Jumat, 09 November 2007

Bicara vitamin C

Bicara vitamin C, perhatian kita biasanya langsung pada sariawan. Memang, salah satu penyakit yang sering dikaitkaitkan dengan kekurangan vitamin ini adalah sariawan. Namun, perkembangan lebih maju sudah mengarah pada fungsinya sebagai salah satu bahan antioksidan yang bisa mencegah dampak buruk ulah radikal bebas.

Beberapa buah dan sayuran mengandung banyak vitamin C. Tetapi, ada baiknya kita mengenali apa kandungan lain, serta manfaatnya bagi tubuh kita. Tips berikut ini akan sangat berguna untuk menambah pengetahuan Anda tentang manfaat kandungan buah-buahan dan sayuran.

  1. ALPUKAT Menawarkan asam lemak yang sehat, vitamin, dan mineral seperti kalsium. Menurunkan kolesterol sementara meningkatkan karbohidrat. Baik untuk malnutrisi dan kulit yang kering.

  1. ANGGUR Sangat baik untuk meningkatkan energi tubuh. Mereka merupakan bahan yang sangat baik untuk ginjal dan hati, dan kaya akan senyawa yang mencegah pembentukan kanker. Baik untuk serangan jantung, kejang otot, kelelahan, infeksi virus, dan mencegah pembentukan lubang pada gigi.

  1. APEL Pektin yang terkandung dalam apel dapat melawan lemak dan menurunkan kolesterol, seratnya membantu proses pencernaan. Daging buahnya membantu melarutkan kristal asam di dalam sendi. Baik untuk artritis, konstipasi, kolesterol tinggi, gangguan hati ringan, kegemukan.

  1. ASPARAGUS Mengandung asparagine, suatu asam amino yang merangsang ginjal untuk membuang sisa metabolisme tubuh. Juga meningkatkan sirkulasi dan membantu melepaskan deposit lemak dari dinding pembuluh darah sehingga dapat dibuang. Baik untuk jerawat, eksema, gangguan ginajl, prostat, dan penurunan berat badan.

  1. BAYAM DAN KANGKUNG Meningkatkan kesehatan, memberikan banyak vitamin dan mineral, termasuk kalsium, zat besi, kalium, vitamin A dan C. Baik untuk menghilangkan berbagai gangguan tubuh dan merupakan sumber energi yang cepat. Baik untuk asma, bronkitis, pneumonia, kolik, anemia, kelelahan, konstipasi, absorpsi kalsium, pencernaan, & osteoporosis.

  1. BERRY Kaya kandungan vitamin A dan C. Berry berfungsi sebagai pembersih darah dan antiinflamasi. Baik untuk infeksi kandung kemih, sendi yang kaku, nyeri tenggorokan, gangguan kulit, tekanan darah tinggi, perdarahan gusi, napas berbau, pembengkakan kelenjar getah bening, memar, flu, dan batuk.

  1. CERRY Kaya zat besi dan magnesium, rendah kalori, dan kaya akan kalium dan vitamin C. Cherries membersihkan sistem urine, baik untuk artritis, rematisme, gangguan kulit, gout, anemia, gangguan ginjal, dan gangguan hati.

  1. MELON Kaya vitamin A dan C, melon oranye kaya akan beta karoten. Jika dikombinasikan dengan lemon, dapat membantu menghilangkan asam urat. Baik untuk membanut menghilangkan kanker paru-paru, obesitas, penyakit crohn, gangguan lambung.

  1. SITRUS Jeruk, lemon, dan limau adalah buah-buahan yang menghilangkan lemak, yang kaya akan vitamin C. Baik untuk batuk-pilek, hidung tersumbat, infeksi tenggorokan, melarutkan lemak, dan mengatur kolesterol.

  1. TOMAT Kaya vitamin C dan beta karoten. Tomat mengandung lycopene, bahan pelawan kanker. Tomat rendah natrium dan kalori serta kaya akan asam nitrat dan kalium. Baik untuk nafsu makan yang rendah, gangguan hati, kelelahan, PMS, hipoglikemia, infeksi ragi, gangguan prostat, dan kegemukan.

  1. CABAI rawit ternyata mengandung vitamin C tinggi dan betakaroten (provitamin A) mengalahkan buah-buahan populer seperti mangga, nanas, pepaya, semangka. Kadar mineralnya, terutama kalsium dan fosfornya meng-ungguli ikan segar. Demikian juga dengan cabai hijau, memiliki kandungan vitamin C cukup besar. Sedangkan paprika terutama berwarna merah memiliki kandungan vitamin C dan betakaroten lebih banyak dibandingkan yang hijau.

Para ahli gizi pun telah meneliti seberapa besar kandungan vitamin C pada setiap buah. Untuk 1 buah jeruk ukuran sedang memiliki kandungan vitamin C sebesar 66 mg, 1 cangkir jus anggur segar = 93 mg, 1/2 cangkir stroberi = 44 mg, 1 cangkir jus jeruk segar 124 mg, 1/2 blackberry = 15 mg, 1/2 pepaya ukuran sedang = 85 mg, 1/2 mangkuk brokoli mentah = 70 mg, dan 1/2 mangkuk bayam mentah = 14 mg. (Nda/berbagai sumber/V-1)

Vitamin C

Kebutuhan

RDA untuk vitamin C adalah 60 mg/hari, tapi hal ini bervariasi pada setiap individu. Stres fisik seperti luka bakar, infeksi, keracunan logam berat, rokok, penggunaan terus-menerus obat-obatan tertentu (termasuk aspirin, obat tidur) meningkatkan kebutuhan tubuh akan vitamin C. Perokok membutuhkan vitamin C sekitar 100 mg/hari

Sumber-sumber utama

Jeruk merupakan sumber utama vitamin C. Brokoli, sayuran berwarna hijau, kol (kobis), melon dan strawberi mengandung vitamin C bermutu tinggi.

Fungsi

Vitamin C mempunyai banyak fungsi. Vitamin C berperan membantu spesifik enzim dalam melakukan fungsinya. Vitamin C juga bekerja sebagai antioksidan. Perusahaan kadang–kadang menambahkan vitamin C pada produk makanannya untuk menjaga kandungan bahan tertentu. Vitamin C juga penting untuk membentuk kolagen, serat, struktur protein. Kolagen dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi dan juga untuk membentuk jaringan bekas luka. Vitamin C juga meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan membantu tubuh menyerap zat besi.

Gejala kekurangan

Gejala awal kekurangan vitamin C adalah pendarahan disekitar gigi dan merusak pembuluh darah di bawah kulit, menghasilkan pinpoint haemorrhages . Kekurangan banyak vitamin C berakibat pada sistem syaraf dan ketegangan otot. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otot seperti juga rasa nyeri, gangguan syaraf dan depresi. Gejala selanjutnya adalah anemia, sering terkena infeksi, kulit kasar dan kegagalan dalam menyembuhkan luka. Ketika seseorang mengkonsumsi sejumlah besar vitamin C dalam bentuk suplemen dalam jangka panjang, tubuh menyesuaikannya dengan menghancurkan dan mengeluarkan kelebihan vitamin C dari pada biasanya. Jika konsumsi kemudian secara tiba-tiba dikurangi, tubuh tidak akan menghentikan proses ini, sehingga menyebabkan penyakit kudisan.

Keracunan

Gejala keracunan vitamin C adalah mual, kejang perut, diare, sakit kepala, kelelahan dan susah tidur. Hal ini juga dapat mengganggu tes medis, atau menyebabkan buang air kecil yang berlebihan dan membentuk batu ginjal.


FUNGSI

Vitamin C ialah antioksidan yang diperlukan oleh sekurang-kurangnya 300 fungsi metabolik dalam badan, termasuklah pertumbuhan dan penggantian tisu, fungsi kilang adrenal, dan untuk gusi yang sihat. Ia menolong dalam pengeluaran hormon anti-stress dan interferon, sejenis protin sistem imuniti yang penting , dan diperlukan juga untuk metabolisma folik asid , tairosin, dan phenylalanine. Kajian menunjukkan bahawa dengan mengambil vitamin C boleh mengurangkan gejala penyakit asma. Ia mencegah daripada kesan merbahaya pencemaran , menolong mencegah kanser, memelihara daripada jangkitan, dan meningkatkan imuniti. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi. Ia boleh bercantum dengan bahan toksik seperti sesetengah logam berat, dan menjadikan mereka tidak merbahaya, oleh yang demekian bahan tersebut boleh dinyahkan daripada badan. Sedangkan racun labah hitam yang bisa boleh ditawarkan dengan memberi vitamin C dalam dos yang tinggi. Vitamin ini juga boleh mengurangkan paras "low-density lipoproteins" (LDL) atau kolestrol yang tidak baik , dan pada masa yang sama meningkatkan " high-density lipoproteins " (HDL) atau kolestrol yang baik , juga menurunkan tekanan darah tinggi dan membantu mencegah " atherosclerosis" . Ia juga sebagai keperluan dalam pembentukan collagen, vitamin C mencegah daripada pembekuan darah yang tidak normal dan lebam , boleh mengurangkan risiko katarak (cataracts), dan mencepatkan penyembuhan luka dan terbakar.


SUMBER

Oleh kerana badan kita tidak boleh menghasilkan vitamin C , ia mestilah diperolehi melalui makanan atau dalam bentuk tambahan. Agak malang, kebanyakkan vitamin C yang diperolehi daripada makanan hilang dalam air kencing. Vitamin C diperolehi daripada buah beri, buah-buahan sitrus, dan sayuran hijau. Sumber yang baik termasuk asparagus, avocado, black currants, kobis bunga, anggur, kubis, lemon, mempelam, biji sawi hijau, bawang, oreng, betik, kacang peas hijau, nenas, bayam, strawberri, tomato, dan selada air.


KEKURANGAN

Kekurangan vitamin C boleh menyebabkan :



Vitamin C (asam askorbat) penting untuk tubuh manusia. Karena sifatnya larut dalam air, vitamin C banyak terlibat membantu metabolisme energi. Vitamin ini tidak disimpan di dalam tubuh, tetapi dikeluarkan melalui urin dalam jumlah kecil. Karena itulah, vitamin C perlu dikonsumsi setiap hari untuk mencegah kekurangan yang dapat mengganggu fungsi tubuh normal.

Penyakit akibat defisiensi vitamin C (scurvy), ditandai oleh anemia, gusi seperti spons, kecenderungan perdarahan kapiler di bawah kulit, serta indurasi otot tungkai dan betis. Sementara efek samping dari penggunaan dosis besar vitamin C yang umum adalah diare.

Sumber vitamin C umumnya hanya terdapat di dalam pangannabati, yaitu sayur dan buah terutama yang asam, seperti jeruk, nenas, rambutan, pepaya gandaria dan tomat. Vitamin C juga banyak terdapat di dalam sayuran daun-daun dan jenis kol. Biasanya, kelebihan vitamin C yang berasal dari makanan tidak menimbulkan gejala.

Banyak fungsinya
Vitamin C membantu beberapa sistem tubuh yang paling utama. Vitamin ini membantu sistem imun untuk melawan penyerang luar dan sel-sel tumor. Vitamin C dapat melawan bermacam virus, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, seperti flu, pilek dan virus lainnya. Vitamin C juga membantu sistem kardiovaskular, sistem pernapasan, sistem saraf, kulit, gigi dan tulang lebih baik. Vitamin ini memudahkan metabolisme lemak dan melindungi jaringan-jaringan dari kerusakan radikal bebas. Juga berperan memelihatan tulang yang sehat, pencegahan penyakit periodontal dan penyembuhan luka. Bahkan berperan memerangi inflamasi (peradangan).

Fungsi vitamin C banyak berkaitan dengan pembentukan kolagen, senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit dan tendon (urat otot). Dengan demikian, vitamin C berperan dalam penyembuhan luka, patah tulang, perdarahan di bawah kulit dan perdarahan gusi.

Dosis
Vitamin C dosis tinggi merupakan perawatan yang sungguh aman dan efektif untuk infeksi virus. Beberapa pendapat percaya, karena vitamin C larut dalam air, sehingga aman dalam dosis tinggi. Dalam dosis tinggi, vitamin C menetralisir radikal bebas, membantuu membunuh virus-virus dan menguatkan sistem imunitas tubuh.

Disarankan diet vitamin C adalah 60-90 mg per hari. Tanda dini kekurangan vitamin C dapat diketahui bila kadar vitamin C darah di bawah 0,20 mg/dl. Dosis terapi vitamin C sangat tinggi untuk pilek berat; 60.000-100.000 mg per hari. Untuk influenza (flu): 100.000-150.000 mg per hari. Untuk flu burung: 150.000-300.000 mg per hari.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda