Sabtu, 25 Februari 2012

Mata Uang Berbasis Logam Mulia Mencegah Kenaikan Harga-Harga


Mata Uang Berbasis Logam Mulia Mencegah Kenaikan Harga-Harga


Argumen 6: Masalah Kompatibilitas

Argumen 6: Standar Emas tidak kompatibel dengan sistem Fiat dan untuk bisa berjalan membutuhkan perekonomian berbasis tanpa-bunga.

Bantahan: Sungguh, dua sistem itu seperti kapur dan keju (benar-benar berbeda). Jika suatu negara yang menggunakan Standar Emas beralih mencetak uang kertas, uang kertas itu akan kehilangan nilai dan rakyat akan menukarnya dengan emas dari simpanan kas atau mulai menimbun emas. Perekonomian Islam berbasis Emas melarang bunga (riba), yang tidak akan memungkinkan penciptaan kredit (dengan riba), oleh karenanya menjamin integritas Standar Emas.

Standar Emas atau Emas tidaklah cocok dengan sistem moneter Fiat. Sungguh, kedua sistem itu seperti kapur dan keju (jauh berbeda). Jika suatu negara yang menerapkan standar Emas mulai beralih ke mencetak uang kertas sebagaimana di dalam sistem Fiat, uang kertas itu akan mulai kehilangan nilai dibandingkan dengan emas dan orang-orang akan menukar nilai rendah uang kertas itu dengan emas dari simpanan kas atau mulai menimbun emas. Jadi, Standar Emas memiliki mekanisme stabilisasi otomatis yang mencegah pencetakan uang kertas dan inflasinya.

Sejak lenyapnya Standar Emas, sistem moneter Fiat telah mengembangkan suplai uang secara besar-besaran yang menghasilkan inflasi, dan kebijakan moneter saat ini utamanya dibidikkan pada pengurangan inflasi. Meskipun demikian, inflasi tetaplah menjadi cambuk yang menciptakan penderitaan. Kutipan ini dari lembaga statistik nasional Inggris membandingkan inflasi harga konsumen di Inggris selama periode Standar Emas (1750 hingga 1938) dengan sistem Fiat mula-mula.

“Diambil secara keseluruhan, dalam periode antara 1750 dan 1938, sebelum mulainya Perang Dunia Kedua; harga-harga naik sebesar tiga kali lipat lebih sedikit. Sejak itu harga-harga terus naik lebih dari empat puluh kali lipat.” (Consumer Prices Inflation since 1750. UK Office of National Statistics)

Situasi di Inggris mewakili keseluruhan apa yang terjadi di seluruh dunia industri maju. Meski dilakukan suplai besar secara periodik, tekanan inflasi yang menyebabkan kenaikan harga-harga lipat 40 muncul dari suplai uang yang terus membesar.

Ini secara jelas dicontohkan oleh fakta bahwa hari ini suplai uang adalah hampir 5,5 kali lebih besar daripada perekonomian riil, sebagaimana diilustrasikan dalam tabel di bawah ini.

Bunga (riba), yang merupakan biaya kesempatan dari modal (opportunity cost of capital), telah mendorong pertumbuhan penciptaan kredit yang membahan-bakari suplai uang yang terus membesar.

Meskipun kegiatan meminjam dan meminjamkan masih dibolehkan, perekonomian Islam berbasis-emas melarang bunga (riba), yang tidak akan memicu penciptaan kredit, oleh karenanya menjamin integritas Standar Emas.

Mata Uang Berbasis Logam Mulia Mencegah Kenaikan Harga-Harga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda