Kamis, 08 November 2007

PEMANFAATAN TEH KONSUMSI SEBAGAI PENGAWET TELUR SEGAR

  1. Latar belakang

Telur merupakan salah satu produk hewani yang digunakan sebagai bahan pangan sumber protein, lemak dan vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Telur memiliki kelemahan yaitu mudah rusak karena penyimpanan yang disebabkan adanya bakteri yang mengkontaminasi kerabang telur. Makin lama penyimpanan telur maka makin menurunkan kualitasnya yang juga diakibatkan menguapnya gas CO2 pada telur.

Pengawetan telur merupakan salah satu usaha untuk mencegah menurunnya kualitas telur. Terkadang di dalam rumah tangga, telur sering disimpan dalam lemari pendingin/kulkas tetapi cara ini hanya dapat mempertahankan kualitas telur selama 2-3 minggu. Berbagai metode yang sering digunakan untuk pengawetan telur segar adalah dengan pengemasan kering yaitu mengemas telur dengan pasir, sekam dan serbuk gergaji dengan maksud mengurangi proses penguapan CO2 dan air. Cara yang lain dengan perendaman menggunakan air kaca/air kapur.

Berkaitan dengan masalah tersebut maka saya mencoba membuka suatu kreativitas dan wawasan mengenai cara pengawetan telur segar yaitu dengan memanfaatkan bahan tannin yang berasal dari daun teh (Catechin). Cara ini dirasa cukup mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya besar. Pada dasarnya bahan tannin merupakan senyawa yang berbentuk larutan berwarna dan mampu berikatan dengan albumen telur. Protein dalam telur akan berikatan dengan catechin yang terkandung dalam teh membentuk senyawa kompleks yang stabil dan dapat memperpanjang masa simpan telur sampai 1 bulan.


  1. Metode Pengawetan

    • Buatlah larutan teh dengan merendam 100 gram teh kedalam 100 ml air panas selama 10 menit atau sesuai kebutuhan saja.

    • Siapkan telur yang akan diawetkan dan terlebih dahulu telur dicuci bersih dengan air hangat.

    • Kemudian masukkan larutan teh tersebut kedalam baskom/ember.

    • Masukan telur tersebut kedalam baskom yang berisi larutan teh dan direndam selama 1-2 hari.

    • Telur yang sudah direndam lalu disimpan di tempat yang kering dan tertutup.


1 komentar:

  1. Verga Kusumananda20 April 2008 21.18

    Terima kasih atas pengetahuan yang telah anda beritahukan. Dengan ini saya akan melakukan percobaan juga yang berkaitan dengan tannin dalam pengawetan telur. Satu hal lagi, apakah ada lagi yang mengandung tannin selain teh dan kulit kayu bakau ? terima kasih....

    BalasHapus

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda