Jumat, 29 Oktober 2010

Para Pemerintah Barat Adalah Teroris Sebenarnya

Para Pemerintah Barat adalah teroris sebenarnya
Debat tentang keterlibatan Australia di Afghanistan berlanjut minggu ini di Senat. Sebagaimana terjadi di House of Representatives, mayoritas kontributor telah mendukung pendirian bi-partisan Pemerintah dan Oposisi dalam mendukung perang itu, sementara sejumlah senator telah menentang. Namun demikian tetap bersepakat dalam premis argumennya alasan penjajahan itu sama di seantero dewan: kebutuhan untuk memerangi 'Terorisme Islamis'yang memiliki basis di Afghanistan, dan perlunya membimbing rakyat Afghanistan, khususnya para wanitanya, yang ditekan oleh 'ekstrimisme Islami'.

Dalam mengungkapkan sifat dasar salah dan menipu premis ini, Hizbut Tahrir Australia menyatakan poin-poin berikut ini:

  • 1. Para Pemerintah Barat - dengan AS dan Inggris sebagai kepalanya - memiliki catatan terburuk global dalam opresi, eksploitasi dan perang di masa modern. Mereka bertanggung jawab bagi kematian rakyat sipil yang lebih banyak daripada individu atau kelompok lainnya seluruh dunia. Mereka dikenal bagi penyulutan berbagai perang tak beralasan, penyiksaan, eksploitasi sumberdaya negeri-negeri yang lebih lemah, mendukung rezim-rezim represif ketika menguntungkan, dan pengabaian umum nyawa manusia dalam pengejaran kepentingan-kepentingan politik dan ekonomi. Berbagai klaim oleh rezim-rezim seperti itu tentang memerangi terorisme hanyalah dianggap serius oleh mereka yang meleset, atau memilih untuk mengabaikan, sifat hipokrit terang-terangan itu.

  • 2. Masih lebih buruk, Para Pemerintah Barat dalam 'Perang Terhadap Teror' mereka dipimpin oleh pemerintahan Amerika, yang seragamnya didekorasi dengan emblem-emblem dari eksploitasi mereka akhir-akhir ini: Guantanamo, Abu Ghraib, Baghram, penyiksaan atas dasar keinginan, waterboarding, penghancuran terang-terangan Irak dan Afghanistan, Blackwater... dan usaha untuk menutupi semua ini, sebagaimana dikonfirmasi lagi-lagi melalui berbagai dokumen yang dipublikasikan oleh Wikileaks. Dengan resume seperti ini, adalah Amerika yang butuh 'perubahan rezim' lebih daripada Afghanistan.

  • 3. Kekurangan Dunia Muslim - yang memang kacau - tidak akan dikoreksi oleh intervensi berniatan buruk mereka yang punya lebih banyak lagi kekurangan. Mereka malah akan dikoreksi dengan penghentian interferensi dan pemaksaan Barat sehingga Kaum Muslim bisa menentukan nasib politik mereka sendiri sesuai dengan jalan hidup, sejarah dan nilai-nilai mereka.

  • 4. Bukanlah 'ekstrimisme Islami' yang perlu ditakuti oleh dunia tapi ekstrimisme Barat. Kemanusiaan tidak punya sesuatu yang ditakuti dari Islam, jalan hidup berusia ratusan tahun yang telah banyak berkontribusi pada kemajuan intelektual dan peradabannya. Maka kemanusiaan punya lebih banyak untuk ditakuti dari liberalisme sekular yang kontribusi kemajuan materialnya muncul dengan biaya yang tidak bisa diterima dalam nilai-nilai spiritual, moral dan kemanusiaan.

Kantor Media
Media Office

Hizb ut-Tahrir Australia
27 October 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda