Sabtu, 23 Februari 2008

Definisi Material Requirements Planning (MRP)

    • Adalah software berbasis perencanaan produksi dan sistem kontrol sediaan yang digunakan untuk manajemen proses manufaktur.

    • Adalah sistem manajemen sediaan berbasis komputer yang dirancang untuk membantu manajer produksi dalam scheduling and penempatan pesanan untuk item permintaan yang bersifat dependent. Permintaan dependent adalah komponen barang akhir-seperti bahan mentah, komponen suku cadang dan subperakitan-dimana jumlah sediaan yang dibutuhkan tergantung (dependent) terhadap jumlah permintaan item barang akhir. Contoh, dalam perencanaan produksi sepeda, permintaan dependen dari sediaan yang mungkin adalah aluminum, ban, jok, dan rantai sepeda.

    • Adalah sistem informasi berbasis computer yang didesain untuk mengatasi masalah pesanan dan scheduling dari permintaan sediaan yang bersifat dependent. Sistem ini disesain untuk menjawab: what, how much, dan when its needed.

Sistem MRP dalam manajemen sediaan pertama kali berkembang pada tahun 1940an – 1950an. Sistem ini menggunakan komputer dari bill of material pada barang akhir kedalam proses produksi dan rencana pembelian berbagai komponen. MRP selanjutnya berkembang dengan mencakup informasi dimana setip personal produksi dapat merubah dan memperbaharui input data dalam sistem yang dibutuhkan, disebut MRP II. Generasi MRP II ini juga berhubungan dengan aspek marketing, finance, accounting, engineering, and human resources dalam proses perencanaan. Kaitan bahasan MRP adalah ERP yang menggunakan teknologi komputer untuk menghubungkan berbagai area fungsi entitas bisnis.

Tujuan penerapan sistem MRP secara simultan adalah sebagai berikut;

  • Menjamin bahwa material dan produk dapat digunakan untuk proses produksi dan sampai ke konsumen.

  • Meminimalkan level sediaan serendeah mungkin

  • Perencanaan aktivitas manufaktur, delivery schedules dan aktivitas pembelian

MRP digunakan banyak diguakan oleh banyak organisasi untuk memecahkan berbagai masalah mengenai pertanyaan WHAT items are required, HOW MANY are required dan WHEN are they required by. Penerapan item tersebut pada akhirnya menjadi sangat komplek karena terdapat dalam berbagai sub-subassemblies yang telah berkembang sedemikian komplek.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI DIKIRIM KE EMAIL SAYA → Kirim ke alamat email saya:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda