Selasa, 16 Desember 2014

Merealisasikan moralitas yang luhur

 

·         Merealisasikan moralitas yang luhur
Sesungguhnya, masyarakat Islam juga memiliki tujuan luhur dalam membentuk masyarakatnya yaitu membiasakan mereka untuk memiliki moral yang Islami dalam berinteraksi. Dan moralitas Islam adalah standar terbaik yang memberikan keadilan sejati.

Sehingga, dengan standar moral tersebut seorang manusia dapat mengangkat derajat dirinya dan mendapatkan tempat yang mulia sebagai penghormatan yang Allah berikan kepadanya. Ia juga akan mendapatkan tempat di sisi Allah Swt. yang telah mensyariatkan anak manusia untuk memiliki akhlak Islam.

Dan moralitas manusia tidak akan pernah mengalami kemajuan dan kesempurnan seandainya dirinya sendiri belum dapat melepaskan dan menjauhkan diri dari hal-hal yang terhina dan segala sesuatu yang membuat Allah murka.

Maka, kita dapat mengatakan bahwa hal-hal yang harus dimuliakan dalam Islam adalah segala seuatu yang telah Allah perintahkan kepada kita baik berupa perkataan, perbuatan dan segala sesuatu yang dianjurkan kepada manusia untuk melakukannya.

Dan yang dimaksud dengan hal-hal yang buruk dan tercela adalah segala sesuatu yang telah Allah larang baik berupa perkataan ataupun perbuatan dan segala sesuatu yang dibenci oleh Islam.

Telah diriwayatkan oleh imam Muslim dengan sanadnya dari Nuwas bin Sam’an ra., ia berkata: “Saya bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang kebaikan dan dosa. Maka ketika itu Rasulullah Saw. bersabda: “Amal baik adalah akhlak yang mulia dan dosa adalah sesuatu yang kamu rencanakan dalam hatimu akan tetapi, kamu tidak mau orang lain mengetahui rencana tersebut.”

Perbuatan baik adalah segala yang dianggap baik oleh syariah. Sedangkan perbuatan buruk adalah segala yang dianggap buruk oleh syariah.

Dan diriwayatkan dari Tirmidzi dengan sanadnya dari Abu Darda ra. bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: “Tidak ada sesuatu yang membuat timbangan amal baik seorang muslim pada hari kiamat menjadi lebih berat kecuali adanya akhlak yang baik. Dan sesungguhnya Allah akan murka terhadap orang yang buruk dan hina tingkah lakunya.

Dan diriwayatkan dari Tirmidzi dengan sanadnya dari Jabir ra. bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling kucintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah orang-orang yang memiliki akhlak yang baik. Dan orang yang paling aku murkai dan paling jauh dariku tempat duduknya pada hari kiamat adalah orang yang banyak bicara, bermulut besar dan sombong.” Maka, ketika itu para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah kami mengetahui dan memahami siapa orang yang banyak bicara dan besar mulut. Akan tetapi, kami tidak mengetahui siapakah yang dimaksud dengan sombong?” Kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Orang-orang yang takabur.”

Diriwayatkan dari Tirmidzi dengan sanadnya dari Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna adalah orang yang paling baik akhlaknya. Dan orang yang paling terpilih adalah orang yang paling baik terhadap istri-istrinya.”

Masyarakat Islami adalah sebuah lingkungan yang memiliki harapan untuk menanamkan akhlak yang mulia dan menjauhkan mereka dari akhlak yang bobrok. Karena, hanya dengan akhlak yang diperintahkan syariah-lah seorang manusia dapat menciptakan kesempurnaan keadilan dan menghapus kedhaliman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda