Rabu, 27 Februari 2008

Manufacturing resource planning II

Manufacturing Resource Planning (MRP II) metode efektif dalam perencanaan semua sumber daya manufaktur perusahaan. Idealnya, metode ini terdapat perencanaan operasional dalam unit, perencanaan finansial dalam dollar dan mempunyai simulasi kapabilitas untuk menjawab pertanyaan "what-if" dan eksistensi penggunaan MRP.

Metode ini tidak mengandalkan fungsi software saja, tetapi menggabungkan skill manajer yanng diperuntukkan untuk akurasi data base dan sumber daya komputer. Hal ini merupakan total konsep manajemen dalam penggunaan sumber daya manusia secara lebih produktif.

  1. MRP II is not

Beberaapa item berikut merupakan bagian MRP II;

  • a computer system

  • manufacturing control system

  • inventory reduction plan

  • complex

    • Beberapa software dapat menjadi komplek, tetapi kontrol interaksi pengguna tidak dibutuhkan.

  • unique to a few industries

  1. MRP II involves an entire company

Dengan penerapan MRP II maka Aturan bisnis untuk perencanaan statejik dapat disusun. Penjualan dan pemasaran dapat mencapai target penjualan yang sesuai dengan bahan baku dan kapasitasnya. Hubungan dapat berkembang dengan supplier untuk meningkatkan pembelian secara Just In Time . Sediaan bahan baku dapat diketahui sebelum hal itu terjadi, dengan komunikasi dengan pelanggan untuk mendapat kemungkinan ketersediaan barang substitusi yang akan mendapat bahan baku yang sama, dalam jadwal. Departemen Accounting dan Finance mendapat akurat kos secara akurat dan memperkirakan cash flow. Departemen teknik harus mengaudit dan mengakurasikan data pada metode produksi secara detail, seperti bill of material, Quality Control mendapat audit periode berjalan dari beberpa pengawas yang bertanggung jawab dalam penanggulangan pekerjaan yang tidak diinginkan.

  1. Benefit of MRP II

  1. Lebih efisien dalam penggunaan sumber daya sejak reduksi dapat diantisipasi

  2. Perencanaan yang lebih diprioritaskan sejak jadwal produksi dapat dimodifikasi lebih mudah

  3. Meningkatkan pelayanan konsumen sejak waktu pengiriman dapat ditekan

  4. Meningkatkan moral karyawan dengan koordinasi dan komunikasi yang lebih baik.

  5. Informasi manajemen yang lebih baik sejak manajemen dapat menggunakan output dari sistem informasi untuk mengukur kinerja

  1. Without MRP II

Apa yang akan terjadi jika perusahaan tidak menggunakan MRP II. Berikut adalah kemungkinan yang akan terjadi pada kondisi kontemporer sekarang ini;

  • Pesanan (orders), janji pada konsumen kadang tidak dapat tepat waktu

  • Beberapa data harus dimasukkan ke dalam sistem jauh hari sebelum benar-benar dibutuhkan.

  • Orang mungkin akan banyak kehilangan data karena

  • Orang mungkin menulis paper pekerjaannya tidak melalui sistem komputer.

  • Sediaan yang tidak akurat karena masalah produksi.

  • Kemungkinan pemborosan dengan dikeluarkannya uang lebih banyak akibat sediaan yang tidak diinginkan, karena ketidakakuratan departemen teknik/produksi.

  • Departemen teknik/produksi yang tidak segera merubah data yang salah, akan mengakibatkan biaya mahal..

  • Ketika manajemen mendapat sediaan yang tidak akurat, akan lebih memperpanjang masalah periode selanjutnya.

  • Gambaran laba dari ketidakakuratan dalam bill of materials and transaction reporting.

  • Ketika terjadi setup mesin, waktu yang dibutuhkan untuk berbagai produk berbeda. Kita tidak tahu prioritas waktu mana untuk merubah waktu setup.

  • Pada akhir bulan, karyawan akan mendapat pekerjaan berat ketika harus membersihkan sistem.

  • Kemungkinan terjadi hal tidak terencana karena pergantian shift karyawan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda