Senin, 22 Agustus 2011

Islam Adalah Hukum Aturan Terbaik Untuk Umat Manusia Dalam Semua Aspek Kehidupan - Upaya-Upaya Pengaburan Islam

Islam Adalah Hukum Aturan Terbaik Untuk Umat Manusia Dalam Semua Aspek Kehidupan - Upaya-Upaya Pengaburan Islam
 
 
Islam, Dien yang haq yang mampu memecahkan problem-problem manusia. Dengan menerapkan sistem Islam yang kekal dan mabda’ (ideologi) Islam yang adil, maka kita pasti akan meraih kemuliaan. Tetapi apabila hal tersebut kita lalaikan dan telantarkan, maka kita tertimpa kehinaan dan akan dihina.

Itulah Al Islam, yang mampu merealisasikan kebangkitan umat dan mewujudkan kesejahteraannya, serta menjamin stabilitas di masa lalu. Semua itu akan tetap terwujud selamanya, tatkala Islam diterapkan dalam kehidupan.

Islam datang untuk manusia dengan menyadari sifatnya sebagai manusia (Al Insaan) semata. Sebab, ia adalah ciptaan Rabbul ‘aalamiin yang menyempurnakan segala sesuatu yang diciptakan-Nya. Juga, Islam adalah hukum-hukum dari Sang Pencipta langit, bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya. Siapakah yang lebih baik ciptaannya daripada ciptaan Allah Swt.? Adakah aturan-aturan yang lebih baik dari aturan Allah Swt.? Semua itu sudah sangat jelas; Allah Swt.-lah yang MahaSempurna dan MahaAdil, untuk orang-orang yang berakal.

Suatu saat terbukti, bahwa sebagian orang mendapati bahwa cara ini asing (Islam dipandang sebagai sesuatu yang aneh) dalam hal pemecahan yang ditampilkan Islam ketika mengatasi persoalan-persoalan. Bahkan, hal tersebut akan mengejutkan banyak orang.

Keadaan ini terjadi, tidak lain dan semata-mata disebabkan kebodohan mereka. Kita mendapati bahwa mereka menggunakan akalnya untuk menyerang konsep-konsep Islam yang suci dan menyelamatkan itu, karena ketidaktahuan dan prasangka belaka. Sebab, mereka mengira bahwa Islam tidak memperhatikan dan memecahkan berbagai problema. Mereka menyangka bahwa Islam semata-mata mengatur urusan ibadah dan akhlaq, sebagaimana yang terpatri dalam asumsi mereka.

Betapa buruknya pemahaman dan asumsi seperti itu. Hal seperti ini, telah merata tersebar di kalangan kaum Muslimin akibat pengaburan kebenaran terhadap Islam.

Semua itu mulai ada sejak abad 2 hijriah sampai kaum kafir penjajah berhasil menguasai negeri-negeri Muslim. Saat itu, banyak ide-ide filsafat semacam filsafat Yunani dan Persia yang mempengaruhi sebagian ulama Islam, tatkala mereka berusaha mengawinkan Islam dengan filsafat-filsafat tersebut yang jelas mustahil. Padahal antara Islam dengan semua filsafat tersebut adalah dua hal yang paradoksal, yang pada akhirnya menghasilkan berbagai ide yang samasekali bertentangan dengan Islam. Selain itu, terjadi serangan gencar dari orang-orang munafik yang berpura-pura masuk Islam dengan tujuan busuk, karena kedengkian mereka terhadap Islam dan umatnya. Mereka dengan sengaja memasukkan berbagai ide yang sesat untuk meracuni pemikiran umat dan memojokkan Islam dengan berbagai tuduhan.

Sebagaimana propaganda-propaganda yang dilancarkan kaum misionaris yang jahat dan dzalim, para orientalis dan orang-orang Barat, mereka itu (kaum munafik dan orang-orang yang tertipu oleh berbagai pemahaman filsafat) mengatakan apa yang dikatakan oleh para orientalis dan Barat tersebut. Mereka ikut-ikutan mencela hukum-hukum Islam dan menutup-nutupi kenyataan slam yang sebenarnya dengan semboyan “penjernihan, penelitian ilmiah” dan “modernisasi”. Akibatnya, timbullah gambaran salah terhadap Islam, di luar kenyataan yang sebenarnya. Juga upaya mereka menyelimuti Islam sehingga cahayanya tak lagi memancar.

Akhirnya, hampir-hampir semua orang mengingkari hakekat kenyataan Islam yang langgeng dan gamblang kebenarannya itu, dan mendustakan cara-cara pemecahannya yang benar dan tepat terhadap kehidupan setiap waktu dan tempat. Pada saat ini, mereka banyak membeo terhadap apa yang dipropagandakan kaum kafir penjajah, padahal mereka adalah musuh yang nyata. Mereka hampir-hampir tidak memfungsikan lagi pemahaman dan perasaannya. Bahkan mereka katakan bahwa Islam hanya sekedar ibadah ritual dan moral; Islam adalah falsafah khayalan (yang sulit untuk diterapkan); dan bahwa Islam tidak sesuai lagi dengan kehidupan masa kini.

Pandangan yang memuakkan dan tuduhan keji itu semakin kuat karena buruknya penerapan Islam di masa-masa kemundurannya, baik dari sisi tingkah laku para khalifah yang memerintah Daulah Khilafah atau kelalaian ulamanya serta bungkamnya mereka di depan kenyataan tersebut. Dari sanalah tercipta kesenjangan yang dalam antara kaum Muslimin dan ajaran Islam, apalagi dalam masalah ekonomi dan politik. Memang pada saat itu, sebagian besar kaum Muslimin mengidap kesalahpahaman terhadap hakekat Islam, terhadap cara-cara Islami pemecahan masalah, dan terhadap semua pemikiran Islam.

Tetapi saya yakin, bahwa semua keraguan dan permusuhan terhadap Islam akan lenyap, tatkala tersingkap hakekat kebenaran hukum-hukum Islam. Suatu saat, mereka pasti akan memahami persoalan itu beserta pemecahannya dengan Islam, kemudian mereka menerima kenyataan dan kebenarannya. Itulah yang kita harapkan, jika mereka memiliki akal yang jernih dan jiwa yang merindukan kebenaran.

Keraguan dan kebencian terhadap Islam tentu tidak akan terjadi pada orang-orang yang memahami hakekat kebenaran Islam, kejernihan hukum-hukumnya, kesucian dan cara pemecahan masalahnya, dan paham terhadap totalitas dan keterperincian Islam. mereka inilah orang-orang yang tak tergoyahkan oleh propaganda kafir Barat dan musuh-musuh Islam. Akal mereka terbebas dari polusi fitnah dan kedustaan musuh yang kafir maupun munafik, yang tak henti-hentinya dilontarkan dalam kancah misionaris, perang pemikiran, politik dan ekonomi.

Semua itu tak henti-hentinya mereka lancarkan, sejak berkecamuknya perang salib, karena bersemayamnya unsur kedengkian menyaksikan kejayaan Islam. Perang itulah yang terus menerus menanamkan goresan yang dalam pada jiwa-jiwa mereka – orang-orang Eropa dan musuh-musuh Islam sehingga menjadi titik tolak pandangan mereka terhadap Islam, secara turun-temurun. Mereka senantiasa dalam kegelisahan, selama Islam masih terwujud dalam realitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara, yang mengibarkan panji-panji Islam dan menerapkan hukum-hukum Syariah Islam.

Semoga kaum Muslimin memperhatikan dan lebih dari itu dapat bangga dengan Islam dan Syariahnya.

Harapan kita pada Allah Swt., semoga kita bersama langkah-langkah dan metode Islam, dapat membangkitkan semangat kaum Muslimin, bergerak mengemban dakwah Islamiyah, untuk mengembalikan kemuliaan, kehidupan yang indah, dan kebahagiaan hakiki, yang pernah diraih umat Islam, di dalam kehidupan, di bawah naungan Islam dan panji-panji Al-Qur’an, agar benar-benar menjadi umat terbaik yang diadakan untuk manusia, dan mengembalikan kepemimpinan Islam atas segenap umat manusia di muka bumi ini. Aamiin.

Dari : Hidup Sejahtera Dalam Naungan Islam; Abdul Aziz Al Badri

Islam Adalah Hukum Aturan Terbaik Untuk Umat Manusia Dalam Semua Aspek Kehidupan - Upaya-Upaya Pengaburan Islam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda