Selasa, 30 Oktober 2012

Kepemimpinan Islam Dan Sistem Islam Bagi Negeri

Kepemimpinan Islam Dan Sistem Islam Bagi Negeri

 
Bagi penduduk negeri-negeri Muslim, mimpi buruk puluhan tahun haruslah diakhiri dengan suatu metode yang tepat. Metode bagi kebangkitan ini haruslah bersumber dari apa yang dituntunkan Rasulullah Saw. Dan metode seperti inilah yang diadopsi oleh Hizbut Tahrir. Perjuangan melanjutkan kehidupan Islam ini insya’ Allah akan membuahkan hasil yang gemilang dengan pertolongan Yang Maha Kuasa, sebagaimana tampak dari perkembangan di dalam tubuh Umat akhir-akhir ini.

Kita telah menyaksikan kediktatoran sebelumnya, demokrasi, sekularisme, campur tangan kafir penjajah dan korupsi luas. Namun siklus berlanjut: demokrasi, korupsi, dan imperialisme terus mencabik negeri. Para imperialis Barat melihat negeri-negeri Muslim sebagai bagian dari sasaran 'perang terhadap teror'. Namun, berkebalikan dengan tipuan namanya, perang itu justru membawa kematian dan kehancuran pada jutaan orang di berbagai negeri Muslim dan terus menyalakan "teror" di seantero dunia.

Hal ini sebagaimana Allah Swt. firmankan dalam al-Qur'an.

“Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." [Terjemah Makna Qur'an Surat (2) al-Baqarah:11]

Pesan utama kami sederhana,
• Negeri ini tidak memerlukan hukum buatan para manusia yang merampas hak Allah Swt. dalam membuat hukum, tidak juga memerlukan sistem kufur dan rusak sekularisme beserta demokrasinya. Namun, negeri ini harus menerapkan konstitusi Islam sesungguhnya. Konstitusi ini akan menjamin pemilihan pemimpin, pertanggungjawaban, peradilan independen dan aturan hukum.

“Barangsiapa tidak menerapkan hukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” [Terjemah Makna Qur’an Surat (5) Al Ma’idah 47]”

Negeri ini juga harus berkuasa atas seluruh urusannya. Saat ini negeri ini adalah papan catur segala jenis campur tangan asing dari Amerika, intelijen asing, perusahaan multinasional, maupun lembaga keuangan dunia.

• Negeri ini wajib mewujudkan masyarakat Islam yang berideologi Islam, bersistem hukum Islam, bervisi Islam, menguasai iptek serta menaungi semua warganya tanpa pandang jender, suku, agama maupun ras dengan Khilafah.

• Negeri ini perlu segera mengatasi problem kronis korupsi, kesengsaraan hukum dan ekonomi. Hanya solusi radikal dari Islam sajalah yang mampu mengatasi masalah-masalah itu, bukan solusi-solusi sekular tambal sulam yang disediakan oleh elit penguasa beserta sistem bobroknya saat ini.

Nabi Saw. bersabda: “Siapa saja berlaku curang bukanlah golongan kami” (Hadits Riwayat Tirmidhi)

• Terakhir, negeri ini perlu menuliskan kebijakan luar negeri menurut Syariat Islam, tidak menjadi korban Amerika Serikat. Masa depan negeri ini adalah sebagai bagian dari kesatuan dunia Muslim dengan seperempat populasi dunia, yang mengendalikan jalur-jalur pelayaran utama dan yang menduduki mayoritas cadangan energi dunia. Hanyalah satu dunia Muslim yang menyatu dalam Khilafah yang bisa menangani berbagai tantangan yang akan muncul di abad 21 dari imperialisme dan kekufuran Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia, dan Cina.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda