Jumat, 18 Juni 2010

Pengaruh al-Qur'an Pada Sejarah dan Dunia

Pengaruh al-Qur'an Pada Sejarah dan Dunia


Pernyataan Kesaksian Pengaruh Kata-Kata Al-Qur'an Pada Sejarah dan Dunia – Nabi Muhammad Saw. Dunia Islam


Tidak sebagai orang-orang Kristen atau Yahudi, tidak sebagai orang-orang yang bertanggung jawab secara intelektual, pernah para anggota masyarakat Barat dididik secara sensitif atau bahkan secara akurat diberitahu tentang Islam... bahkan beberapa orang yang berniat baik yang telah berhubungan dengan Islam terus menginterpretasi referensi tentang Nabi Muhammad dan penerimaan global seruannya sebagai suatu semangat yang bertahan hidup dari suku padang pasir kuno yang tak bisa dimengerti. Pandangan ini mengabaikan 14 abad peradaban Islam, subur dengan para seniman, ulama, negarawan, dermawan, ilmuwan, pejuang perkasa, pemikir... juga jumlah tak terhitung pria dan wanita beriman dan bijaksana dari hampir semua bangsa di planet. Dunia koheren yang disebut Islam, didirikan dalam visi Qur'an, tidak bisa dianggap sebagai produk individu dan ambisi nasional, yang didukung oleh kebetulan sejarah.”


Buku 'The Heart of the Qur'an' oleh Lex Hixon, yang dari sana kutipan ini diambil, berniat untuk menstimulasi para pembaca Barat untuk kembali kepada Qur'an, buku orang-orang Muslim, dengan keterbukaan dan inspirasi baru. Al-Qur'an tidak diragukan telah memiliki pengaruh sangat besar pada politik global juga pada kehidupan miliaran orang; bagi sebuah buku, dampaknya telah terbukti tak tertandingi. Isinya berkisar dari menangani pertanyaan-pertanyaan spiritualitas individu hingga mengartikulasi sistem-sistem rumit untuk memerintah masyarakat. Secara signifikan, Al-Qur'an memberikan apa yang bisa dideskripsikan sebagai suatu paradigma unik pemikiran sosial dan politik yang sebelumnya tidak diketahui. Margoliouth menjelaskan pengaruh Al-Qur'an,


Al-Qur'an diakui menempati satu posisi penting di antara buku-buku religius dunia. Meski yang paling muda dari karya-karya fundamental yang ada di kelas literatur ini, tidak seperti yang lain ia menghasilkan pengaruh yang mengagumkan yang telah dihasilkannya terhadap massa manusia. Ia telah menciptakan suatu keseluruhan fase baru pemikiran manusia dan satu tipe karakter segar. Ia telah mentransformasi sejumlah suku heterogen semenanjung Arab menjadi bangsa para pejuang, dan kemudian berlanjut untuk menciptakan organisasi politik-religius raksasa dunia Muhammad yang merupakan salah satu kekuatan besar yang dengannya Eropa dan Timur harus yakin hari ini.”


Secara bahasa kata 'Qur'an' berarti 'membaca' dan dinyatakan sebagai 'teks yang dibaca'. Al-Qur'an juga menyebut dirinya sendiri 'kitab', yang secara kata-kata berarti buku tertulis. Jadi pentingnya menulis, membaca dan memahami al-Qur'an telah ditegaskan sejak awal Islam. Materi al-Qur'an dibagi menjadi 'Surat-Surat' atau 'Bab-Bab'. Menurut Phillip Hitti, teks tertulis terkumpul al-Qur'an adalah buku pertama yang ditulis dalam bahasa Arab. Al-Qur'an memiliki otoritas tertinggi dalam Islam sebagai satu sumber fundamental dan esensial kepercayaan, etika, hukum-hukum, dan petunjuk Islam. Bagi kaum Muslimin, al-Qur'an adalah berasal dari ketuhanan; bukan kata-kata Nabi Muhammad tapi pernyataan Sang Pencipta yang diwahyukan padanya dalam kata dan arti.


Bacalah dengan Nama Tuhanmu”. Itu adalah beberapa kata pertama al-Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad lebih dari 1400 tahun yang lalu. Muhammad, yang diketahui berada dalam pengasingan dan meditasi di dalam gua di luar Mekkah, telah menerima beberapa kata pertama dari suatu buku yang memiliki dampak luar biasa di dunia yang kita huni hari ini. Tidak dikenal pernah mengarang secuil puisi apapun dan tidak memiliki bawaan spesial kemampuan retorika, Muhammad telah menerima awal dari satu buku yang akan mengatasi perkara-perkara keyakinan, legislasi, hukum internasional, politik, ritual, spiritualitas, dan ekonomi dalam 'bentuk literatur yang secara keseluruhan baru'. Armstrong menyatakan,


Ini adalah bagaikan Muhammad telah menciptakan suatu bentuk literatur yang secara keseluruhan baru yang beberapa orang tidak siap dengan itu tapi menggugah yang lainnya. Tanpa pengalaman al-Qur'an ini, sungguh sangat tidak mungkin bahwa Islam akan mengakar.”


Gaya unik ini adalah penyebab kebangkitan intelektual dramatis para Arab gurun pasir, dan setelah 13 tahun wahyu pertama, ia menjadi referensi satu-satunya bagi satu negara baru di Madinah. Kategori ucapan baru ini, al-Qur'an, menjadi satu-satunya sumber pandangan politik, pemikiran, dan spiritual peradaban baru itu. Steingass menyatakan,


Inilah, oleh karenanya, kelayakannya sebagai produk literatur mungkin tidak seharusnya diukur dengan beberapa aksioma cita rasa subjektif dan estetika yang telah dikonsep sebelumnya, tapi dengan pengaruh-pengaruh yang dihasilkannya di kontemporer Muhammad dan para negarawan pengikutnya. Jika al-Qur'an itu berbicara dengan sangat kuat dan meyakinkan pada hati para pendengarnya sebagaimana bersenyawa darinya dan elemen-elemen antagonistik berpusar menjadi satu tubuh yang padat dan teratur baik, digerakkan oleh ide-ide yang jauh melampaui apa yang hingga saat itu menguasai pikiran Arab, lalu tata bahasanya sempurna, karena ia menciptakan satu bangsa berperadaban dari suku-suku liar...”


Banyak para ahli sejarah, sarjana, dan penulis tidak menentang bahwa al-Qur'an telah memiliki dampak raksasa pada sejarah – sebagaimana ia hasilkan dalam politik global hari ini, menjadi satu otoritas bagi milyaran Muslim – dan maka penyebab untuk pengaruh sepanjang masa ini harus dimengerti. Adalah tujuan artikel ini untuk menunjukkan bagaimana Qur'an bisa dideskripsikan sebagai satu kategori baru kata-kata dan satu monumen literatur. Argumen-argumen rasional yang mendasari ini dan tidak bisa ditirunya Qur'an diberikan oleh kaum Muslimin untuk menjelaskan kebenaran keyakinan mereka kepada dunia yang selalu butuh bukti.


Artikel ini bermaksud memberikan kontribusi pada pertumbuhan ketertarikan dalam seruan al-Qur'an juga kekuatan sifat literaturnya dan akan menegaskan kemampuan Qur'an untuk mengungkapkan konsep-konsep dan seruan-seruan kunci dalam cara yang paling hebat, cara yang dideskripsikan oleh ahli literatur Arab yang paling berpengalaman sebagai tak bisa dipalsu dan tidak bisa disaingi sepanjang sejarah. Ahli tentang Arab terkenal H. Gibb berkomentar:


Namun, supaya yakin, pertanyaan kelayakan literatur tidaklah untuk ditentukan atas dasar yang sudah ada tapi dalam kaitannya dengan kejeniusan Bahasa Arab; dan tidak ada manusia dalam 1500 tahun yang pernah bisa bermain atas instrumen bernada dalam dengan kekuatan, kemantapan, dan serangkaian pengaruh emosional sebagaimana yang dilakukan Muhammad.”


An Introduction to the Literary Excellence of the Qur'an
By Hamza Tzortzis


REFERENSI
Alfred Guillaume. 1990. Islam. Penguin Books.
Arthur J. Arberry. 1964. The Koran Interpreted. Oxford University Press
Edward Montet.1929.Traduction Francaise du Coran. Paris.
F.F. Arbuthnot. 1885. The Construction of the Bible and the Koran. London.
George Sale. 1891. The Koran:The Preliminary Discourse. London & New York.
H. A. R Gibb.1963. Arabic Literature - An Introduction. Oxford at Clarendon Press.
H. A. R Gibb.1980. Islam - A Historical Survey. Oxford University Press.
H. A. R Gibb.1953. Mohammedanism. Oxford University Press.
H, Abdul-Raof. 2003. Exploring the Qur'an. Al-Maktoum Institute Academic Press.
H. Abdul-Raof. 2000. Qur'an Translation: Discourse, Texture and Exegesis. Curzon Press.
H. Johns. Narrative, Intertext and Allusion in the Qur’anic Presentation of Job in the Journal of Quranic studies. Vol 1, Issue 1. Edinburgh University Press.
Hartwig Hirschfield. 1902. New Researches into the Composition and Exegesis of the Qur'an. London.
Hency Stubbe. 1911. Rise and Progress of Mohammadanism.
Hussein Abdul-Raof. The linguistic Architecture of the Qur'an. Journal of Quranic studies Vol. 2, Issue 2. Edinburgh University Press.
Issa J. Boullata. 2000. Literary Structures of Religious Meaning in the Qur'an. Curzon Press J.M. Rodwell's. 1977. Introduction to the Koran. Everyman's Library.
John L. Esposito. 1991. Islam: The Straight Path. Oxford University Press.
John Penrice. 1970. Preface of "A Dictionary and Glossary of the Koran". Praeger Publishers.
John William Draper. 1875. A History of the Intellectual Development of Europe I. London.
Joseph Schacht. 1974. The Legacy of Islam.
K. Armstrong. 1993. A History of God: the 4,000 Year Quest of Judaism, Christianity and Islam. Ballantine Books.
Lecture entitled "Prose in the second and third centuries after the Hijra" delivered at the Geographical Society in Cairo 1930. Dar al Ma-arif.
Lex Hixon. 1988. The Heart of the Qur'an: An introduction to Islamic Spirituality. Quest Books.
M. Abdullah Draz. 2001. The Qur'an an Eternal Challenge (al-Naba' al-'Azim).The Islamic Foundation.
M. Pickthall. 1930.The Meaning of the Glorious Qur'an. George Allen & Unwin ltd.
M. Sells. 2000. A Literary Approach to the Hymnic Surahs of the Qur'an. Curzon Press.
M. Sells. Sound and Meaning in Surat Al- Qariah in Arabica Vol 40.
M. Sells. 1999. Approaching the Qur’an: The Early Revelations. White Cloud Press.
Neal Robinson. 2004. Discovering the Qur'an: A Contemporary Approach to a Veiled Text. Georgetown University Press.
Martin Zammit. 2002. A comparative Lexical Study of Qur'anic Arabic. Brill Academic Publishers.
Maurice Bucaille. 2000. The Bible, the Qur'an and Science. Apex Books Concern.
Muhammed Abdel Haleem. 2004. The Qur'an: A New Translation. Oxford University Press.
Muhammed Abdel Haleem. 1999. Understanding the Qur’an: Themes & Styles. I. B.Tauris Publishers.
Muhammed Abdel Haleem, Bulletin of the School of Oriental and African Studies, 1992, Volume LV, Part 3.
N. J. Dawood.1990.The Koran Translated. Doubleday.
N. Kermani. 2000.The Aesthetic Reception of the Quran as Reflected in Early Muslim History. Curzon Press.
Paul Casanova, “L’Enseignement de I’Arabe au College de France” (The Arab Teaching at the College of France), Lecon d’overture, 26 April 1909.
Philip K. Hitti. 1960. "History of the Arabs", seventh edition. Macmilllan & Co Ltd.
Professor E.H. Palmer.1820. Introduction to The Koran.
R. Bosworth Smith. 2004. Muhammad and Muhammadanism. Kessinger Publishing.
S. M. Hajjaji-Jarrah. 2000.The Enchantment of Reading: Sound, Meaning, and Expression in Surat Al-Adiyat. Curzon Press.
T.P. Hughes. 1995. A Dictionary of Islam. Asian Educational Services.
T.W. Arnold. 1913. The Preaching of Islam. London.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda