Jumat, 23 Desember 2011

Sejarah singkat Hizb ut Tahrir



Sejarah singkat Hizb ut Tahrir


Hizb ut Tahrir didirikan pada tahun 1953 M/ 1372 H oleh Syeikh Taqiyuddin bin Ibrahim bin Mustafa bin Ismail bin Yusuf An-Nabhany, seorang ulama yang meraih level mujtahid mutlaq, seorang hakim Mahkamah Banding di al-Quds dan seorang politisi ulung. Rumahnya adalah rumah pengetahuan karena ibunya dan bapaknya adalah ahli hukum. Selain itu, kakek buyutnya Syeikh dari jalur ibu adalah Ismail bin Yusuf bin Hasan bin Muhammad An-Nabhany As-Syafii, Abu Al-Mahasin, ahli bahasa, penyair dan seorang hakim terkemuka dalam Khilafah.

Setelah kematian An-Nabhani di tahun 1977 M/ 1396 H, asistennya, Syeikh Abdul Qadim Yusuf Zalloum menjadi Amir. Dengan taufiq Allah Swt., dia mengokohkan Hizb di mana ribuan dari ribuan orang ada di dalamnya dan mengemban pemikiran-pemikirannya dan dengan jutaan pendukungnya. Hizb bekerja di seantero Tanah-Tanah Muslim, di lebih dari 40 negara, dan merupakan partai terbesar di dunia yang bekerja untuk tegaknya Khilafah.

Amir yang sekarang, Syeikh Ata Abu Rushta, mengambil tanggung jawab di tahun 2003 M/ 1424 H. Seorang berpendidikan insinyur, dia telah aktif di dalam Hizb sejak usia sangat muda. Dia dahulu asisten Syeikh Zalloum dan seorang juru bicara terkemuka untuk Hizb di Yordania. Syeikh Ata telah dikurung penjara-penjara para penguasa tiran beberapa kali dan ditetapkan oleh Amnesty International sebagai “tahanan keyakinan”.

Di tahun-tahun sekarang, Hizb ut Tahrir telah menjadi semakin kokoh di dalam Umat. Di 2007, Hizb mengadakan konferensi yang terbesar dalam bidang kebangkitan Khilafah di Indonesia, dengan 100.000 hadirin serta banyak para peserta di luar gedung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Download BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam

LANGGANAN ARTIKEL-ARTIKEL BARU BLOG INI → ALAMAT EMAIL:

segera klik link aktivasi di email yang dikirimkan ke anda