Kamis, 27 Maret 2008

Radio Frequency Identification (RFID)

IDENTIFIKASI FREKUENSI RADIO

Radio frecuency identification (RFID) system menyediakan sebuah teknologi yang powerful untuk melacak pergerakan barang-barang dalam seluruh supply chain.
RFID sistem menggunakan tags kecil yang dilekati microchips yang berisi data tentang item dan lokasinya untuk mengirim signal radio melalui jarak dekat ke reader RFID khusus. Reader RFID kemudian menyalurkan data melalui network ke komputer untuk processing.

Transponder atau RFID tag secara elektronik terprogram dengan informasi yang dapat mengidentifikasi item secara unik, seperti sebagai sebuah code identifikasi elektronik, plus informasi lain tentang item, seperti lokasinya, dimana dan kapan dibuat, atau stasusnya selama produksi. Yang dilekatkan dalam tag adalah microchip untuk menyimpan data. Sisa dari tag adalah sebuah antenna yang mengirimkan data ke reader.

RFID tags dikategorikan sebagai aktif dan pasif. RFID tags aktif disuplai tenaga oleh baterai internal dan khususnya memungkinkan tag data ditulis kembali dan dimodifikasi. Aktif tag mempunyai read ranges yang lebih panjang, tapi mereka mempunyai ukuran yang lebih besar, lebih mahal, dan mempunyai operasional life yang lebih pendek daripada pasif tag.

RFID tags pasif tidak mempunyai sumber kekuatan yang terpisah dan memperoleh kekuatan operasi mereka dari energi frekuensi radio yang dikirimkan oleh pembaca RFID. Mereka lebih kecil, lebih ringan, dan lebih murah daripada aktif tags dengan masa operasi yang tak terbatas secara virtual. Mereka juga mempunyai read ranges yang lebih pendek daripada aktif tags dan memerlukan reader yang berkekuatan lebih tinggi.

RFID sistem beroperasi dalam nomor frequency band worlwide tak berlisensi. Sistem frekuensi rendah (30 kilohertz sampai 50 kilohertz) mempunyai reading ranges yang pendek (inci sampai beberapa feet) dan sistem cost yang lbih rendah. Sistem frekuensi rendah sering digunakan dalam security, asset tracking, atau penerapan identifikasi hewan.

Sistem RFID frekuensi tinggi (850 MHz sampai 950 MHz dan 2.4 GHz sampai 2,5 GHz) menawarkan reading ranges yang dapat diperluas melebihi 90 feet dan mempunyai kecepatan reading yang tinggi.RFID frekuensi tinggi diterapkan termasuk di railroad car tracking atau toll collection otomatis untuk jalan raya atau jembatan.

Dalam inventory control dan supply chain management, RFID dapat membentuk dana mengatur informasi lebih detail tentang item-item dalam warehouse-warehousenya atau dalam produksi daripada sistem bar-coding. Penghematan nyata dari RFID datang dari cara RFID dapat meningkatkan keseluruhan proses bisnisnya.

Wireless in Health Care
Area lain dimana teknologi wireless mempunyai dampak utama adalah health care. Sistem health care telah terhambat dengan ketidakefisienan dari proses paper-based dan gaps antara sistem informasi. Banyak rumah sakit yang mempunyai wired networks mempunyai masalah mendapatkan informasi penting di tempat dan waktu yang tepat karena kebanyakan dokter dan perawat jarang berada di satu tempat untuk waktu yang lama.

Mobile technology dapat menyediakan beberapa solusinya. Rumah sakit- rumah sakit telah menginstal wireless LANs di emergency rooms dan area perawatan, dan melengkapi staffnya dengan komputer laptop yang memungkinkan Wi-Fi atau wireless PDAs dan smart phone.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda