Selasa, 20 November 2012

Menggagalkan Makar yang Disiapkan Untukmu Dan Anak-Anakmu

Menggagalkan Makar yang Disiapkan Untukmu Dan Anak-Anakmu



Kesengsaraan yang Umat Islam hadapi dari pengeboman, pembunuhan, teror, dan kesempitan hidup telah menyebar dari ujung barat ke ujung timur. Serangan oleh para kaum kafir menghasilkan lebih banyak kematian dan luka di antara Umat ini. Kemudian, geng-geng bentukan kafir Barat dan anteknya di negeri-negeri Muslim secara sistematis merancang dan melaksanakan operasi keji mengikuti hukum rimba hingga mengakibatkan luka luar dalam.

Kampanye brutal ini didalangi oleh Amerika dalam 'perang melawan teror', dengan kerjasama penuh rezim di dalam negeri. Adalah rezim ini yang membolehkan merajalelanya teror intelijen, militer penjajah, LSM komprador, dan politisi rusak tanpa halangan. Dengan dukungan di tingkat atas, jongos-jongos penjajah itu menjadi semakin arogan hingga mereka mulai bicara terang-terangan.

Amerika dan sekutunya menyebarkan penderitaan itu untuk memaksa Umat Islam tunduk pada mereka baik sadar maupun tidak. Dan sebagai tambahan atas pelayanannya pada tuan Amerika, rezim negeri ini memastikan bahwa rencana Amerika dan rezim sendiri tidak mendapat gangguan dengan membuat penyesatan dan kesempitan hidup dengan berbagai cara: krisis kesehatan, kekurangan listrik, krisis infrastruktur, krisis akidah, krisis utang negara, krisis pertanian, krisis pendidikan, krisis sosial budaya, dll. Ditambah dengan berbagai drama politik di antara para penguasa dalam sistem pemerintahan kufur dan sesat. Dan meskipun ratusan ribu orang tidak punya tempat tinggal di semua musim, para penguasa yang tidak sah menurut hukum Islam itu bergembira dan terus menjalankan agenda penjajahan siang dan malam.

Dan Amerika terdorong untuk membangun kantor kedutaan besar yang sangat besar di negeri ini sebagai markas intelijen dan militer, karena ia khawatir Umat Islam akan lepas dari kendali mereka dan menyerukan perubahan nyata, dengan membuang sistem kufur, meninggalkan para politisi sistem kufur demokrasi, dan menegakkan sistem Islam sebagai gantinya.

Wahai Umat Islam!

Dahulu ketika rezim penguasa berganti dan memasuki era reformasi, masyarakat memberi kesempatan pada para penggantinya, namun rezim pemerintahan demokratis itu tetap saja tidak menerapkan Islam dan berpihak pada kafir imperialis meski menyengsarakan penduduk. Lalu ketika berlangsung pemilu demi pemilu, kesengsaraan terus menghimpit, karena sistem kufur sekular kapitalis masih bercokol. Dan sekarang penduduk negeri ini berkubang dalam berbagai krisis dan kesengsaraan. Sekarang kami bertanya padamu: akankah kamu disengat dari lubang yang sama lagi?

Dan ketahuilah bahwa Barat imperialis akan membolehkan pergantian wajah, dari waktu ke waktu, selama sistem kufur sekular demokrasi tetap di negeri ini untuk mengamankan berbagai kepentingan mereka. Krisis-krisis berbagai bidang akan terus memerosotkan negeri ini dan wajah-wajah akan diganti jika terpaksa untuk memberi 'janji dan mimpi baru'. Muncul wacana yang malangnya masih tetap hangat di masyarakat mengenai wajah-wajah semacam itu: bergaya Islami atau tidak Islami, sipil atau militer, tegas atau santai, condong sosialis atau kapitalis, lama atau baru. Semua drama semacam itu hanya memperlama kehidupan sistem rusak di negeri ini, yang sesungguhnya hanya layak untuk dibuang dan diganti dengan sistem Islam!

Wahai Kaum Muslimin!

Seorang Muslim tidak memiliki pengetahuan mengenai masa depan, tapi kita belajar dari peringatan dan nasihat Allah yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Jadi, yang bisa kita dapatkan dari sistem yang tidak menuruti Islam hanyalah kesempitan dan penderitaan. Allah berfirman,

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا

"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." [Terjemah Makna Qur'an Surah (20) Thaha :124]

Dan yang akan menimpa kita adalah berkuasanya orang-orang dzalim serta mereka yang abai terhadap sistem Islam jika Umat ini tidak segera memperjuangkan Syariah dan Khilafah. Allah berfirman,

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

"... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim." [Terjemah Makna Qur'an Surah (5) Al-Ma'idah :45]

Wahai Umat Islam!

Apakah kamu puas dengan kehidupan ini tanpa rahmat Allah melalui kekuasaan Islam dan syariahnya? Atau akankah kamu diam sementara berbagai kesengsaraan serta kekufuran disiapkan untuk anak-anakmu dan anak-anak mereka di tangan para kafir kolonialis dan anteknya? Tidakkah sekarang waktunya bahwa kamu segera bergerak untuk memperbaiki pemikiran Umat sehingga menghentikan dukungan pada para preman antek itu dan mendirikan kekuasaan Islam, Khilafah sebagai solusinya? Sungguh, dalam hitungan jam berkuasa, Khalifah akan mulai mengubah negeri kuat ini, dengan sumberdaya besar, Umat pemberani dan cerdas, menjadi satu kekuatan pemimpin dunia. Hal ini bukanlah karena kemampuan pribadi atau kejeniusannya, tapi semata karena fakta bahwa dia akan menerapkan Hukum-Hukum Allah Yang Maha Kuasa. Jadi, Khalifah akan mengusir semua makar musuh dari tanah-tanah Islam, memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar warga tanpa pandang agama, bahasa, mazhab; dan memobilisasi semua sumberdaya Umat sehingga kita bangkit menjadi pemimpin umat manusia, sebagaimana dahulu selama lebih dari satu milenium di bawah naungan agama sempurna, Islam. Allah berfirman,

أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

"Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu nyatakan atau rahasiakan)?; dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui." [Terjemah Makna Qur'an Surah (67) al-Mulk :14]

Annas I. Wibowo
Simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia

1 komentar:

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda