Minggu, 16 November 2014

Masyarakat Islam Memenuhi kebutuhan individu dan umum secara tepat



Masyarakat Islam Memenuhi kebutuhan individu dan umum secara tepat

Karakteristik Ketiga:
Masyarakat Islam adalah masyarakat yang selalu menyerasikan secara seimbang antara kebutuhan manusia dan keberhasilan dalam menggapainya. Pada satu sisi, Islam telah memenuhi semua kebutuhan spiritual, rasio dan fisik. Akan tetapi, pada sisi yang lain Islam membatasi, mengendalikan dan tidak mengidzinkannya untuk melanggar batasan-batasan yang telah Ia tentukan. Allah telah memberikan kesempatan kepada mereka untuk berusaha sesuai dengan kemampuan masing-masing tanpa harus saling menjatuhkan antara satu dengan yang lainnya.

Kebutuhan manusia dibagi ke dalam dua bagian; kebutuhan individu dan kebutuhan umum. Masyarakat Islam mengakui bahwa kedua bentuk kebutuhan ini adalah kebutuhan manusia yang sangat penting. Sehingga, tidak diperbolehkan untuk mengededpankan yang satu dan menghapus yang lainnya. Jadi, keduanya harus dijaga dengan baik. Oleh karena itu, Allah telah memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengeluarkan seluruh daya upayanya dengan tidak merampas hak umum dan hak individu.

Kebutuhan pribadi seorang manusia pada dasarnya adalah unsur yang akan membentuk sebuah bangunan masyarakat dan akan memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat itu sendiri. Sebagaimana semua kebutuhan sebuah masyarakat pada dasarnya adalah tiang penyangga bagi tiap individu masyarakat dalam mendapatkan semua kebutuhan yang diperlukannya.

Manusia memiliki kebutuhan primer (Dharûriyyah), ada juga yang memilki kebutuhan sekunder (Hâjiyyah), tersier (Tahsîniyyah) dan lux (Kamâliyyah). Dan seorang manusia tidak akan dapat meneruskan kehidupannya tanpa ditopang oleh berbagai kebutuhan tersebut, tentunya, tanpa harus berlebih-lebihan.

Begitupula dengan kelompok masyarakat. Mereka  memiliki tingkat kebutuhan yang sama. Dan mereka tidak akan mampu untuk mencapai berbagai visi, keinginan, cita-cita dan memberikan yang terbaik untuk individu masyarakatnya, kecuali dengan meraih seluruh kebutuhan umum yaitu keamanan, pendidikan, dan kesehatan.

Sebenarnya, baik individu maupun kelompok masyarakat, keduanya berada di bawah satu ajaran yang sama yaitu ajaran Islam. Dan tertunduk pada kaidah dan hukum yang sama yang dibawa oleh al Quran.

Allah SWT berfirman: “(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.” [QS. An Najm: 38-41]

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” [QS. Al Maaidah: 2]

Dan firman Allah: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” [QS. Ali Imraan: 110]

Unduh Buku Generasi Masyarakat Islami

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda