Kamis, 14 Februari 2013

Khalifah tidak melegislasi hukum syara’ apapun yang berhubungan dengan aqidah dan ibadah selain masalah zakat dan jihad

Khalifah tidak melegislasi hukum syara’ apapun yang berhubungan dengan aqidah dan ibadah, selain masalah zakat dan jihad



BAB HUKUM-HUKUM UMUM

PASAL 4

Khalifah tidak melegislasi hukum syara’ apapun yang berhubungan dengan ibadah, selain masalah zakat dan jihad. Khalifah juga tidak memasukkan ide-ide yang berkaitan dengan aqidah Islam dalam Undang-undang Dasar dan undang-undang negara.

KETERANGAN

  • Legislasi hukum syara’ bagi khalifah hukum asalnya adalah boleh (mubah). Kata “tidak melegalisasi” bukan berarti tidak boleh, tetapi artinya khalifah memilih untuk tidak melegislasi hukum syara’ yang berkaitan dengan aqidah dan ‘ibadah (kecuali masalah zakat dan jihad). Legislasi hukum berarti memaksa rakyat untuk melaksanakannya. Dalam aqidah tidak boleh ada pemaksaan. Orang kafir saja tidak boleh dipaksa untuk berkeyakinan aqidah Islam, terlebih lagi kaum muslimin. Firman Allah : ”Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)” (QS. Al Baqarah : 256). Pemaksaan berarti mendatangkan keberatan/kesulitan (haraj) sedang Allah berfirman : “Sekali-kali Allah tidak menjadikan bagi kalian dalam agama kesulitan” (QS. Al Haj :78). Berbeda dengan mu’amalah, di dalamnya mungkin adanya ikhtilaf (perbedaan) dan mungkin terjadi perselisihan oleh karenanya harus ada satu hukum yang dijadikan pegangan secara bersama. Khalifah melaksanakan ri’ayatu asy syu’un untuk melaksanakan hal itu khalifah harus memilih satu hukum untuk semua rakyat. Demikian juga untuk menjaga kesatuan negara dan umat khalifah harus melegislasi suatu hukum syara’ tertentu. Dalam ibadah hanya ibadah yang mencerminkan kesatuan umat dan negara yang dilegislasi oleh khalifah.

  • Jadi tidak dilegalisasinya hukum syara’ dalam hal aqidah dan ‘ibadah dikarenakan dua hal : pertama, adanya haraj (keberatan/kesulitan), kedua karena menyalahi realita legislasi hukum.

Khalifah melegislasi hukum-hukum syara’ tertentu yang dijadikan sebagai Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang negara
Hizbut Tahrir

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda