berdiri tegar dalam penegakkan kembali sistem Islam. Tidak diragukan lagi, bahwa Khilafah adalah institusi yang wajib mengurus berbagai kepentinganmu, menangani masalahmu, dan memberimu kepemimpinan jujur di dunia ini. Hanyalah Khilafah yang wajib mengamankan kehidupanmu, kekayaanmu, kehormatanmu, dan keimananmu. Dan inilah alasan kuatnya Umat bersama-sama Khalifah dahulu bertindak tegas ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم dihina di masa Khalifah Abdul Hamid II. Pemimpin Islam yang sesungguhnya, ukhuwah Islam yang hakiki, Syariah yang berdaulat, dan militer mujahidin yang bertakwa akan mampu meninggikan kalimat tauhid memenuhi semua kewajiban Islam.

Telah sekian lama waktu berlalu sejak Khilafah direnggut dari Umat oleh Inggris, Perancis, dan para penguasa jongos di negeri Muslim. Maka bertekadlah untuk mengusahakan segera tegaknya Khilafah sebagai induk kewajiban Umat. Dan ketahuilah bahwa Khilafah adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan pemimpin Negara yang jujur padamu dan pada akidahmu.

Wahai para tokoh Muslim!

Untuk berapa lama kamu akan membiarkan Umat sengsara terombang-ambing sebagai buih dalam sistem kaum kufar? Berapa lama kamu akan mengabaikan metode Rasul صلى الله عليه وسلم dalam membangkitkan Umat dan menegakkan Islam? Tidaklah akan kita biarkan bahwa para penguasa preman membuat kerusakan dalam berbagai bidang yang akan terus menimpa kita dan anak-cucu kita. Tidaklah kita akan berdiam diri terhadap semua itu. Dan ketahuilah bahwa Allah سبحانه وتعالى tidak hanya menghukum setiap orang dzalim yang menzalimi, namun juga akan menghukum mereka yang tidak melakukan apapun untuk menghentikan kedzaliman dan pasif saja. Allah سبحانه وتعالى berfirman:

“Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.”  [Terjemah Makna Qur'an Surah (8) al-Anfaal :25]

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

«إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوْا الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ بِعِقَابٍ مِنْهُ»

"Jika orang-orang melihat seorang yang dzalim berbuat kedzaliman tapi tidak melakukan apapun untuk menghentikan perbuatan itu, maka segera Allah akan menghukum mereka." [Hadits Riwayat Tirmidhi]

Hizbut Tahrir menyerumu untuk merealisasikan ketakwaanmu dan mendorongmu untuk bangkit membantah para penguasa yang telah dimunculkan dan disokong oleh musuh-musuhmu. Para penguasa yang tidak sah menurut hukum Islam itu terus melayani berbagai kepentingan Barat dan menyengsarakan Umat. Cegahlah dukungan Umat pada mereka dan pada sistem kufur mereka, dan gantilah itu semua dengan sistem Islam keseluruhan melalui tegaknya Khilafah; sehingga Allah سبحانه وتعالى tidak menghukummu beserta mereka!

إِنَّ فِي هَذَا لَبَلاَغًا لِقَوْمٍ عَابِدِينَ

“Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (al-Qur'an) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah).” [Terjemah Makna Qur'an Surah (21) al-Anbiyaa :106]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda