Sabtu, 17 November 2012

Solusi Islam Atas Krisis Multidimensi

Solusi Islam Atas Krisis Multidimensi


Kehidupan politik sekular ada di tahap kritis. Dukungan para penguasa terhadap perangnya AS melawan teror, yang telah berpuluh tahun mengebom para penduduk sipil negeri-negeri Muslim hingga terbantai, telah mengobarkan amarah Umat Islam. Para penguasa ilegal itu didemo berbagai kalangan. Para penguasa pengkhianat bermain menggunakan pasukan keamanan yang semena-mena seiring mengikuti 'solusi' dari Amerika. Mereka berusaha menampilkan citra sebagai pelindung dari 'ekstrimisme' di negeri ini, tapi jelas gagal mengurus rakyat. Dimunculkannya preman keamanan yang arogan dan kebal hukum dan kriminalisasi ajaran-ajaran Islam semakin memperparah catatan buruk penguasa. Mereka berusaha beretorika demi AS, menuduh bahwa negeri ini 'lahan subur' bagi teroris, dan semua tindakannya adalah demi 'kepentingan nasional'. Semua itu jelas opini yang menyesatkan. Ketika penguasa Amerika menyerukan kemitraan komprehensif, para penguasa negeri ini menyambutnya dengan baik, yang artinya mereka terus saja menyerahkan berbagai sumberdaya negeri ini untuk dijarah tuan-tuan mereka. Semua ini menyebabkan politik sekular mereka akan segera ditantang lebih kuat oleh Umat Islam.

Inggris dan Amerika menyadari bahwa penguasa negeri ini adalah anak emas yang berharga. Maka mereka terus berusaha menjaga bercokolnya antek dan sistem kufur demokrasi di negeri ini, untuk menghambat ombak Islam dan kesadaran Islam di dalam negeri. Salah satu upaya mereka menyesatkan Umat Islam adalah dengan memastikan Umat ini mengikuti sistem kufur demokrasi, sehingga Umat sudah merasa berjuang maksimal padahal malah berkubang dalam permainan kaum kafir penjajah. Beberapa orang mungkin percaya bahwa hanyalah dengan demokrasi dan partai-partai politik di parlemen negeri ini bisa selamat dari krisis multidimensi. Anggapan ini jelas-jelas salah besar!

Jika kondisi politik di negeri ini tidak menunjukkan apapun selain kerusakan, itu karena perubahan hakiki memerlukan perubahan sistem politik keseluruhan. Sistem yang tidak menipu, tidak menyesatkan, dan memberi perubahan hakiki adalah sistem dari Allah سبحانه وتعالى sebagaimana dilaksanakan Khulafaur Rasyidin, yaitu Khilafah yang mengikuti metode Rasul صلى الله عليه وسلم. Pemerintahan tidak sah menurut Islam di negeri ini tidaklah aneh jika konsisten tunduk pada asing, tidak kompeten, dan abai pada rakyat. Penyebab masalah multidimensi di negeri ini adalah keburukan sistemnya. Itu adalah sistem politik yang menghargai para politisi korup yang mengorbankan rakyat dan yang membolehkan para kafir kapitalis penjajah untuk mendikte agenda negeri ini di berbagai bidang!

Setelah menyaksikan kerusakan pemerintahan sebelum dan sesudah reformasi, maka sungguh aneh bahwa Umat di negeri ini ada saja yang masih berkutat dengan figur-figur partai di parlemen baik tampak Islami maupun tidak, di mana para pemain utama itu terus saja meraup keuntungan sebesar-besarnya mengikuti sistem demokrasi, mempertahankan sekularisme, membiarkan Umat lalai terhadap kewajiban sistem politik Islam Khilafah, berdiam diri atas berbagai kezaliman penguasa, saling membantu dalam kebatilan, dan mereka semua bungkam terhadap Amerika, Inggris, dan kroni para kafir penjajah itu.

Pihak yang mengorbankan negeri ini, potensi strategis negeri ini, dan syariat Islam dalam perang melawan Islam demi keselamatan politiknya sendiri dipastikan akan terus melakukan penyesatan opini publik supaya Umat Islam membiarkan sekularisme di negeri ini. Hanyalah penguasa model seperti itu yang cocok untuk didukung oleh kafir imperialis. Dan mereka berharap memelihara kondisi sistem saat ini bagi keuntungan mereka sendiri seolah Umat Islam tidak akan melipatgandakan dakwahnya menuju terapnya sistem Islam dengan pertolongan Yang Maha Kuasa.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (صلى الله عليه وسلم) dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” [Terjemah Makna Qur'an Surah (8) al-Anfal :27]

Wahai kaum Muslimin! Kita harus belajar dari al-Qur'an dan as-Sunnah. Tidaklah cukup pergantian wajah, gaya, dan penampilan penguasa tanpa terjadi perubahan sistem politik. Perubahan semu itu tidak berguna saat ini, dan tidak pernah berguna di masa lalu. Memiliki presiden seperti apapun tidak akan mengubah dasar sistem politik maupun dasar kebijakan ekonomi dan politik luar negeri yang terus memperparah kondisi Umat serta keimanannya. Kebutuhan mendesak saat ini bukanlah demokrasi atau presiden berbusana Muslim, tapi tegaknya kembali Khilafah. Sebuah usaha pendirian kembali Khilafah harus diperjuangkan dengan kuat. Beberapa pihak (di kalangan elit) mengklaim bahwa memperjuangkan Khilafah adalah tidak realistis, namun menurut polling oleh University of Maryland 74% orang Pakistan mendukung Khilafah di dunia Muslim, demikian juga di negeri ini semakin besar dukungan ditunjukkan.

Kewajiban penegakkan Khilafah bukanlah untuk diragukan harus atau tidak, namun kapan kita mengusahakan kewajiban itu, seiring gelombang Islam dan dukungan penyatuan kembali dunia Muslim tidak hanya menyebar di negeri Arab, tapi juga di negeri ini. Hanyalah pencampakkan sistem rusak saat ini secara komprehensif dan penggantian dengan konsitusi, peradilan, dan sistem Islam lengkap Khilafah, arah negeri ini bisa diubah menuju perubahan komprehensif untuk menjadi yang terbaik. Al-Qur'an dengan jelas memerintahkan Umat Islam untuk menerapkan hukum, undang-undang dan kebijakan Islam dengan diwakili oleh seorang Khalifah:

“... maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.“ [Terjemah Makna Qur'an Surah (5) al-Ma'idah :48]

Hanyalah sistem Islam yang akan menghapus monopoli segelintir elit dan hanyalah sebuah kepemimpinan jujur yang akan memusnahkan kepentingan korup yang mengeringkan negeri ini. Hanyalah Khilafah yang akan mendistribusikan kekayaan pada kaum miskin di negeri ini sehingga setiap warga Negara Khilafah terjamin kebutuhannya. Dalam naungan Khilafah, tidak ada orang yang kebal hukum, tidak Khalifah, tidak pula kaum kaya atau yang banyak koneksi. Tidak juga para ketua partai politik bermassa besar ataupun para pejabat militer. Khilafah akan menghadirkan disiplin dan menanamkan kembali nilai-nilai luhur Islam pada masyarakat, dan memastikan hukum dan ketertiban sekali lagi sebagai tujuan mulianya. Sistem Islam akan melindungi keamanan warga biasa, bukan kepentingan para preman berdasi di pemerintahan sekular. Khilafah akan mengelola berbagai sumberdaya milik warga untuk sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga negara. Khilafah akan membuka kesempatan bagi rakyatnya, bukannya bagi sekelompok elit, dan berbagai kebijakan tidak lagi mengikuti kekuatan asing.

Kaum Muslimin yang semoga dirahmati Allah, perjuangan kolektif untuk menyelamatkan urusan dunia dan akhirat Umat Islam ini akan memberikan pahala yang besar, kehormatan, dan kemuliaan di dunia, dan kemewahan di Surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Diamnya kita akan mengakibatkan Umat ini terjerumus mengikuti hawa nafsu preman penguasa yang kuat dan korup. Kita belajar dari al-Qur'an,

“Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” [Terjemah Makna Qur'an Surah (28) al-Qasas :50]

Mari kita perjelas di titik kritis ini bahwa kita tidak akan biarkan para pemerintah Barat dan kapitalisnya terus merusak masa depan dunia Muslim. Kita tidak akan diam membiarkan para politisi korup dan khianat beserta sistem kufurnya menjadi pihak yang berkuasa di tanah kita. Hanyalah sistem dari Allah سبحانه وتعالى dan Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang bisa menyatukan manusia dan perasaannya dengan keadilan Islam. Seiring kuatnya arus informasi, jangan biarkan pemikiran dan sistem Islam tidak tersebar luas.

Kami mengundangmu untuk bergabung dengan Hizbut Tahrir dalam perjuangan membongkar makar para imperialis dan anteknya di negeri ini dan dunia Muslim, dan menciptakan opini publik positif bahwa Islam adalah sistem aturan hidup yang terbaik, dan Khilafah sebagai Negara dan Peradaban Islam yang akan membebaskan negeri ini dan dunia Muslim dari kemerosotan, kezaliman, dan kekufuran. Harapan kita adalah bahwa kita menjadi kaum yang mengerti sistem dari Allah سبحانه وتعالى dan menerapkannya. Allahuma aamiin.

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” [Terjemah Makna Qur'an Surah (47) Muhammad :7]

Annas I. Wibowo

2 komentar:

  1. assalamualaikum
    ustad sekedar sharing, bagaimana cara membuat blog untuk tampilan seperti blog punya ustadz
    wassalam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. 'Alaikumussalam. tampilan blog ini pakai template lawas sejak dulu. sekarang di pilihan blogger sudah tidak ada lagi.

      Hapus

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda