Selasa, 23 Agustus 2011

Seruan untuk Para Aktivis Kebangkitan Islam, Pejuang Persatuan Umat Islam Sedunia

Seruan untuk Para Aktivis Kebangkitan Islam, Pejuang Persatuan Umat Islam Sedunia


Seruan ditujukan untuk:
·        Para aktivis yang berjuang untuk menjulangtinggikan Islam dan kaum Muslim, yang telah mengitikadkan kesungguhan untuk mewujudkan kebangkitan dari keterpurukan, yang memilih Islam untuk sebagai metode untuk membebaskan (dari keterpurukan).

·        Mereka yang mengharapkan kebangkitan yang sahih, yang berharap akan kesatuan kalimat kaum Muslim, yang berjalan menempuh manhaj Rasul yang mulia Muhammad Saw., yang mengambil dari metode beliau dalam mewujudkan Daulah Islamiyah metode untuk melanjutkan kehidupan Islam.

·        Umat Islam di belahan timur dan barat yang meyakini bahwa pertolongan berasal dari sisi Allah dan bahwa terpenuhinya janji Allah untuk menjadikan mereka berkuasa sungguh telah dekat.

·        Setiap Muslim yang berpegang teguh pada agama-Nya dan sangat berpegang erat pada kemuliaan keagungan Islam.

Allah Swt. berfirman dalam kitab-Nya yang mulia – dan Dia adalah Pengucap Yang paling benar:

Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, sementara Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya. Dialah Yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (al-Quran) dan agama yang benar untuk Dia menangkan atas segala agama walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya. (Terjemah Makna Quran Surat [9] at-Taubah 32-33)

Demi Tuhanmu, mereka hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka atas keputusan yang kamu berikan, dan mereka menerimanya dengan sepenuhnya. (Terjemah Makna Quran Surat [4] an-Nisa’ 65)

Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? Siapakah yang lebih baik hukumnya daripada Allah bag orang-orang yang yakin? (Terjemah Makna Quran Surat [5] al-Maidah 50)

Rasul kita yang agung, Muhammad Saw. bersabda:

Sesungguhnya akan mengurusi kalian sesudahku seorang laki-laki yang memakrufkan yang kalian ingkari dan mengingkari apa yang kalian anggap makruf. Tidak ada ketaatan kepada orang yang bermaksiat kepada Allah Yang Maha Pemberi Berkah dan MahaTinggi dan janganlah kalian membuat alasan kepada Tuhan kalian (untuk menimpakan azab) (Hadits Riwayat Ahmad dalam Musnad V/325)

Rasul Saw. juga bersabda:

Siapa saja yang melihat pengusa yang jahat, menghalalkan apa saja yang telah Allah haramkan, merusak janji kepada Allah, menyalahi sunnah Rasulullah, beraktivitas mengurusi hamba-hamba Allah dengan dosa dan permusuhan, lalu orang itu tidak mengubah dengan perkataan atau perbuatan, hak Allah-lah utnuk memasukkannya ke tempatnya (neraka) (Hadits Riwayat ath-Thabari dalam Tarikh at-Thabari, Ibn al-Atsir dalam Al-Kamil fi at-Tarikh dan yang lain)

Beliau Saw. juga bersabda:

Ingatlah sesungguhnya poros Islam selalu berputar. Karena itu, berputarlah kalian sebagaimana Islam berputar, dan ingatlah bahwa kekuasaan dan al-Qur’an akan berpisah. Karena itu, berpegang teguhlah dengan al-Kitab, dan ingatlah sesungguhnya akan mengurusi kalian para pemimpin sesat lagi menyesatkan. Jika kalian mengikutinya maka ia akan menyesatkan kalian. Jika kalian menyalahinya maka ia akan membunuh kalian. Mereka (para Sahabat) berkata, “Lalu apa yang harus kami lakukan, wahai Rasulullah?” Beliau berkata, “Sebagaimana perbuatan para sahabat ‘Isa, mereka diikat di atas kayu dan digergaji dengan gergaji. Demi Zat Yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh mati di jalan Allah adalah lebih baik daripada hidup dalam kemaksiatan.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani)

Hidup dalam kemaksiatan: mengikuti apa yang diperintahkan penguasa fasik, setuju dan ikut menjalankan sistem kufur (sistem hukum dan pemerintahan buatan manusia menuruti hawa nafsu: demokrasi, kerajaan, teokrasi, komunis) sebagaimana disetujui dan diperintahkan oleh penguasa dzalim, fasik.

Akan ada kelompok dari umatku yang senantiasa menegakkan perintah (ketentuan) Allah. Tidak akan me-madharat-kan mereka orang-orang yang merendahkan mereka atau menyalahi mereka hingga datang ketentuan Allah dan mereka menang atas manusia. (Hadits Riwayat Muslim)

Sejak Khilafah Islamiyah lenyap dan kaum Muslim menjadi terpecah dalam banyak negara, pemikiran untuk mengentaskan kaum Muslim dari realita buruk yang menjadi realita hidup mereka tidak pernah terputus. Berbagai upaya kebangkitan terus dilakukan. Berbagai daya-upaya juga telah dikerahkan untuk mengubah dan memperbaiki realita tersebut. Untuk itu, telah berdiri bermacam lembaga, harakah, kelompok, organisasi, yayasan, dan partai. Masing-masing telah menetapkan manhaj (metode) mereka sendiri. Masing-masing telah memilih thariqah (metode) untuk dijalankan. Ada yang menyerukan perbaikan akhlak. Ada yang menyerukan amal kebaikan dan kedermawanan. Ada yang memilih bergabung dengan pemerintahan (dengan sistem yang jelas kufur) untuk melakukan perubahan dari dalam. Ada yang menyerukan patriotisme atau nasionalisme. Ada yang berpandangan untuk berlemah-lembut dengan penguasa dan bertahap dalam penerapan Islam. Ada yang menggunakan jalan kekuatan untuk melakukan perubahan. Ada juga yang berpandangan bahwa metode sahih bagi kebangkitan adalah metode perjuangan politik dan melihat hal itu sebagai metode Rasul Saw. dalam mewujudkan masyarakat Muslim dan kehidupan Islam dnegan jalan mendirikan satu Daulah Islamiyah. Daulah Islamiyah inilah yang menerapkan hukum Allah di dalam negeri dan mengemban Islam sebagai risalah universal kepada umat manusia seluruhnya, sesuai dengan metode lurus yang ditempuh oleh penghulu para rasul dan penutup para nabi. Berbagai dakwah dan harakah tersebut mulai beraktivitas di tengah-tengah kaum Muslim, yaitu di berbagai negeri dan bangsa.

Mulailah berbagai pemikiran yang dilontarkan ke tengah kaum Muslim tersebut saling berinteraksi dan saling mengungguli satu sama lain, juga bersinggungan dengan seruan-seruan lain yang tegak di atas asas selain Islam berupa gerakan patriotisme, nasionalisme, sosialisme, sekularisme dan sebagainya.


Dari : Seputar Gerakan Islam; Abu Za’rur

Seruan untuk Para Aktivis Kebangkitan Islam, Pejuang Persatuan Umat Islam Sedunia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda