Senin, 18 November 2013

PEMBAHASAN KESABARAN



PEMBAHASAN KETUJUH: KESABARAN

Dan jadikanlah sabar dan shalat sebagi penolongmu” (Al-Baqarah: 45)

Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah kesabaran dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negara Islam) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali-Imran: 200)

« Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. » (QS. Al-Ashr:1-3)

Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.” (QS. Al-Muzaammil: 10)
Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.” (QS. Al-Muddatsir: 7)

Sabar merupakan unsur kepribadian yang matang dan kepahlawanan gemilang. Sebab beban berat mewujudkan kehidupan Islam tidak mampu ditanggung orang-orang lemah yang tidak sabar. Dan misi menegakkan seluruh Islam dalam kehidupan tidak dapat terpenuhi dan tidak dapat terus meningkat capaiannya kecuali di tangan orang-orang cemerlang dan para pahlawan yang sabar.

Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl:96)
Mereka itulah yang diberikan pahala dua kali karena kesabaran mereka.”(Al-Qashash: 54)
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

Dan bersabarlah kalian. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bersabar” (QS. Al-Anfaal: 46)
Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda.” (QS. Ali-Imran: 125)

« Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. » (QS. Al-Baqarah:157)

Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) Rasul-Rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita Rasul-Rasul itu.” (QS. Al-An’am:34)

Sesungguhnya gerak dakwah kepada Allah terus maju menerjang, bergerak sesuai perputaran zaman, melewati jalan, melangkah dengan lurus, dengan kaki tegak menjejak, yang jalannya dihambat oleh orang–orang jahat dari segala arah. Terdapat para da’i yang mendapat siksaan karena berdakwah, dan mengucurkan darah dan tubuh mereka terluka. Namun gerak dakwah tetap berlalu di jalannya dengan tegap, tanpa menoleh dan tidak bergeming, tidak goyah dan tidak goncang. Balasan sebagai hasil akhir akan tetap ada. Balasan kebaikan akan didapatkan meskipun dalam waktu dan perjalanan panjang. Ketika akhir perjalanan, Allah akan menolong. [Fii Dzilalil Qur’an, jilid 2 hal.1077]

Sehingga apabila para Rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan kaum mereka) dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para Rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksa Kami terhadap orang-orang yang berdosa.” (QS. Yusuf:110)

Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Huud: 49)
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi Rasul, (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.” (QS. Ashshaffat: 171-173)

Sesungguhnya Kami menolong Rasul-Rasul Kami dan orang-orang yang beriman pada kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),” (QS. Ghafir:51)
Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar.” (QS. Ghafir:55)

”Di belakang kalian terdapat hari-hari. Orang yang sabar di dalamnya seperti pemegang bara api. Bagi orang yang berbuat mendapatkan lima puluh. Sahabat bertanya: ”Wahai Rasulullah, lima puluh bagi mereka atau lima puluh bagi kita. Beliau menjawab: « Lima puluh bagi kalian.” [HR. Imam Turmudzi jilid 4 hal.456, kitab alfitan, bab 73, dari anas ra. Turmudzi berkata: ”Hadits hasan gharib; HR. Imam Ahmad dalam musnadnya jilid 2 hal.390-391]

“Tidak ada jalan bagi Muslim kecuali memantapkan dirinya untuk menanggung hal-hal yang dibenci tanpa kegelisahan, dan menunggu hasil bagaimanapun jauhnya. Seorang Muslim harus menghadapi beban bagaimanapun beratnya dengan hati yang tidak kenal ragu dan hati yang tidak ditimpa kesedihan. Seorang mukmin harus percaya diri dan mantap langkahnya, tidak terpengaruh dengan mendung yang muncul di ufuk meski mendung itu terus bertambah pekat…
Ia harus tetap yakin bahwa unsur-unsur kemenangan dan kejayaan akan datang. » [Mohammad Al-Ghazali, Khuluqul Muslim hal.157]

Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (QS. Ali-Imran: 186)

Kesabaran –atas ujian dan cobaan- bagaimanapun panjangnya, akan berujung kepada kemenangan. Hasil baik akan didapatkan orang-orang bertakwa setelah perjuangan melelahkan dan cobaan yang beraneka ragam. Inilah jalan para Nabi yaitu dakwah, kesabaran menjalani metode dakwah Rasul saw. dalam menegakkan Islam keseluruhan; meniti perjuangan Beliau dalam mendirikan Negara Islam; terus melaju dalam dakwah, Jihad-Futuhat, dan penerapan Syariah lengkap bersama Negara Islam. Semua itu berujung kepada kemenangan yang gemilang.

PEMBAHASAN KESABARAN

DOWNLOAD BUKU: MEMENUHI KEWAJIBAN UMAT MERAIH KEJAYAAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda