Rabu, 05 Desember 2007

KASUS Manajemen Suplai Logistik transportasi

GEO PRODUCTS


Sharon Lee supervisor dari Geo Products di Georgia harus memutuskan kebutuhan transportasi untuk kedepannya. Geo adalah perusahaan yang memproduksi kaca dan lemari kaca untuk dapur dan kamar mandi. Produk perusahaannya merupakan produk berkualitas tinggi. Geo memperkirakan permintaan untuk 12 bulan kedepan akan meningkat dua kali lipat.


Geo merupakan cabang dari Star Corporation, dibukanya cabang di Georgia bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Negara bagian tenggara. Georgia beroperasi berdasarkan pesanan konsumen. Memproduksi 30.000 unit pada tahun lalu. Untuk menghadapi persaingan Geo berunding dengan Eastern Leasing Company untuk menyewa dua buah truk dan menyediakan jasa transportasi melalui jasa pengiriman truk yang berbeda (TSC). TSC sangat flexible dalam menyediakan truk lebih dan pengemudinya jika diperlukan.


Pengiriman setiap minggunya melayani konsumen negara bagian selatan , rute untuk setiap truk ditentukan dengan satu konsumen dikunjungi per minggu. Bila terdapat pesanan extra maka pengiriman dilakukan dua kali satu minggu.


Pembayaran ke TSC dibuat berdasarkan setiap mil yang ditempuh, dimana konsumen Geo dikenai biaya $11per unit untuk pengiriman, tidak mempedulikan ukuran atau jumlah yang dipesan. Pembayaran ke perusahaan persewaan adalah $1 per mil diman sebuah truk penuh atau separuh penuh. Tahun lalu Geo menghabiskan $200.000 untuk biaya TSC dan membayar $160.000 untuk Eastern. Ketika kuantitas dari pengiriman tidak lagi cukup untuk rencana semula maka Geo akan menyewa jasa truk lainnya dimana Geo akan diterapkan biaya berdasar berat atau square footage. Tahun lalu Geo menghabiskan $80.000 untuk muatan LTL.


Karena adanya perkiraan permintaan untuk tahun depan akan meningkat, maka Sharon harus memutuskan apakah perusahaan perlu menambah jumlah truk atau tetap dengan kebijakan yang lama.



Solusi permasalahan


Biaya sewa truk 1 tahun = $160.000 ( $1/mil ) $80.000 per truk

Jarak yang ditempuh truk selama satu tahun = $160.000/$1 per mil =160.000 mil

Biaya TSC dalam 1 tahun = $200.000 (2 truk)

Maka biaya TSC (per mil) adalah = $200.000/160.000 = $1.25/mil

Biaya TSC per mil untuk 1 truk = $1.25 : 2 = $ 0.625/mil

Jarak yang ditempuh 1 truk dalam 1 tahun = 160.000 mil : 2 = 80.000 mil

(dengan asumsi bahwa masing-masing truk memiliki rute dengan jarak yang sama)

Jumlah permintaan tahun lalu = 30.000 unit

Bila jumlah permintaan per hari diasumsikan 80 unit (2 truk dalam kondisi penuh) maka :

1. Jumlah permintaan yang bisa dilayani sendiri (dalam 1 tahun) 80 x 360 = 28.800 unit

2. Jumlah permintaan yang harus dengan tambahan truk = 30.000 - 28.800 = 1.200 unit $ 80.000

3. Jumlah permintaan yang dilayani 1 truk setiap harinya = 80 unit : 2 = 40 unit (penuh)



Untuk kenaikan permintaan menjadi 60.000 unit, maka:

1. Bila tetap menggunakan 2 truk, dengan asumsi jarak yang ditempuh tetap.

Permintaan yang bisa dilayani oleh tiap truk tetap yakni 80 unit (2 truk) per harinya, sehingga biaya TSC dan Sewa truk cenderung tetap hal ini hanya berpengaruh pada biaya LTL. Karena dua truk secara normal hanya bisa melayani 28.800 unit maka perlu alat angkut tambahan, untuk mengangkut 31.200 unit.

Rincian biaya :

Biaya TSC = 200.000

Biaya sewa truk = 160.000

Biaya LTL = $80.000/1200 x 31.200 = 2.080.000

Total biaya =$2.440.000

Total pendapatan = $11 x 60.000 = $660.000

Sehingga bila tetap menggunakan dua buah truk perusahaan akan rugi sebesar $2.440.000 - $660.000 = $1.780.000


2. Bila perusahaan menggunakan 3 truk dengan asumsi jarak yang ditempuh tetap.

Permintaan yang bisa dilayani tiga truk tiap harinya = 3 x 40 unit = 120 unit

Permintaan yang bisa dilayani tiga truk selama 1 tahun = 120 x 360 = 43.200 unit

Sisa order yang tidak bisa ditangani sendiri = 60.000 - 43.200 = 16.800 unit

Rincian Biaya:

Biaya TSC = $100.000 x 3 = 300.000

Biaya sewa 3 truk = 3 x $ 80.000 = 240.000

Biaya LTL = 80.000/1.200 x 16.800 = 1.120.000

Total biaya =$1.660.000

Total Pendapatan = $11x $60.000 =$ 660.000

Sehingga bila menggunakan tiga buah truk perusahaan akan rugi sebesar $1.660.000 - $ 660.000 = $1.000.000


3. Bila perusahaan menggunakan 4 truk dengan asumsi jarak yang tetap, maka:

Permintaan yang bisa dilayani empat truk tiap harinya = 4 x 40 unit = 160 unit

Permintaan yang bisa dilayani empat truk selama 1 tahun = 160 x 360 = 57.600 unit

Sisa order yang tidak bisa ditangani sendiri = 60.000 - 57.600 = 2.400 unit

Rincian Biaya:

Biaya TSC = $100.000 x 4 = 400.000

Biaya sewa 4 truk = 4 x $ 80.000 = 320.000

Biaya LTL = 80.000/1.200 x 2.400 = 160.000

Total biaya =$880.000

Total Pendapatan = $11x $60.000 =$ 660.000

Sehingga bila menggunakan empat buah truk perusahaan akan rugi sebesar $880.000 - $ 660.000 = $220.000



4. Bila perusahaan menggunakan 5 truk dengan asumsi jarak yang ditempuh tetap, maka:

Permintaan yang bisa dilayani lima truk tiap harinya = 5 x 40 unit = 200 unit

Permintaan yang bisa dilayani lima truk selama 1 tahun = 200 x 360 = 72.000 unit

Rincian Biaya:

Biaya TSC = $100.000 x 5 = 500.000

Biaya sewa lima truk = 5 x $ 80.000 = 400.000

Total biaya =$900.000

Total Pendapatan = $11x $60.000 =$ 660.000

Dengan menggunakan lima truk kapasitas dari truk tersebut justru tidak maksimal karena dengan menggunakan lima buah truk kapasitas dari tiap-tiap truk tidak dapat efisien karena kapasitas muat truk melebihi jumlah permintaan, selain itu justru menimbulkan biaya lain, seperti peningkatan biaya sewa truk dan biaya TSC, sehingga perusahaan justru akan rugi sebesar $900.000 - $ 660.000 = $240.000, lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan empat truk.


Kesimpulan:

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa perusahaan akan melakukan efiensi ketika perusahaan menambah jumlah truknya menjadi empat buah serta tetap menyewa jasa truk lain ketika ada extra order.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda